Citraselebriti — Tim kuasa hukum Onyo membantah sejumlah tudingan terkait dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama kliennya. Bantahan tersebut disampaikan dalam jumpa pers yang digelar di Kafe Kawan, kawasan MNC Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Senin (14/9).
Kuasa hukum Onyo menegaskan bahwa tudingan mengenai adanya permintaan untuk memesan perempuan hingga dugaan pemaksaan hubungan badan tidak benar. Menurut mereka, tudingan tersebut dinilai terlalu jauh dan tidak sesuai dengan fakta yang mereka temukan.
“Hal itu sudah pasti tidak benar. Menurut kami, dugaan tersebut terlalu liar,” ujar kuasa hukum Onyo.
Kuasa hukum juga membantah adanya dugaan bekas cupang maupun kontak fisik yang mengarah pada pelecehan seksual. Mereka menyebut tidak ada tindakan seperti yang dituduhkan terhadap Onyo.
“Pelecehan saja tidak ada, apalagi mengarah ke hal yang tadi disebutkan, seperti cupang. Itu pasti tidak ada,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Onyo turut menjelaskan kronologi keberadaannya di lokasi kejadian. Ia mengatakan datang ke tempat tersebut bukan untuk menemui perempuan yang kemudian disebut dalam tudingan, melainkan untuk karaoke bersama teman-temannya setelah selesai menjalani aktivitas syuting.
“Aku datang ke situ karena memang pengin karaokean sama teman-teman. Habis pulang syuting aku pengin karaoke sama teman-teman. Memang nyanyi-nyanyi saja,” kata Onyo.
Onyo bahkan menyebut dirinya memiliki sejumlah video saat bersama teman-temannya di tempat tersebut. Menurutnya, rekaman tersebut menunjukkan aktivitas mereka selama berada di lokasi.
“Aku punya video-video dari teman-temanku saat kita nyanyi. Tidak ada melakukan hal-hal seperti yang dibilang tadi, melakukan pelecehan seksual,” ujarnya.
Onyo juga menjelaskan mengenai momen ketika dirinya menyadari ada seorang perempuan yang menangis. Ia mengaku langsung menanyakan alasan perempuan tersebut menangis karena ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi
“Pas dia sudah nangis, aku pun tanya kenapa nangis. Aku tadi dengan baik-baik pengin tahu alasannya kenapa,” tutur Onyo.
Namun, menurut Onyo, perempuan tersebut tidak memberikan jawaban. Ia mengatakan tetap berada di sekitar perempuan tersebut dan berusaha memastikan alasan dirinya menangis.
“Aku tidak ninggalin cewek itu. Aku tetap tanya sama dia, memastikan karena aku pengin tahu jawabannya kenapa nangis,” katanya.
Onyo juga membantah adanya percakapan maupun kontak fisik sebelumnya dengan perempuan tersebut. Ia mengaku justru seorang teman perempuan tersebut yang kemudian datang dan menarik baju serta tangannya.
“Teman yang satunya datang tanpa tahu konteks dia nangis itu kenapa. Tiba-tiba tarik bajuku dan tarik tanganku. Aku tidak bereaksi, aku diam saja,” jelas Onyo.
Onyo kemudian meminta perempuan tersebut untuk menanyakan langsung kepada orang yang bersangkutan mengenai alasan dirinya menangis.
Sementara itu, kuasa hukum Onyo mengatakan pihaknya masih melakukan pengumpulan informasi terkait kejadian tersebut. Mereka telah mendatangi lokasi dan meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap.
“Kita sudah melakukan survei ke lokasi, menanyakan saksi dan sebagainya. Kita tidak mau menerima mentah-mentah pernyataan Onyo saja. Kita mau lihat dari teman-temannya dan orang-orang di sekitarnya pada saat itu,” kata kuasa hukum.
Dari penelusuran tersebut, kuasa hukum mengklaim belum menemukan saksi yang menyatakan bahwa Onyo melakukan tindakan seperti yang dituduhkan.
“Yang kita dapatkan tidak ada satu pun orang yang bilang bahwa Onyo melakukan itu,” ujarnya.
Terkait dugaan pengaruh alkohol, Onyo juga membantah dirinya berada dalam kondisi mabuk saat berada di lokasi. Ia mengaku fokus berkumpul dan bernyanyi bersama teman-temannya sehingga tidak terlalu memperhatikan orang lain di sekitar.
“Aku tidak dalam pengaruh alkohol. Aku konsennya cuma sama teman-teman. Aku memang niatnya ke sana cuma nyanyi-nyanyi sama teman-teman, jadi aku tidak memperhatikan mereka,” ungkapnya.
