Citraselebriti — Jakarta — Ajang Indonesia Dangdut Awards (IDA) 2026 kembali digelar Indosiar dengan menghadirkan para penyanyi dangdut dari berbagai generasi. Tahun ini, gelaran tersebut mengangkat tema yang menyoroti perkembangan musik dangdut dari masa ke masa hingga semakin dekat dengan generasi muda.
Direktur Programming Indosiar Harsiwi Achmad mengatakan, Indonesia patut bersyukur karena Indonesia Dangdut Awards dapat diselenggarakan secara konsisten sejak 2014.
“Yang pertama-tama adalah Indonesia sangat bersyukur kita bisa menyelenggarakan Indonesian Dangdut Awards ini setiap tahun sejak tahun 2014 terus-menerus,” ujar Harsiwi Achmad saat ditemui di Studio Emtek City, Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Menurut Harsiwi, perkembangan IDA 2026 juga terlihat dari semakin banyaknya artis muda yang hadir. Sebagian di antaranya merupakan jebolan program Dangdut Academy Indosiar, termasuk para peserta Dangdut Academy 8.
“Tahun ini kita sangat bahagia sekali karena banyak artis-artis muda. Di industri ini didominasi oleh lulusan Indosiar, dari Dangdut Academy, baik itu tujuh maupun sebelumnya. Yang lebih membahagiakan lagi, malam ini ada juga para peserta atau kontestan dari Dangdut Academy 8,” katanya.
Harsiwi menyebut kehadiran penyanyi dari berbagai generasi membuat IDA 2026 menjadi panggung yang memperlihatkan keberagaman musik dangdut Indonesia.
“Tahun ini temanya juga Dangdut Generasi Culture. Itu sebenarnya untuk menyoroti bahwa ternyata dangdut itu terus berkembang di Indonesia,” tutur Harsiwi.
Ia menjelaskan, perkembangan musik dangdut tidak berhenti pada dangdut klasik. Setelah muncul era koplo dan berbagai perkembangan lainnya, kini dangdut terus mengalami perubahan dan semakin diterima generasi muda.
“Ini menunjukkan bahwa dinamika musik dangdut dan perkembangan musik dangdut Indonesia itu begitu variatif dan sekarang bahkan digemari oleh generasi muda di Indonesia,” ujarnya.
Harsiwi menilai kondisi tersebut memperlihatkan bahwa dangdut telah menjadi bagian penting dari musik Indonesia yang dapat dinikmati berbagai lapisan masyarakat.
“Musik dangdut betul-betul menjadi musik asli Indonesia yang keren banget karena disukai oleh seluruh lapisan masyarakat dan berbagai kalangan dan usia,” katanya.
Dalam gelaran IDA 2026, Indosiar juga menghadirkan Abang L dalam salah satu penampilan. Harsiwi mengatakan kehadiran Abang L menjadi bagian dari upaya Indosiar memberikan ruang bagi artis anak-anak.
“Abang L itu memang cucunya Indosiar, jadi di setiap acara memang Abang L selalu ada,” ujar Harsiwi.
Ia mengatakan Indosiar kerap menghadirkan Abang L bersama kedua orang tuanya dalam production number. Menurutnya, Abang L saat ini menjadi salah satu artis anak yang banyak digemari masyarakat.
Terkait ketidakhadiran Valen dalam acara tersebut karena kondisi kesehatan, Harsiwi mengaku turut merasa sedih. Pasalnya, Valen sebelumnya telah mengikuti latihan untuk penampilannya.
“Sedih sekali saya karena sebenarnya dari kemarin sudah latihan-latihan. Valen juga ternyata banyak menang dan itu menunjukkan bahwa dangdut kita memang terus bergerak, terus bergerak dinamis,” kata Harsiwi.
Ia berharap Valen segera pulih dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai pengingat bagi generasi muda untuk menjaga kesehatan.
“Mudah-mudahan kita doakan dia cepat sembuh. Tetapi mudah-mudahan prestasi dia malam ini akan membawa dia pada semangat untuk, yuk, sebagai generasi muda jaga kesehatan dan supaya bisa lebih kreatif lagi mengisi dan ikut mengembangkan industri musik Indonesia,” tuturnya.
Selain itu, Harsiwi turut menanggapi kemunculan pasangan-pasangan baru di antara para peserta dan alumni Dangdut Academy. Ia mengatakan hubungan tersebut berkembang secara alami dan Indosiar memilih memberikan ruang sekaligus menjaga agar para peserta tetap mendapatkan lingkungan yang positif.
“Kita tidak bisa memaksa menciptakan, tapi kita juga tidak bisa menolak. Yang ada adalah kita memberikan wadah tetapi kita tetap menjaga mereka,” ujarnya.
Harsiwi menekankan pentingnya persahabatan dan saling memberikan dukungan di antara para generasi muda dangdut.
“Buat kami, kami sangat senang sekali karena menunjukkan anak-anak ini baik-baik saja. Mereka punya semangat untuk terus berkarya dan berkompetisi di Dangdut Academy 8,” katanya.
Lebih lanjut, Harsiwi mengungkapkan rasa syukurnya karena Dangdut Academy dan Indosiar terus mendapatkan respons positif dari masyarakat.
“Saya jujur sangat bersyukur sekali bahwa Dangdut Academy maupun Indosiar selalu menjadi program nomor satu untuk Dangdut Academy,” ujar Harsiwi.
Ia mengatakan proses Dangdut Academy tidak sekadar menghadirkan kompetisi, tetapi juga memberikan tantangan dan pembinaan kepada para peserta agar kemampuan mereka terus berkembang.
“Kita bukan hanya sekadar punya ide kemudian kita gelontorkan, tapi bagaimana kita benar-benar membuat anak-anak ini mempunyai suara yang terus berkembang. Kita terus kasih challenge-challenge sehingga anak-anak ini yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia bisa mewujudkan impiannya, bisa menunjukkan potensinya,” jelasnya.
Menurut Harsiwi, para peserta yang berasal dari berbagai daerah juga diharapkan dapat menjadi kebanggaan bagi daerah masing-masing sekaligus memperkaya regenerasi musik dangdut Indonesia.
“Indosiar tidak akan berhenti sampai di sini. Kita akan terus melanjutkan kreativitas kami untuk bagaimana membuat Dangdut Academy ini terus dicintai oleh masyarakat Indonesia dan terus memunculkan generasi-generasi muda dangdut yang berkualitas,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Dewi Perssik dan Toton Caribo Bawakan Kategori Penyanyi Daerah di Indonesia Dangdut Awards 2026
Mila DA 7 Siapkan Karya Baru Usai Indonesia Dangdut Awards 2026
Robot Joko Prabuwesi Puji Penampilan Abang L di IDA 2026
Harsiwi Sebut Abang L “Cucunya Indosiar” yang Selalu Hadir di Setiap Acara