Citraselebriti — Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, memberikan tanggapan terkait kabar adanya laporan di Polda Metro Jaya yang disebut-sebut berkaitan dengan putra angkat Ruben, Betrand Peto atau yang akrab disapa Onyo.
Minola mengaku hingga saat ini belum mendapatkan informasi resmi dan pasti mengenai laporan tersebut. Ia juga belum mengetahui secara jelas status Betrand dalam laporan tersebut, apakah sebagai terlapor, saksi, atau pihak lain yang ikut disebut dalam perkara.
“Saya masih belum dapat informasi yang pasti terkait masalah laporan di Polda Metro Jaya. Ruben juga kelihatannya belum dapat informasi yang pasti dan belum bicara dengan Onyo mengenai peristiwa yang patut diduga atau diduga ada kaitannya dengan Onyo,” ujar Minola saat diwawancarai melalui Zoom.
Menurut Minola, informasi yang beredar sejauh ini masih bersifat sepihak. Karena itu, ia memilih tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum mendapatkan penjelasan resmi dari pihak kepolisian maupun Betrand sendiri.
Minola mengatakan, dirinya sempat berkomunikasi singkat dengan Ruben. Dari komunikasi tersebut, Ruben mendapat informasi dari salah seorang teman Betrand bahwa Betrand disebut tidak terlibat dalam perkelahian atau keributan yang terjadi.
“Kalau informasi dari temannya Onyo mengatakan bahwa Onyo itu tidak terlibat dalam perkelahian atau apa pun yang disangkakan dilakukan oleh Onyo sesuai dengan pemberitaan yang ada. Menurut temannya, yang berkelahi itu adalah temannya Onyo. Kenapa mesti Onyo yang dilaporkan? Ini yang perlu kami telusuri dan gali lebih dalam lagi,” jelas Minola.
Meski demikian, Minola menegaskan informasi tersebut baru berdasarkan komunikasi singkat dan belum dapat dijadikan kesimpulan. Ia masih perlu mendengar keterangan langsung dari Betrand serta teman-teman yang berada bersamanya ketika kejadian berlangsung.
Menurut Minola, terdapat kemungkinan Betrand berada di lokasi namun tidak terlibat langsung dalam keributan. Ia juga belum mengetahui apakah Betrand sempat ikut melerai atau menengahi perkelahian tersebut.
“Jadi banyak kemungkinan-kemungkinan, apakah Onyo ikut melerai atau ikut menengahi, ini yang kita enggak tahu. Tapi kalau dari apa yang dikatakan Ruben, sepertinya keributan itu bukan berawal dari Onyo. Yang ribut adalah teman-temannya Onyo,” katanya.
Minola juga mengingatkan agar masyarakat maupun netizen tidak memberikan kesimpulan atau penghakiman terlalu dini terhadap Betrand. Sebab, laporan yang masuk ke kepolisian masih harus melalui proses hukum untuk mengetahui apakah terdapat tindak pidana dan siapa pihak yang bertanggung jawab.
Ia menekankan pentingnya asas praduga tidak bersalah dalam kasus tersebut.
“Jangan kita terlalu dini untuk menyimpulkan sesuatu peristiwa hukum yang masih belum jelas kepastiannya. Ini juga berkaitan dengan asas praduga tidak bersalah. Setiap orang tidak dapat kita katakan telah melakukan tindak pidana sebelum ada putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap,” tutur Minola.
Minola menyebut laporan yang dikabarkan masuk ke Polda Metro Jaya juga belum tentu langsung masuk ke tahap penyidikan. Menurutnya, kepolisian masih dapat melakukan proses penyelidikan terlebih dahulu untuk menentukan ada atau tidaknya tindak pidana berdasarkan laporan dan bukti yang tersedia.
Ia juga menyampaikan bahwa Ruben sendiri terkejut ketika mendapat pertanyaan dari awak media mengenai kabar laporan tersebut saat menghadiri acara pernikahan seorang rekan artis.
