Citraselebriti — RANS Entertainment melihat Shopee Cup sebagai salah satu ajang sepak bola yang memiliki potensi besar untuk menjangkau audiens digital di Indonesia.
Raffi Ahmad mengatakan, sepak bola memiliki basis penggemar yang besar, bukan hanya ketika tim nasional Indonesia bertanding, tetapi juga melalui klub-klub yang menjadi bagian dari kompetisi regional.
Menurut Raffi, kehadiran Persib Bandung dan Borneo FC di Shopee Cup menjadi daya tarik tersendiri karena kedua klub tersebut memiliki basis suporter dan pemain berkualitas.
“Sepak bola ini fan base-nya besar sekali. Kalau kita lihat timnas, jelas timnas itu sudah merah putih. Tapi jangan lupa, pemain-pemain yang dipilih timnas adalah pemain terbaik dari tim-tim terbaik,” kata Raffi Ahmad.
Ia menilai keberadaan pemain dari klub-klub besar yang dipanggil ke tim nasional turut menjadi kebanggaan bagi klub asalnya. Hal serupa, menurut Raffi, dapat terjadi ketika Persib Bandung dan Borneo FC tampil di Shopee Cup.
“Ini ada dua klub yang mewakili di Shopee Cup. Ini juga bisa menjadi kebanggaan kalau Persib dan Borneo bisa menjadi pemenang ataupun memberikan hasil yang terbaik,” ujarnya.
Raffi menyebut Persib dan Borneo merupakan klub dengan kualitas pemain yang telah terbukti melalui kompetisi domestik. Menurutnya, kiprah kedua klub tersebut di level ASEAN juga dapat menjadi pengalaman tambahan sekaligus motivasi bagi klub-klub Indonesia lainnya.
Selain Persib dan Borneo, Raffi melihat Shopee Cup menghadirkan cerita dari berbagai klub di kawasan Asia Tenggara. Hal tersebut dinilai dapat menjadi materi yang menarik untuk dikemas ke dalam berbagai format konten digital.
“Ini bukan hanya Persib dan Borneo saja, tetapi tim dari ASEAN juga banyak cerita, banyak pengalaman, banyak varian lain yang bisa kita saksikan dari cerita-cerita tim terbaik dari ASEAN,” katanya.
RANS Hadirkan Gaya Berbeda di Platform Digital
Raffi menjelaskan, RANS Entertainment memiliki pendekatan tersendiri dalam menyajikan pertandingan dan konten sepak bola melalui platform digital.
Menurutnya, karakter penonton saat ini semakin beragam. Mulai dari generasi milenial, Gen Z hingga Gen Alpha memiliki kebiasaan dan pilihan tontonan yang berbeda.
Karena itu, RANS berusaha menghadirkan kemasan yang lebih santai dan dekat dengan karakter penonton digital, tanpa menghilangkan unsur edukasi serta kesopanan.
“TV punya style sendiri, digital punya style sendiri. Tetapi kalau kita kolaborasikan, kita sinergitas bareng-bareng, mudah-mudahan intinya kita cuma ingin membahagiakan seluruh pencinta sepak bola Indonesia,” ujarnya.
Raffi menegaskan, meski memiliki gaya yang lebih santai, konten digital RANS tetap harus memperhatikan batasan dalam penyajiannya.
“Saya sudah bilang, kita serius tapi juga tetap sopan. Kita juga harus mendidiklah yang bagus,” katanya.
Ia berharap kehadiran berbagai platform dalam menayangkan Shopee Cup dapat membuat masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk menikmati pertandingan.
“Supaya semuanya bergelora mendukung Persib, mendukung Borneo di Shopee Cup ini dan juga mendukung MNC Group dan RANS terus,” ujar Raffi.
Raffi Ingin Hadirkan Sesuatu yang Baru
Raffi juga mengungkap alasan dirinya kembali terlibat dalam format live streaming olahraga. Ia mengatakan saat ini sudah tidak sesering dulu membuat konten vlog bersama keluarga.
Menurutnya, Rafathar yang kini semakin besar dan mulai memiliki aktivitas sendiri juga membutuhkan ruang privasi. Sementara itu, Raffi dan Nagita Slavina memiliki kesibukan masing-masing.
Karena itu, Raffi mulai mencari bentuk konten baru yang tetap memungkinkan dirinya berinteraksi secara langsung dengan penonton.
“Saya harus memberikan sesuatu yang baru lagi. Jadi setiap sesuatu hal itu kita harus berubah, mencari sesuatu hal yang baru, yang baru dan yang baru,” tuturnya.
