Deretan Teknologi Masa Depan yang Diprediksi Hadir pada 2027, dari Kacamata VR hingga Robot

- Sabtu, 26/09/2026

Citraselebriti — Perkembangan teknologi terus bergerak menuju perangkat yang semakin pintar, ringkas, dan terintegrasi dengan kehidupan sehari-hari. Memasuki 2027, sejumlah produk teknologi diproyeksikan menghadirkan pengalaman baru melalui kecerdasan buatan (AI), sensor pintar, robotika, hingga desain perangkat yang semakin praktis.

Beragam perangkat tersebut mencakup kacamata virtual reality (VR), headphone pintar, tablet e-paper, sistem tidur berbasis sensor, mikrofon AI, komputer mini, tangan robotik, kamera mirrorless, hingga perangkat mobilitas.

Salah satu yang menarik perhatian adalah kacamata VR dari Meta yang dijadwalkan hadir pada musim semi 2027. Perangkat ini dirancang untuk menggabungkan hiburan, produktivitas, gaming, dan komunikasi dalam bentuk yang lebih ringan.

Meta menyebut kacamata tersebut memiliki bobot sekitar 100 gram dan terhubung dengan perangkat komputasi berukuran kecil yang menangani pemrosesan, baterai, serta penyimpanan.

Perangkat ini dibekali layar 5K dengan panel micro-OLED, pancake lens, Dolby Vision, dan spatial audio. Interaksi dapat dilakukan melalui perintah suara, pelacakan mata, serta gestur tangan sehingga pengguna tidak harus bergantung pada controller konvensional.

Meta juga menyiapkan fitur virtual screen untuk kebutuhan pekerjaan dan teknologi hologram calling yang dapat menampilkan representasi digital pengguna ketika melakukan panggilan yang kompatibel. Untuk gaming, lebih dari 75 judul berbasis kontrol tangan direncanakan tersedia saat peluncuran.

Harga yang disebutkan Meta untuk perangkat tersebut mencapai 1.299,99 dolar AS dan ditargetkan meluncur pada musim semi 2027.

Selain Meta, sektor audio juga mendapat inovasi melalui Beats 360. Headphone over-ear ini menawarkan bantalan telinga dan headband yang dapat diganti sehingga pengguna bisa menyesuaikan tampilan dan materialnya.

Beats 360 menggunakan sistem akustik dengan dynamic driver dual magnet, amplifier high dynamic range, active noise cancellation, transparency mode, dan adaptive EQ. Perangkat ini juga mendukung personalized spatial audio dengan dynamic head tracking.

Headphone tersebut menjadi model over-ear pertama dari Beats yang dibekali sertifikasi IPX4 untuk ketahanan terhadap keringat dan air. Konektivitasnya menggunakan Bluetooth 5.3 untuk perangkat Apple maupun Android, sementara sembilan mikrofon digunakan untuk mendukung noise cancellation dan menangkap suara.

Baterainya diklaim mampu bertahan hingga 32 jam. Pengisian selama lima menit melalui USB-C dapat memberikan tambahan waktu pemakaian hingga satu jam dalam kondisi yang kompatibel.

Di kategori tablet, Book Note Mini C hadir sebagai perangkat e-paper berwarna berukuran 8,52 inci. Dengan bobot sekitar 300 gram dan ketebalan sekitar 6 milimeter, perangkat ini dirancang untuk membaca, mencatat, serta mengerjakan dokumen secara mobile.

Layar Kaleido 3 mendukung 4.096 warna, resolusi 300 PPI untuk konten hitam putih dan 150 PPI untuk warna. Perangkat ini juga memiliki pencahayaan depan dengan pilihan temperatur warna hangat dan dingin.

Untuk menulis, tablet menggunakan stylus yang mendukung 4.096 tingkat sensitivitas tekanan. Spesifikasinya mencakup prosesor octa-core, RAM 6 GB, penyimpanan 64 GB, serta slot microSD dengan kapasitas ekspansi hingga 2 TB.

Perangkat tersebut menjalankan Android 16 dan mendukung akses Google Play serta aplikasi pihak ketiga.

Meta juga memperkenalkan konsep Muse Charm, perangkat berukuran saku yang dirancang sebagai akses langsung menuju agen AI personal bernama Muse.

Berbeda dari asisten berbasis layar smartphone, Muse Charm mengandalkan interaksi suara. Muse dirancang untuk membantu pengguna mengerjakan tugas, merencanakan aktivitas, mengelola proyek, hingga menangani sejumlah pekerjaan melalui aplikasi yang terhubung dan browser.

Meta juga berencana menghadirkan Muse pada kacamata AI mereka sehingga pengguna dapat berinteraksi dengan agen tersebut secara hands-free. Detail spesifikasi, harga, dan ketersediaan Muse Charm disebut akan diumumkan lebih lanjut pada 2026.

Di sektor kesehatan dan gaya hidup, Eight Sleep Pod 6 menawarkan sistem tidur yang menggabungkan penutup kasur pintar, hub, sensor biometrik, serta aplikasi.

