Citraselebriti — Babak eliminasi Dangdut Academy 8 Indosiar kembali menghadirkan kejutan. Lima akademia yang tampil di Top 17 Grup 2 akhirnya dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan perjuangan ke babak berikutnya.
Pada malam tersebut, Raski Pekanbaru, anak didik Meli, menjadi akademia pertama yang langsung dinyatakan lolos setelah tampil di atas panggung.
Sementara empat akademia lainnya harus menunggu hasil keputusan dewan juri melalui proses eliminasi. Mereka adalah Bita Pangkal Pinang, Kira Bandung, Murama Sijunjung, dan Sahwan Sampang.
Bita Pangkal Pinang dan Kira Bandung kemudian diminta maju untuk menunggu pengumuman. Dari keduanya, Kira Bandung yang merupakan anak didik Selfi dinyatakan lolos ke babak selanjutnya, sedangkan Bita masih harus menunggu keputusan berikutnya.
Bita kemudian bergabung dengan Murama Sijunjung. Keduanya kembali menghadapi momen penentuan untuk memperebutkan satu posisi aman.
Namun, keputusan dewan juri kembali menghadirkan kejutan. Bita Pangkal Pinang dinyatakan lolos ke babak berikutnya, sementara Murama masih berada dalam posisi menunggu.
Situasi semakin menegangkan ketika Murama Sijunjung dan Sahwan Sampang dipanggil untuk maju ke depan panggung. Keduanya menjadi dua akademia terakhir yang menunggu keputusan mengenai kelanjutan perjuangan mereka di Dangdut Academy 8.
Ketika tiba saatnya pengumuman, dewan juri justru memberikan kesempatan kepada keduanya untuk kembali tampil.
Dengan keputusan tersebut, tidak ada satu pun akademia dari Top 17 Grup 2 yang tersenggol. Raski Pekanbaru, Kira Bandung, Bita Pangkal Pinang, Murama Sijunjung, dan Sahwan Sampang seluruhnya dinyatakan lolos.
“Top 17 Grup 2, Risat, yang harus tersenggol. Kita itu mundur tiga, dua, semuanya satu-satu. Malam ini lolos semua,” ujar pembawa acara sebelum mengumumkan keputusan tersebut.
Keputusan itu langsung disambut sorakan dan tepuk tangan dari para pendukung yang hadir di studio.
“Selamat untuk Grup 2, Risat. Kalian lolos semua,” lanjut pembawa acara.
Keputusan tersebut menjadi salah satu momen tak terduga di panggung Dangdut Academy 8. Murama Sijunjung dan Sahwan Sampang yang sebelumnya berada dalam posisi terancam akhirnya mendapat kesempatan tambahan untuk membuktikan kemampuan mereka.
Kesempatan tersebut sekaligus menjadi tanggung jawab bagi kedua akademia untuk tampil lebih maksimal pada penampilan berikutnya. Dewan juri juga menilai perkembangan para akademia tetap terlihat sepanjang kompetisi.
Dengan demikian, seluruh akademia yang tergabung dalam Top 17 Grup 2 masih memiliki kesempatan untuk melanjutkan perjalanan mereka di Dangdut Academy 8.
Para pendukung pun diminta terus memberikan dukungan kepada para akademia yang akan kembali berjuang di panggung kompetisi dangdut tersebut.
Artikel Terkait
Crystalix Hadirkan “Rusty Memories”, Lagu tentang Kenangan yang Tak Lekang Waktu
Lesti Kejora Raih Piala Gorgeous Mom Infotainment Awards 2026
Kimberley Ryder Jalani Monolog Belasan Lembar, Akui Harus Hafalkan Seluruh Dialog
Rachel Aseelah Rayakan Ulang Tahun di Tengah Penggarapan 5 cm Revolusi Hati