“Ruben juga mengatakan dia tidak paham, tiba-tiba teman-teman media bertanya kepada dia ketika dia menghadiri satu acara pernikahan sesama teman artis,” ujar Minola.
Terkait langkah selanjutnya, Minola mengatakan Ruben akan terlebih dahulu berbicara langsung dengan Betrand. Ruben ingin mendengar cerita dari putranya secara jujur mengenai apa yang sebenarnya terjadi.
“Ruben menunggu momen yang tepat hari ini untuk bertanya dulu dengan Onyo. Ruben mengatakan, Onyo harus jujur. Apa pun yang terjadi, dia harus jujur menyampaikannya. Kalau memang ada, ya ada. Kalau enggak ada, ya enggak ada,” kata Minola.
Ruben, lanjut Minola, tidak ingin Betrand membuat cerita yang tidak sesuai fakta atau menutup-nutupi kejadian. Sebab, fakta sebenarnya nantinya dapat diketahui melalui keterangan saksi, rekaman kamera pengawas atau CCTV, serta bukti-bukti lainnya.
“Jangan membuat suatu cerita yang tidak benar, karena pasti akan ada saksi, ada CCTV, ada banyak hal yang akan mengungkap peristiwa yang sebenarnya seperti apa,” ujarnya.
Minola juga membantah jika dirinya sudah memperoleh informasi langsung dari pihak kepolisian mengenai perkara tersebut. Ia mengaku belum menerima penjelasan resmi dari Polda Metro Jaya terkait laporan yang dimaksud.
Saat ditanya mengenai informasi bahwa laporan tersebut berkaitan dengan dugaan TPKS, Minola kembali menegaskan bahwa dirinya belum memperoleh informasi resmi dari kepolisian.
“Saya belum dapat informasi dari pihak kepolisian. Saya juga belum dapat informasi secara jelas dan tegas dari pihak Ruben maupun dari pihak yang lain. Jadi saya tidak bisa pastikan apa yang terjadi itu,” tegasnya.
Minola mengatakan pihaknya untuk sementara memilih menunggu keterangan dari Betrand dan teman-temannya yang berada bersamanya pada malam kejadian. Menurut dia, keterangan dari orang-orang yang berada di lokasi penting untuk membantu mengungkap kronologi sebenarnya.
“Kita dengar dulu dari Onyo, dengar juga dari teman-temannya. Karena enggak mungkin adanya suatu kejadian di satu tempat yang tahu cuma mereka saja. Pasti ada pihak-pihak lain yang melihat dan mengetahuinya,” ucap Minola.
Ia memastikan pihak Ruben tidak memiliki keinginan untuk menutupi fakta apabila memang Betrand terlibat dalam suatu peristiwa.
“Kalau memang Onyo ada berbuat, ya mengaku berbuat. Jangan berbohong dan menutup-nutupi. Tapi kalau tidak berbuat, dia juga harus berani dengan tegas mengatakan tidak berbuat,” katanya.
Minola kembali meminta semua pihak bersabar menunggu proses hukum berjalan. Ia berharap persoalan tersebut dapat segera menemukan titik terang berdasarkan fakta dan bukti yang ada.
“Jadi kita biarkan saja semua berjalan secara natural. Tidak perlu terlalu reaktif. Suatu peristiwa hukum pasti akan terungkap kebenarannya. Kita doakan semuanya berjalan dengan baik, prosesnya cepat, dan apa pun yang terbaik itulah yang terjadi dalam proses ini,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Inovasi Perlengkapan Camping Futuristik untuk Petualangan Outdoor
Dasha Rilis “Memo”, Lagu tentang Keputusan Meninggalkan Hubungan yang Tak Lagi Berjalan
Verdavainne Hadirkan Eksplorasi Warna dan Bentuk pada Koleksi Spring-Summer 2027 di NYFW
Aston Martin AMB 002 Roadster, Motor Gahar 130 HP dengan Rangka Titanium