Sistem tersebut dapat mengatur suhu masing-masing sisi tempat tidur secara independen. Sensor biometrik digunakan untuk memantau sejumlah data seperti detak jantung, pernapasan, dan tahapan tidur.

Eight Sleep menyebut hub generasi baru berukuran 50 persen lebih kecil dan memberikan respons temperatur 20 persen lebih cepat dibandingkan versi sebelumnya. Sistem ini juga menyediakan alarm berbasis temperatur dan getaran.

Sementara itu, Logitech Yeti 2 ditujukan bagi kreator konten, streamer, podcaster, dan gamer. Mikrofon USB-C ini menggunakan sensor proximity suara yang memantau posisi pembicara dalam tiga dimensi dan menyesuaikan gain serta equalizer secara otomatis.

Teknologi pengurangan noise berbasis AI dirancang untuk meredam suara seperti ketikan keyboard, notifikasi, dan kipas komputer tanpa menghilangkan kejernihan suara utama.

Yeti 2 juga dilengkapi layar LED 1,3 inci dan kontrol dial untuk melakukan pengaturan secara cepat. Pengguna dapat mengakses pengaturan lebih lanjut melalui Logitech G Hub.

Di kategori komputer, Ninkear L20 merupakan mini PC Windows 11 yang mengusung fokus pada komputasi AI. Perangkat berukuran 129 x 129 x 43 milimeter dengan bobot sekitar 625 gram tersebut menggunakan prosesor Intel Core Ultra 5 226V.

Ninkear mengklaim perangkat mampu menghasilkan performa AI hingga 97 TOPS dengan dukungan Intel AI Boost dan Copilot+ PC. RAM yang tersedia mencapai 16 GB LPDDR5, sementara pilihan penyimpanannya 512 GB atau 1 TB SSD.

Mini PC ini dapat mendukung hingga tiga monitor 4K dan memiliki konektivitas Wi-Fi 6, Bluetooth 5.3, Ethernet 2.5G, serta sejumlah port USB.

Teknologi robotik juga menjadi salah satu bidang yang berkembang. Unitree Dex5S merupakan tangan robotik dengan lima jari dan 22 derajat kebebasan. Sistem tersebut dirancang agar robot dapat melakukan manipulasi objek secara lebih presisi dan menyerupai gerakan tangan manusia.

Sensor dan sistem kontrolnya dapat memantau posisi, kecepatan, torsi, serta temperatur pada setiap bagian mekanis. Teknologi ini ditujukan untuk pengembangan robot humanoid, penelitian robotika, serta aplikasi embodied AI.

Sementara itu, xTool X1 merupakan mesin laser engraver dan cutter yang menggabungkan sistem gerak gantry dengan pemindaian optik galvo. Sistem gantry menangani pergerakan dalam area kerja yang lebih luas, sedangkan galvo digunakan untuk pekerjaan detail seperti teks, logo, dan pola rumit.

Mesin ini menggunakan laser CO2 55W dan mendukung sejumlah pilihan sumber laser tambahan untuk kebutuhan berbeda.

Di sektor mobilitas, XTO M8 dikembangkan sebagai bagian dari teknologi kendaraan mobilitas pintar yang memadukan robotika, sensor, kontrol gerak, dan kemampuan beradaptasi terhadap kondisi lingkungan.

Teknologinya mencakup kemampuan menjaga keseimbangan, penyesuaian posisi, fungsi kursi elektrik, kendali jarak jauh, hingga adaptasi terhadap medan. Perangkat ini menjadi bagian dari pengembangan sistem mobilitas yang mengedepankan stabilitas, kenyamanan, dan kontrol adaptif.

Untuk fotografer, Nikon Z5II menjadi kamera mirrorless full-frame yang menggunakan sensor FX 24,5 megapiksel dan prosesor EXPEED 7. Kamera ini menawarkan subject detection untuk 10 jenis subjek serta 3D tracking autofocus.

Rentang ISO standarnya berada di 100 hingga 64.000, sementara sistem image stabilization di dalam bodi memberikan kompensasi hingga 7,5 stop pada bagian tengah.

Kamera tersebut memiliki layar sentuh vari-angle 3,2 inci dan mampu merekam video 4K UHD hingga 60p dengan crop. Fitur lainnya mencakup slow motion Full HD, N-RAW, serta dukungan Nikon Imaging Cloud.

Bagi penggemar golf, Birdie Sense AI Golf Coach menawarkan sistem latihan berbasis AI. Perangkat ini menggunakan dua kamera untuk merekam gerakan golf dan menganalisis berbagai parameter seperti kecepatan club, jalur club, sudut face, attack angle, jarak carry, spin rate, launch angle, hingga kecepatan bola.

Sistem tersebut juga membuat gambaran tiga dimensi mengenai postur pemain dan menghubungkan gerakan dengan hasil pukulan. AI kemudian digunakan untuk menemukan pola dan memberikan saran latihan.

