Citraselebriti.com – Sophia Laforteza untuk sementara waktu memilih mengutamakan kesehatan dan pemulihan dirinya. Member grup KATSEYE tersebut mengumumkan akan mengambil jeda dari berbagai aktivitas promosi bersama grup.
Pengumuman tersebut disampaikan oleh HYBE x Geffen Records melalui situs resmi KATSEYE pada Kamis, 7 Agustus 2026. Keputusan ini diambil hampir enam bulan setelah rekan satu grupnya, Manon Bannerman, lebih dulu mengumumkan hiatus.
“Kami sangat menyesal menyampaikan bahwa Sophia untuk sementara tidak dapat berpartisipasi dalam kegiatan promosi mendatang,” demikian pernyataan HYBE x Geffen Records.
Manajemen juga memahami kekecewaan para penggemar KATSEYE, yang dikenal dengan sebutan EYEKONS, karena tidak dapat melihat Sophia tampil di atas panggung. Namun, pihak manajemen menegaskan bahwa kesehatan mental dan kesejahteraan Sophia menjadi prioritas utama.
“Kami memahami betapa EYEKONS menantikan untuk melihat Sophia di atas panggung, tetapi sangat penting bagi kesehatan mental dan kesejahteraannya untuk menjadi prioritas,” lanjut pernyataan tersebut.
Sophia disebut telah mendapatkan dukungan penuh selama menjalani masa pemulihan. Namun, berdasarkan saran tenaga medis, perempuan berusia 23 tahun itu perlu mengambil waktu khusus untuk beristirahat lebih panjang sekaligus menjalani perawatan berkelanjutan demi memastikan proses pemulihan berjalan optimal.
Meski Sophia disebut masih memiliki keinginan untuk terus menjalankan aktivitas bersama KATSEYE, manajemen memutuskan bahwa dirinya perlu beristirahat hingga September 2026. Kondisi kesehatan Sophia akan kembali dievaluasi pada periode tersebut sebelum menentukan langkah selanjutnya.
KATSEYE saat ini beranggotakan Sophia Laforteza, Yoonchae, Daniela Avanzini, Lara Raj, dan Megan Skiendiel. Sebelumnya, Manon Bannerman juga telah mengambil jeda dari aktivitas grup.
HYBE x Geffen Records menegaskan bahwa kesehatan, keselamatan, serta kesejahteraan jangka panjang para artis akan selalu menjadi prioritas utama.
Keputusan Sophia untuk beristirahat menjadi pengingat bahwa di tengah padatnya aktivitas industri musik, kesehatan mental dan fisik para musisi tetap menjadi hal yang tidak dapat diabaikan.