ROSIE DARLING MERILIS DEBUT EP PENUH KEJUJURAN  DAN EMOSI `COPING`   

Foto oleh Carter Howe

Pendewasaan sisi emosional yang intens kerap mendorong proses kreatif seorang musisi, termasuk untuk Rosie Darlingyang mengubah kepedihan dalam hidup menjadi karya yang indah melalui EP perdananya ‘Coping’yang dirilis Jumat, 2 April 2021 lalu (melalui Nettwerk Records). ‘Coping’adalah sebuah kapsul waktu yang merangkum kesemrawutan kisah cinta dan pertemanan, mulai dari rasa patah hati dan kesendirian hingga manisnya hidup. Sebuah jendela di mana kita dapat melihat bagian paling personal kehidupan Rosie, dibawakan melalui lantunan musik bernuansa indie-pop yang serba jujur.

“Banyak yang bertanya kepadaku berapa lama aku mengerjakan EP ini,”ujar Rosie. “Jawaban termudah adalah selama beberapa tahun, tapi rasanya seperti seumur hidupku! Semua yang pernah aku tulis membawaku ke momen ini, dan aku merasa semua lagu-lagu ini tak hanya mewakiliku sebagai seorang musisi tapi sebagai seorang manusia. Lagu-lagu ini mewakili pengalamanku dengan beragam hubungan, pertemanan, serta semua suka dan duka yang dibawanya. Aku harap siapa pun yang mendengarkan lagu-lagu ini dapat merasakan hal yang sama dan menemukan cerita mereka sendiri. Meski ceritaku sendiri penting, aku ingin menciptakan sebuah tempat untuk para pendengarku merefleksikan pengalaman-pengalaman mereka dan mempunyai tempat untuk berpaling saat mereka melewati masa-masa bahagia dan sulit dalam sebuah hubungan.” lanjut Rosie.

Sejak single perdananya “Coping” yang dirilis November lalu, Rosie telah merilis single “Heavy” dan “Water Me Down” yang disambut hangat oleh sejumlah publikasi termasuk FLAUNT, EARMILK, Under The  Radar, PopMatters, danWonderland. Single perdananya “Coping”telah didengarkan lebih dari 14 juta kalidi berbagai platform, masuk ke 14chart Spotify Viral 50(termasuk Indonesia, India, MalaysiaFilipina, Singapura, Vietnam, Thailand dan Taiwan) dan masuk ke 20besar chartGlobal Viral Spotify.

Sejumlah penulis lagu, produser, dan sound engineerternama di industri musik berkolaborasi dengan Rosie di lagu “Coping” yang ia tulis bersama Justin Gammela (Lennon Stella, Ashe, Blake Rose), diproduseri oleh Andy Seltzer (Chelsea Cutler, Shallou, Joan), di-mix oleh Michael Brauer (Coldplay, Florence and the  Machine, Vance Joy), dan di-master oleh Joe Laporta (Halsey, JP Saxe, Gracie Abrams).  

Rosie telah mendapatkan sambutan hangat dari beragam stasiun radio dan media di seluruh dunia termasuk di Asia di mana ia telah berhasil membangun sebuah fanbaseyang kuat. Saat ini Jakarta, Kuala Lumpur, Singapura, dan Bangkokmasuk ke dalam daftar 5 kota di dunia yang paling sering mendengarkan musik Rosie. Pertengahan Maret lalu, Rosie menjadi salah satu musisi internasional yang tampil di perayaan 50 tahun Pramborsbersama nama-nama lain seperti Will Joseph Cook, Alaina Castillo, Alex Porat, dan morgxn.

Seperti banyak musisi lainnya, Rosie tumbuh di sebuah lingkungan yang selalu dikelilingi hal-hal kreatif. Saat masih berumur 12 tahun di saat yang sama saat Taylor Swift mulai bersinar ayahnya mengajarkan Rosie beberapa chord gitar yang kemudian membentuk kemampuan Rosie dalam bercerita melalui musiknya sendiri. Saat Rosie berumur 14 tahun, waktunya yang dihabiskan di studio menjadi pelipur laranya. Setelah menulis sejumlah lagu dan tampil di depan publik selama masa SMA dan kuliahnya, Rosie pun memantapkan dirinya untuk berjalan di jalur musik. Di tahun 2017, Rosie bersama produser musik OKOmerilis “L.A.” dan berhasil meraih lebih dari 3 juta stream di Spotify meski dirilis secara indepen. Di tahun 2019, Rosie bersama duo EDM Tritonal menulis dan merilis “Never Be The Same” yang kemudian meraih posisi nomor satu di SiriusXM BPM radio.

Setelah pindah ke Los Angeles dari Boston, Rosie pun memperluas jaringan pertemanannya di kota yang dipenuhi oleh penyanyi-penyanyi pendatang baru lainnya. Dengan kegigihan dan keberaniannya, Rosie akhirnya menemukan dirinya di antara banyak produser dan penulis lagu berbakat. Namun, perjalanan meraih impian datang dengan banyak pengorbanan, dan Rosie siap menceritakan suka dan dukanya melalui EP perdananya yang akhirnya sudah dirilis. 

 

 

TAGS : Musik ROSIE DARLING MERILIS DEBUT EP PENUH KEJUJURAN  DAN EMOSI `COPING`