Citraselebriti — Serial The Institute memasuki Season 2 dengan konflik yang semakin besar. Kisahnya kembali mengikuti Luke Ellis dan sekelompok anak dengan kemampuan khusus yang menjadi sasaran sebuah organisasi misterius.
Trailer Season 2 dibuka dengan ajakan untuk menyelamatkan diri setelah terungkap bahwa peristiwa yang selama ini dianggap sebagai kecelakaan di laboratorium penyakit ternyata berkaitan dengan organisasi yang memburu anak-anak dengan kemampuan istimewa.
“There is an organization that looks to snatch up special cases,” ungkap salah satu karakter.
Organisasi bernama The Institute disebut jauh lebih kuat dari yang dibayangkan. Para karakter pun berpacu dengan waktu sebelum keberadaan mereka kembali diketahui.
Di tengah upaya melarikan diri, Luke Ellis menghadapi persoalan yang lebih personal. Ia mengetahui bahwa keluarganya telah menjadi korban akibat konflik tersebut.
“They killed my family,” ujar Luke.
Meski berada dalam ancaman, Luke dan kelompoknya menyadari bahwa masih ada anak-anak lain yang mengalami nasib serupa. Mereka pun berusaha mengumpulkan bukti agar keberadaan The Institute bisa dipercaya oleh dunia luar.
“Right now, there are kids going through exactly what we did,” kata salah satu karakter.
Namun, untuk menghancurkan organisasi tersebut, mereka menyadari bahwa perlawanan dari luar mungkin tidak cukup. Salah satu cara yang muncul adalah menyusup ke dalam The Institute.
“Maybe the only way to destroy this is from the inside,” ujar seorang karakter.
Luke kemudian kembali berhadapan dengan sejumlah tokoh dari The Institute, termasuk Nolan Reeves yang ingin mengetahui titik lemah Luke. Kemampuan Luke juga menjadi perhatian besar karena ia disebut mampu melihat kejadian sebelum terjadi.
“You’re seeing things before they happen, aren’t you?” ujar salah satu karakter kepada Luke.
Di sisi lain, tidak semua orang percaya bahwa The Institute harus dihancurkan. Organisasi tersebut tetap berpegang pada keyakinan bahwa tindakannya dilakukan demi kepentingan umat manusia.
“The greatest good for the greatest number,” menjadi prinsip yang kembali digaungkan.
Situasi semakin berbahaya ketika Luke harus menentukan siapa yang bisa dipercaya. Bahkan, keputusan untuk mempercayai orang tertentu disebut bisa berujung pada kematian.
Meski demikian, Luke dan kelompoknya tetap berusaha melawan demi anak-anak lain yang telah menjadi korban.
“For every kid who got taken, for every kid who’s lost their family, we fight,” ujar salah satu karakter.
Season 2 The Institute pun menjanjikan pertarungan yang lebih besar antara Luke Ellis dan organisasi yang selama ini mengendalikan anak-anak dengan kemampuan khusus. Perlawanan dari dalam menjadi salah satu kunci untuk mengungkap sekaligus menghancurkan The Institute.
Artikel Terkait
Kira Bandung Gagal Lolos, Perjuangan di Dangdut Academy 8 Terhenti
Barbie Kumalasari Dukung Perlindungan Pekerja Perfilman dan Ekonomi Kreatif
Minola Sebayang Pertanyakan Audit Internal dalam Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah
Adit Sopo Jarwo Kembali Tayang di RTV Mulai 5 Oktober 2026