Ustadz Zaky Jadikan Musik Gambus Media Dakwah di Rumah Aja. Rara LIDA Menangis

Ustadz Zaky Jadikan Musik Gambus Media Dakwah di Rumah Aja. Rara LIDA Menangis
Dok. indosiar

Program “BerAKSI di Rumah Saja” telah hadir menemani waktu sahur pemirsa sejak awal bulan Ramadan lalu. Pada kompetisi yang memasuki babak Top 20 pagi dini hari tadi (5/4), menampilkan empat ustadz dan ustadzah terbaik dari kloter Ar-Rahiim diantaranya Hafidz (Banten), Hari (Purwokerto), Nawawi (Bekasi) dan Zaky (Jakarta). Dimana dalam setiap episodenya, masing-masing peserta akan menyampaikan tausiyah dengan tema yang berbeda-beda dan dinilai Dewan Juri.

Hafidz (Banten) menjadi peserta pertama yang tampil dengan menyuguhkan tema “Bukan Sembarang Tidur”. Untaian kata dakwah Hafidz berbuah manis dengan mendapatkan pujian dari Dewan Juri. “Terimakasih Ustadz Hafidz telah membuka wawasan tentang tidur, bagus sekali ilmunya” puji Ustadz Solmed. Sementara Nawawi (Bekasi)yang tampil diurutan kedua membawakan tema “Ikhtiar Dulu Tawakal Kemudian”. Sayangnya, usaha Nawawi belum mampu memikat hati Dewan Juri. Menurut Ustadz Subki Al Bughury, tema yang disampaikan sudah terlalu sering dibawakan sehingga tidak lagi terasa spesial.

Logat jawa terdengar jelas saat Hari (Purwokerto)membawakan tausiyah Ibadah & Ilmu“OTW Ngaji”. Dengan penyampaian yang lucu dan mudah dimengerti menjadikan penampilannya semakin menarik.. Kompetisi ditutup dengan penampilan dari Zaky (Jakarta)yang terlihat berbeda dari peserta yang lainnya. Peraih gelar Juara 3 AKSI Asia 2017 ini menyampaikan tausiyah bertema “Taqdir” dengan diselingi alat musik gambus. Menurut Ustadz H Taufiquurahman penampilannya sudah bagus hanya ada beberapa catatan tentang sumber dari isi materi yang harus lebih diperdalam lagi.

Polling akhir BerAksi Dirumah saja menempatkan Hari (Purwokerto) diposisi pertama dengan nilai 27.08 disusul Hafidz (Banten) 25.47, Zaky (Jakarta) 24.03 dan diposisi akhir Nawawi 22.53 (Bekasi). Sehingga Nawawi pun harus menghentikan perjuangannya di Aksi 2020.

Selain kompetisi dakwah pada BerAKSI di Rumah Saja, Indosiar juga menghadirkan segmen Indonesia Mengajipada program Ramadhan Dirumahsaja. Pada episode yang tayang semalam (4/5), Indonesia Mengaji menampilkan tiga qoriah terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia, kali ini menampilkan Sisca (Kepulauan Riau), Ana (Maluku Utara) dan Sarah (Nusa Tenggara Barat). Al Baqarah ayat 200-202 dibawakan Sisca dengan penuh penghayatan hingga membuat Rara LIDA yang tampil sebagai Host ikut menangis mendengarnya. Sementara suara indah Ana saat melantunkan surah AL Qasas ayat 76-78 mendapatkan pujian dari Ustadz Nasrullah. Sarah menjadi qoriah terakhir yang tampil dengan tilawah surah Al Jumu’ah ayat 9-10 mendapatkan sedikit koreksi dari Ustadz Nasrullah, dimana bacaan bismillah-nya dinilai terlalu panjang.

Saksikan terusBerAksi Dirumahsaja 2020 LIVE setiap hari pada pukul 02.00 WIBdan Indonesia Mengajisetiap hari pukul 22.30hanya di Indosiar!

Saksikan program-program Ramadan Penuh Berkah hanya di Indosiar!