Annalé rilis "Goodbye" dengan Mateus Asato, Inigo Pascual & MFMF.

Annalé ( Ist )

Sebuah perpaduan sempurna antara neo-soul, R&B, dan pop adalah cara terbaik untuk menggambarkan musik Annalé. Lagu terbarunya yang dirilis kemarin, “Goodbye”, turut menampilkan musisi ternama Asia yaitu Inigo Pascual dari Filipina dan MFMF. dari Malaysia, serta gitaris kelas dunia asal Brasil, Mateus Asato, dalam versi terbaru dari lagu “Goodbye (Korean Version)”milik Annalé yang dapat didengarkan melalui http://va.lnk.to/fE03bNPd

“Goodbye”adalah sebuah lagu emosional tentang merelakan dan mengetahui kapan harus berpisah dengan seseorang — dan mengingat bahwa selalu ada kebaikan di tiap perpisahan.

“Aku sangat senang dan bersyukur dapat berkolaborasi dengan musisi-musisi yang sangat bertalenta di lagu ‘Goodbye’,”ujar Annalé. “Aku sangat kagum dengan keragaman yang dibawa oleh mereka di proyek ini. Korea-Amerika, Filipina, Brasil, dan Malaysia dalam satu lagu!”

Gitaris ternama dunia Mateus Asato mengungkapkan, “‘Goodbye’ terasa seperti sebuah penyegaran untuk jiwa. Kebahagiaan yang ditemukan sepanjang melodi di lagu sangat pas dengan harmoni-harmoni vokal yang ada. Semuanya sangat cocok! Menjadi bagian dari lagu ini adalah sebuah kehormatan untukku — ditambah kesempatan untuk berkolaborasi dengan musisi-musisi yang sangat berbakat. Aku sangat bangga dengan hasil akhirnya."

Tinggal di Los Angeles, Annalé lahir di New York dan dibesarkan di Korea Selatan dan New Jersey. Terinspirasi oleh kedua orang tuanya yang merupakan musisi klasik, ia mulai belajar memainkan piano di umur 4 tahun dan kemudian bertransisi ke musik kontemporer saat ia menemukan kemampuan dan kecintaannya dalam bernyanyi di bangku SMP. Untuk mengasah kemampuan dan karir musiknya, ia mengikuti audisi untuk masuk ke Berklee College of Music dan menjadi satu dari tujuh orang yang mendapatkan beasiswa penuh Presidential Scholars selama 5 tahun di sekolah musik ternama itu.

Single debut-nya, “Roses”, mendapatkan sambutan hangat di chart Billboard R&B Airplay selama 20 pekan, menduduki posisi teratas di #19. Selain dimainkan di banyak stasiun radio Amerika Serikat seperti Sirius XMdaniHeartRadio, sejumlah publikasi ternama seperti Vogue, MarieClaire, dan BET memuji kemampuan vokal soulfulAnnalé di single perdananya. Lagu “Half of It”dari Annalé turut menampilkan Musiq Soulchild dan meraih posisi #11 pada chart Billboard Top 20 R&B.

Mateus Asatoadalah seorang gitaris asal Brasil dan dikenal sebagai salah satu gitaris paling berpengaruh di industri musik saat ini. Lihai dalam bermedia sosial, Asato mendapatkan predikat tersebut melalui konsistensinya dalam berkarya di Instagram dan YouTube, melebarkan fanbase-nya hingga akhirnya ia berkesempatan untuk tur bersama Tori Kelly dan Jessie J — bahkan sebelum ia merilis materi musiknya sendiri di layanan streaming.

Pada 2019 Asato menyelesaikan tur Asianya yang mengunjungi India, Thailand, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Taiwan.
“Goodbye”adalah kolaborasi pertamanya dengan musisi-musisi Asia.

MFMF. adalah grup produksi musik pop #1 di Malaysia yang telah memproduksi sejumlah lagu hit untuk musisi-musisi seperti Yuna, Hael Husaini, Nabila Razali, Fayang Nurfaizah, dan sebagainya. Mengenai kolaborasi mereka di lagu “Goodbye”, MFMF. mengungkapkan,“Seru sekali rasanya dan merupakan suatu kehormatan dapat berkolaborasi dengan musisi-musisi internasional di lagu ini di mana kami dapat berkolaborasi secara lintas batas.”

Inigo Pascual adalah seorang musisi dan penyanyi dari Filipina yang memulai karirnya di sejumlah seri televisi dan film sebelum akhirnya memutuskan untuk menyelami dunia musik dan bergabung dengan label musik Star Music dari ABS-CBN. Namanya semakin dikenal saat ia menyanyikan versi Filipina untuk lagu “Remember Me”dari film Disney “Coco”. Materi musiknya sendiri telah didengarkan lebih dari 60 juta kali di berbagai layanan streaming.

“Aku sangat bersyukur dapat menjadi bagian dari proyek ini dan dapat berkolaborasi dengan Annalé,”ujar Inigo. “Untuk tetap bisa berkolaborasi meski di tengah pandemi seperti saat ini menunjukan bahwa musik adalah bahasa yang universal, tidak peduli di mana pun kamu berada.”

TAGS : Musik Annalé rilis