Citraselebriti — Film Nocturne menghadirkan kisah misteri dan investigasi yang berpusat pada kasus hilangnya sejumlah orang. Film yang dibintangi Liev Schreiber dan Stephen Graham ini mempertemukan penyelidikan kepolisian dengan sosok berbahaya yang menyimpan kekuatan misterius.
Cerita bermula ketika sebuah departemen kepolisian bekerja sama dengan FBI untuk menemukan beberapa orang yang dilaporkan hilang. Setelah melakukan penyelidikan, mereka akhirnya mendapatkan petunjuk pertama yang dapat membuka jalan menuju kasus tersebut.
“Kami berada di sini karena memiliki alasan untuk percaya bahwa ada lebih banyak korban,” ujar salah satu karakter dalam penyelidikan tersebut.
Kasus itu kemudian mengarah pada sosok bernama Jük Walter. Ia diketahui telah dikurung di ruang bawah tanah sebuah rumah sakit jiwa di Riverside. Lokasi tersebut bahkan berada di bawah beton setebal sekitar enam kaki.
Namun, meski Jük Walter telah dikurung, orang-orang kembali menghilang dengan pola yang menyerupai kejadian sebelumnya.
Situasi tersebut membuat tim penyelidik menyadari bahwa mereka membutuhkan seseorang yang dapat menyusup untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di balik kasus tersebut.
“Kau membutuhkan seseorang yang menyamar untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi,” demikian salah satu dialog dalam film.
Penyelidikan kemudian membawa salah satu karakter semakin dekat dengan sosok yang menjadi pusat misteri. Namun, kedekatan tersebut justru menjadi ancaman tersendiri karena Jük Walter disebut memiliki kemampuan untuk memengaruhi orang lain.
“Dia punya cara untuk memengaruhi orang. Dia mencari tahu siapa dirimu. Setelah itu, kau tidak akan kembali,” ungkap salah satu karakter.
Jük Walter bahkan digambarkan memiliki kemampuan yang sulit dijelaskan. Ada yang mengatakan ia mampu berjalan menembus dinding. Namun, kekuatan sebenarnya disebut bukan sekadar kemampuan fisik.
“Kau tahu kekuatan sebenarnya adalah masuk ke dalam kepalamu,” menjadi salah satu dialog yang memperkuat unsur psikologis dalam cerita.
Dalam kondisi tersebut, seorang penyelidik mendapat perintah untuk mengikuti petunjuk Jük Walter demi menemukan para korban yang hilang.
Kasus ini kemudian berubah menjadi persoalan yang sangat personal. Salah satu karakter menyadari bahwa penyelidikan tersebut memiliki hubungan langsung dengan dirinya dan orang-orang terdekatnya.
“Kasus ini berkaitan dengan aku. Dengan kita,” ujarnya.
Waktu pun terus berjalan. Di tengah pencarian yang semakin menegangkan, muncul permintaan untuk menemukan seorang anak perempuan yang hilang.
“Temukan putriku. Aku akan menemukannya,” menjadi tekad yang muncul di tengah penyelidikan.
Dengan misteri orang hilang, penyamaran, rumah sakit jiwa, serta sosok yang mampu memengaruhi pikiran manusia, Nocturne menawarkan perpaduan thriller investigasi dan horor psikologis. Cerita film ini menempatkan para karakter dalam perlombaan dengan waktu untuk menemukan para korban sekaligus mengungkap siapa sebenarnya Jük Walter.
Artikel Terkait
Ustaz Derry Sulaiman Bicara Ujian Hidup dan Perjalanan Spiritual Willy Salim
Nocturne, Misteri Hilangnya Orang-Orang Kembali Terungkap
ALLDAY PROJECT Hadirkan Energi Pesta Lewat Lagu ‘CRASH’
A Way Out! Feat ElviraMetalBand Bawa Pesan Pantang Menyerah Hadapi Jalan Buntu