Suzuki Fronx GL Manual Tiga Pedal, Simak Fitur dan Detailnya

Rabu, 23/09/2026
 Suzuki Fronx GL Manual Tiga Pedal, Simak Fitur dan Detailnya
Suzuki Fronx GL

Citraselebriti — Suzuki Fronx GL dengan transmisi manual menjadi salah satu pilihan bagi konsumen yang masih menyukai sensasi berkendara dengan tiga pedal. Varian ini hadir sebagai tipe non-hybrid dalam jajaran Fronx.

Suzuki Fronx GL manual yang dibahas hadir dalam warna hitam. Selain hitam, varian GL tersedia dalam pilihan warna putih dan abu-abu.

Dari sisi eksterior, Fronx GL menggunakan pelek dual-tone berukuran 16 inci dengan ban berprofil 195/60. Desain pelek tersebut disebut memiliki kemiripan dengan tipe GX.

Sistem pengereman bagian depan sudah menggunakan cakram, sedangkan roda belakang masih menggunakan rem tromol. Kaca spion dan handle pintu menggunakan warna bodi, sementara bagian eksterior juga dilengkapi body molding dan aksen trim hitam.

Beralih ke bagian belakang, Fronx GL dilengkapi emblem Fronx, rear defogger, antena model shark fin, serta wiper belakang. Karena merupakan varian non-hybrid, bagian belakang tidak memiliki emblem hybrid.

Fronx GL juga sudah dibekali kamera parkir belakang dan empat sensor parkir. Bagian bawah bumper menggunakan aksen warna silver, sementara knalpot berada di sisi kanan.

Untuk ruang bagasi, Suzuki Fronx memiliki kapasitas yang cukup luas dengan bentuk ruang yang relatif dalam. Ban serep ditempatkan di dalam area bagasi, lengkap dengan dongkrak dan tray penyimpanan.

Masuk ke bagian interior, Suzuki Fronx GL masih menggunakan kunci konvensional dan belum dilengkapi fitur keyless entry. Pengemudi mendapatkan tombol Electronic Stability Program serta tombol sensor parkir. Posisi sorot lampu utama juga dapat disesuaikan.

Setir Fronx GL hanya memiliki pengaturan tilt dan belum tersedia pengaturan telescopic. Varian ini juga belum dilengkapi cruise control maupun head-up display.

Untuk hiburan, tersedia head unit berukuran 7 inci yang sudah terhubung dengan kamera parkir belakang. Interior menggunakan jok berwarna hitam dengan aksen burgundy. Meski menjadi varian GL, posisi ketinggian jok pengemudi masih dapat disesuaikan.

Salah satu ciri utama varian ini adalah penggunaan transmisi manual dengan tiga pedal, yakni pedal kopling, rem, dan gas. Sementara itu, tipe GX juga tersedia dengan transmisi manual, tetapi sudah menggunakan teknologi hybrid.

Pada baris kedua, ruang kabin disebut cukup lega untuk sebuah SUV kompak. Penumpang belakang mendapatkan ventilasi AC, serta port USB Type-A dan Type-C.

Trim pintu belakang menggunakan warna hitam dengan aksen burgundy, dilengkapi tombol power window, cup holder, dan speaker.

Karena Fronx GL merupakan varian non-hybrid, bagian bawah jok pengemudi tidak memiliki baterai lithium seperti yang digunakan pada model hybrid. Area tersebut justru digunakan untuk menempatkan perlengkapan keselamatan berupa alat pemadam api.

Dengan kombinasi transmisi manual, desain eksterior dual-tone, kamera serta sensor parkir, dan sejumlah fitur interior, Suzuki Fronx GL menjadi pilihan bagi konsumen yang masih menginginkan pengalaman berkendara dengan transmisi manual.

Tags

Terkini