Mengenai CCTV, kuasa hukum Onyo mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendatangi lokasi untuk mencari rekaman yang dapat membantu mengungkap kejadian tersebut. Namun, menurut mereka, tidak terdapat kamera CCTV di dalam ruangan.
“Kita kemarin sudah ke sana dan di dalam ruangan ternyata tidak ada CCTV. Adanya CCTV di tangga,” kata kuasa hukum.
Untuk rekaman CCTV di area tangga, pihaknya menyerahkan kemungkinan pengambilan bukti tersebut kepada kepolisian agar prosesnya dilakukan sesuai prosedur hukum.
Sementara untuk kondisi di dalam ruangan, kuasa hukum menyebut pihaknya akan mengandalkan keterangan para saksi. Mereka menegaskan Onyo disebut tidak pernah berduaan dengan perempuan mana pun di lokasi tersebut.
“Di dalam ruangan kita akan kuatkan dengan saksi karena di dalam ruangan itu Onyo tidak pernah berduaan dengan perempuan siapapun. Itu perlu digarisbawahi,” tegasnya.
Kuasa hukum juga menggambarkan kondisi lokasi yang menurut mereka cukup terbuka dan ramai. Mereka mengatakan posisi Onyo berada di area dekat toilet yang dapat dilihat oleh banyak orang.
“Tempatnya besar dan banyak orang. Tidak mungkin Onyo melakukan hal tidak senonoh, apalagi di depan orang banyak,” ujarnya.
Terkait kemungkinan langkah hukum terhadap pihak yang membuat tudingan, kuasa hukum Onyo belum memastikan apakah akan membuat laporan balik. Mereka memilih melihat perkembangan proses hukum terlebih dahulu.
“Kalau untuk laporan balik dan sebagainya kita lihat dulu perkembangannya. Kita tidak menutup adanya perdamaian dan sebagainya. Kita tidak menutup arah ke sana,” katanya.
Kuasa hukum menilai kasus tersebut memberikan tekanan secara mental kepada Onyo. Sebagai figur publik, pemberitaan mengenai dugaan tersebut disebut berpotensi menimbulkan dampak terhadap kondisi psikologis maupun pekerjaannya.
“Onyo tidak melakukan hal itu, keterangannya seperti itu. Sekarang dia dituduh dengan sebegini viralnya. Dengan posisi dia sebagai public figure pasti down secara mental,” ungkap kuasa hukum.
Onyo sendiri mengatakan keluarganya turut memberikan perhatian setelah mengetahui kabar tersebut. Ia menyebut sang ayah memberikan nasihat agar dirinya lebih berhati-hati ke depannya.
“Kalau respons dari ayah, dia bilang lain kali lebih hati-hati. Dinasihati seperti seorang ayah menasihati anaknya,” kata Onyo.
Sementara mengenai adanya tudingan lain yang menyebut perempuan lain juga mengalami kejadian serupa dengan teman Onyo, kuasa hukum memilih tidak memberikan tanggapan. Mereka menegaskan fokus pada perkara yang secara langsung berkaitan dengan kliennya.
“Kita tidak merespons tuduhan yang lain. Selain tuduhan kepada klien kami, kita fokus ke klien kita saja,” ujar kuasa hukum.
Kuasa hukum juga mengaku hingga kini belum mengetahui identitas dua perempuan yang disebut berada di lokasi tersebut. Menurut mereka, kedua perempuan itu disebut tiba-tiba masuk ke ruangan tempat Onyo bersama teman-temannya.
“Sampai detik ini kita tidak tahu mereka siapa. Hanya orang yang tiba-tiba masuk ke room, Onyo pun tidak tahu itu siapa,” katanya.
Onyo membenarkan pernyataan tersebut. Ia mengatakan dirinya tidak mengenal kedua perempuan tersebut sebelumnya.
“Aku kalau ditanya juga tidak tahu mereka sama sekali. Aku ingat wajahnya, tapi tidak kenal sama sekali,” ujar Onyo.
Ia kembali menegaskan bahwa sebelum kejadian tersebut tidak pernah terjadi kontak fisik antara dirinya dengan perempuan yang dimaksud, termasuk bersalaman maupun bentuk kontak lainnya.
“Enggak ada. Makanya soal tarik tangan itu tadi kita bantah. Tidak pernah menarik tangan, apalagi melakukan kekerasan seksual,” tegas Onyo.
Setelah munculnya persoalan tersebut, Onyo mengaku akan lebih berhati-hati dalam memilih lingkungan pertemanan dan orang-orang yang berada di sekitarnya.
Pihak Onyo kini masih menunggu perkembangan proses hukum sembari mengumpulkan keterangan dan bukti dari lokasi kejadian.