Teknologi DIY juga hadir melalui Makerphone 2.0 dari CircuitMess. Ponsel modular ini memungkinkan pengguna merakit sekaligus memodifikasi perangkat sendiri tanpa solder.

Makerphone 2.0 menggunakan platform ESP32-S3 yang kompatibel dengan Arduino serta mendukung 4G LTE, Wi-Fi, Bluetooth, USB-C, dan microSD. Perangkat memiliki layar warna 1,77 inci, keypad 12 tombol, serta joystick navigasi.

Pengguna juga dapat menambahkan modul seperti kamera, infrared controller, flashlight, sensor lingkungan, speaker 2 watt, hingga modul DIY lainnya. Pemrograman dapat dilakukan menggunakan Python maupun C++.

Untuk kebutuhan pengisian daya, Vention Pro hadir sebagai charger GaN 5.0 dengan daya hingga 140W dan kemampuan mengisi empat perangkat secara bersamaan.

Charger ini dilengkapi layar TFT 1,3 inci yang menampilkan informasi daya, arus, dan temperatur. Tiga port USB-C dan satu USB-A mendukung berbagai standar pengisian cepat.

Di dunia musik, Roland GO merupakan keluarga perangkat musik portabel yang mencakup keyboard, piano digital, serta perangkat mixing dan recording. GO:Piano dapat terhubung secara nirkabel dengan smartphone dan tablet sehingga pengguna bisa mengikuti aplikasi pembelajaran atau memainkan lagu dari perangkat mobile.

GO:Piano 88 menawarkan 88 tuts berukuran penuh dalam format yang tetap portabel. Sementara GO:Mixer Pro menyediakan fungsi mixing dan recording untuk perangkat seperti iPhone, iPad, Mac, dan komputer Windows.

Perangkat rumah pintar juga berkembang melalui Sonoff SNZ2L, sensor temperatur dan kelembapan berbasis Zigbee. Layarnya berukuran 2,9 inci dan dapat menampilkan temperatur, kelembapan, waktu, tanggal, informasi cuaca, serta indikator kenyamanan.

Sensor tersebut menggunakan komponen Sensirion dengan tingkat akurasi temperatur hingga ±0,2 derajat Celsius dan kelembapan ±2 persen RH. Data dapat diperbarui setiap lima detik ketika terhubung dengan sistem yang kompatibel.

Untuk pekerja kreatif yang sering bepergian, PhotoFast All-in-One Camera Battery Charger & Power Bank BB Pro menggabungkan pengisi baterai kamera, power bank, dan USB power delivery.

Perangkat ini memiliki baterai lithium-ion 59,4 Wh dan mampu menghasilkan total output hingga 133W. Versi yang tersedia mendukung berbagai baterai kamera Sony, Nikon, Canon, Fujifilm, DJI Osmo, hingga Insta360 Ace.

Sementara itu, Even R1 merupakan smart ring yang dirancang untuk pemantauan aktivitas sekaligus kontrol terhadap kacamata pintar Even G2. Cincin tersebut menggunakan permukaan sentuh untuk berbagai gestur seperti tap, double tap, long press, dan scrolling.

Sensor di dalamnya dapat memantau detak jantung, heart rate variability, kadar oksigen darah, tren temperatur kulit, tidur, langkah, kalori, serta aktivitas fisik. Even R1 memiliki sertifikasi IP68 dan daya tahan baterai hingga empat hari.

Di kategori display, Blooming 8 e-Canvas merupakan layar e-paper warna yang dirancang untuk menampilkan foto dan karya seni dengan tampilan menyerupai cetakan fisik.

Model 10 inci tersebut menggunakan teknologi E Ink Spectra 6 dan diklaim mampu bertahan hingga satu tahun dengan penggunaan normal karena konsumsi daya terutama terjadi ketika gambar berubah. Proyek ini masih dalam tahap pengembangan dan pendanaan melalui Kickstarter.

Produk serupa yang juga masih berada dalam tahap crowdfunding adalah Charge Uni. Perangkat ini menggabungkan wireless charging, speaker Bluetooth, alarm, dan lampu ambient dalam satu perangkat desktop.

Charge Uni dapat mengisi daya smartphone, earbuds, dan smartwatch secara bersamaan. Perangkat tersebut juga dilengkapi speaker Bluetooth 5W, sistem alarm ganda, serta pencahayaan RGB.

Dengan semakin berkembangnya AI, sensor, robotika, dan perangkat modular, deretan teknologi tersebut menunjukkan arah perkembangan produk konsumen menuju perangkat yang lebih terintegrasi dan adaptif.

Namun, tidak seluruh produk dalam daftar tersebut merupakan perangkat yang sudah tersedia secara luas. Sejumlah produk masih berupa proyek pengembangan atau crowdfunding sehingga spesifikasi, harga, jadwal peluncuran, serta ketersediaannya dapat berubah.

Tags

Artikel Terkait

Terkini