Raffi sebelumnya juga terlibat dalam live streaming sejumlah ajang olahraga. Ia menyebut format tersebut memberikan tantangan baru sekaligus memungkinkan dirinya mengatur waktu karena produksi dapat dilakukan dari studio yang berada di rumahnya.
“Saya suka sesuatu hal tantangan yang baru. Jadi kita memulai sesuatu hal yang sederhana tetapi kita bisa mencapai hasil yang maksimal,” katanya.
Dalam proyek Shopee Cup, Raffi juga mengedepankan kolaborasi. Ia menyebut dirinya tidak pernah menganggap kesuksesan sebagai sesuatu yang dapat diraih sendirian.
“Tidak ada yang namanya superman, ada yang super team. Alhamdulillah saya selalu berkolaborasi,” ujarnya.
Libatkan Sejumlah Figur Digital
Raffi melihat adanya peluang untuk menghadirkan figur-figur dengan karakter berbeda dalam konten Shopee Cup. Ia menyebut nama Ariel NOAH, Desta, Gading Marten dan sejumlah rekan lainnya yang dapat memberikan warna berbeda dalam tayangan.
“Makanya saya senang juga. Kadang komentator, Ariel bayangin aja Ariel kadang jadi komentator. Ada Gading, ada juga beberapa teman-teman yang lain,” katanya.
Menurut Raffi, perbedaan karakter tersebut justru dapat menjadi kekuatan dalam menghadirkan variasi konten bagi penonton.
Ia bahkan menyiapkan kemungkinan menghadirkan bintang tamu berbeda ketika Persib Bandung dan Borneo FC bertanding.
“Nanti saat Borneo yang main kita kasih flavor yang berbeda, bintang tamunya. Saat Persib juga yang berbeda,” ujarnya.
Meski demikian, Raffi memastikan konsep tersebut tetap dikomunikasikan dengan pihak terkait agar seluruh tayangan dapat berjalan secara sinergis.
Dorong Kolaborasi di Ekosistem Digital
Raffi juga menilai kolaborasi antarpegiat digital merupakan hal yang sudah lama menjadi bagian dari ekosistem kreator.
Ia mengingat masa awal dirinya dan para kreator digital ketika belum memiliki sumber daya besar untuk memproduksi konten. Saat itu, kolaborasi dilakukan dengan cara sederhana, termasuk saling tampil dalam vlog.
“Kalau teman-teman digital itu enggak ada yang bersaing. Zaman dulu kita sesama digital, YouTuber, kita enggak ada uang, jadi sering barter. Lu di vlog gue, gue di vlog lu,” katanya.
Menurut Raffi, pola kolaborasi tersebut hingga kini masih relevan, terutama ketika para kreator memiliki tujuan yang sama untuk menghadirkan tontonan kepada masyarakat.
Dalam Shopee Cup, Raffi berharap kolaborasi antara MNC Group, RANS Entertainment, Persib Bandung dan Borneo FC dapat memberikan pengalaman baru bagi penonton sepak bola Indonesia.
Ia juga berharap format full match yang dapat disaksikan penonton memberikan kesempatan kepada penggemar untuk melihat permainan klub-klub dari negara lain di kawasan ASEAN.
“Kalau full match, semuanya bisa nonton. Mereka juga bisa melihat cerita-cerita dari pemain lain, bagaimana klub-klub di luar itu,” katanya.
Menurut Raffi, pertandingan klub Indonesia melawan tim dari negara lain juga dapat menjadi kesempatan untuk mendapatkan pengalaman dan melihat perkembangan sepak bola di kawasan ASEAN.
“Jadi kita bisa melihat, ternyata tim luar sudah seperti itu. Kita bisa melihat dan sambil belajar, supaya kita juga banyak pengalaman,” ujarnya.
Raffi pun menyambut kolaborasi tersebut dan berharap Shopee Cup dapat menghadirkan banyak kejutan, baik bagi Persib Bandung dan Borneo FC maupun bagi penonton yang mengikuti tayangan melalui berbagai platform.
“Mudah-mudahan bisa membawa perubahan, membawa suatu hal yang baik dan positif. Shopee Cup ditemui bersama Angela Tanoesoedibjo, Ponaryo Astaman, CEO Borneo FC, dan Adhita Putra Herawan, Deputy CEO Persib Bandung,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Raffi Ahmad Ungkap Alasan RANS Entertainment Bawa Shopee Cup ke Audiens Digital
Kuasa Hukum Ungkap Kondisi Korban TPKS Usai Terima Serangan dan Doxing
Angela Tanoesoedibjo: MNC Group dan RANS Perluas Akses Tayangan Shopee Cup
Raffi Ahmad Dukung Persib dan Borneo FC di Shopee Cup