Cord 810 1936, Mobil Amerika dengan Lampu Tersembunyi dan Penggerak Roda Depan

Rabu, 16/09/2026
 Cord 810 1936, Mobil Amerika dengan Lampu Tersembunyi dan Penggerak Roda Depan
Cord 810 menjadi salah satu mobil Amerika era 1930-an

Citraselebriti — Cord 810 menjadi salah satu mobil Amerika era 1930-an yang menawarkan desain dan teknologi tidak biasa untuk zamannya. Diperkenalkan untuk model tahun 1936, mobil ini menggabungkan penggerak roda depan, lampu utama tersembunyi, serta sistem transmisi empat percepatan dengan mekanisme pemilihan gigi yang memanfaatkan sakelar elektrik dan aktuator vakum.

Cord 810 diperkenalkan pada akhir 1935 untuk model tahun 1936. Mobil ini kemudian hadir kembali sebagai Cord 812 untuk model tahun 1937 sebelum Auburn Automobile Company menghentikan produksi merek Cord.

Desainnya dibuat oleh Gordon Buehrig dengan tampilan yang berbeda dari mobil Amerika pada masa tersebut. Bagian depan mobil dikenal dengan sebutan “coffin nose”, dilengkapi grille melingkar dengan desain berlouver, kap mesin dengan engsel belakang, engsel pintu tersembunyi, serta kaca depan model split windshield.

Salah satu fitur paling ikonik adalah lampu utama yang disembunyikan di dalam fender depan. Lampu tersebut dapat dinaikkan secara mekanis menggunakan tuas engkol yang ditempatkan di dashboard.

Namun, keunikan Cord 810 tidak berhenti pada desain eksterior. Mobil ini menggunakan sistem penggerak roda depan, sebuah konfigurasi yang tergolong tidak lazim untuk mobil Amerika pada era tersebut.

Di balik kap mesinnya terdapat mesin Lycoming V8 naturally aspirated berkapasitas 289 cubic inch atau sekitar 4,7 liter. Mesin tersebut menggunakan tiga main bearing, cylinder head berbahan aluminium, serta katup samping dengan posisi hampir horizontal. Sistem bahan bakarnya menggunakan satu karburator Stromberg downdraft.

Tenaga mesin disalurkan melalui transaxle empat percepatan Detroit Gear yang ditempatkan di bagian depan mesin. Sistem pemindahan giginya juga menjadi salah satu inovasi paling menarik.

Pengemudi memilih posisi gigi melalui sakelar elektrik yang berada di kolom kemudi. Ketika pedal kopling ditekan, rangkaian listrik akan mengaktifkan silinder vakum pada transaxle untuk menjalankan perpindahan gigi yang telah dipilih.

Sistem tersebut membuat Cord 810 memiliki mekanisme perpindahan gigi yang terdengar sangat modern untuk ukuran mobil tahun 1936. Transaxle pada unit ini disebut pernah direkondisi oleh spesialis pada dekade 1990-an.

Untuk sistem pengereman, Cord 810 menggunakan rem tromol hidrolis pada keempat roda. Suspensi depan memakai trailing arm independen dengan transverse leaf spring, sedangkan bagian belakang menggunakan gardan solid dengan semi-elliptical leaf springs.

Mobil ini menggunakan pelek baja sewarna bodi dengan penutup krom dan ban wide whitewall. Bagian atapnya juga telah dilengkapi convertible top berwarna hitam.

Sementara itu, kabinnya menawarkan dua baris tempat duduk dengan pelapis kulit merah. Interior tersebut dipadukan dengan karpet marun, jendela samping model roll-up, jendela quarter belakang yang dapat ditarik, dua glove box, heater, serta radio dengan rotary dial.

Dashboard berwarna merah dengan panel bergaya machine-turned menjadi tempat berbagai instrumen, termasuk speedometer dengan skala hingga 120 mph, tachometer hingga 5.000 rpm, jam, serta indikator temperatur coolant, bahan bakar, tekanan oli, dan amperage.

Odometer lima digit pada mobil tersebut menunjukkan jarak tempuh sekitar 39.000 mil. Berdasarkan informasi yang tersedia, sekitar 50 mil di antaranya ditambahkan selama kepemilikan terakhir.

Unit Cord 810 Phaeton tersebut juga memiliki sejarah kepemilikan yang terdokumentasi hingga dekade 1940-an. Pada 1988, mobil dibeli seorang kolektor yang kemudian melakukan proses restorasi pada dekade 1990-an.

Setelah restorasi tersebut, mobil memperoleh sejumlah penghargaan, termasuk AACA National Senior First Prize dan CCCA Senior Premier Honors. Mobil kemudian berpindah tangan ke pemilik di Florida sebelum kembali berganti pemilik pada 2008.

Restorasi berikutnya dilakukan pada periode sekitar 2009 hingga 2017, meliputi pengecatan ulang, pelapisan kembali interior dengan kulit merah, penggantian komponen brightwork, serta pemasangan atap convertible berwarna hitam.

Mobil tersebut juga tercatat mengikuti sejumlah kegiatan otomotif klasik, termasuk CCCA caravans dan Glidden Tour. Dokumen yang menyertai unit ini mencakup sertifikasi ACD Club, buku manual pemilik, brosur, sejumlah penghargaan, invoice sejak 2009, serta registrasi New York yang dapat dialihkan.

Cord 810 hanya diproduksi dalam waktu relatif singkat. Setelah diperkenalkan pada 1936 dan kembali sebagai Cord 812 pada 1937, produksi merek Cord akhirnya dihentikan bersama berakhirnya produksi oleh Auburn Automobile Company.

Kini, Cord 810 menjadi bagian penting dari sejarah otomotif Amerika karena memperlihatkan keberanian produsen menghadirkan teknologi yang tidak lazim pada masanya. Perpaduan penggerak roda depan, lampu tersembunyi, desain futuristis, serta transmisi dengan pemilihan gigi elektrik dan aktuator vakum membuat mobil ini memiliki karakter yang berbeda dibandingkan kendaraan seangkatannya.

Untuk unit yang ditawarkan tersebut, informasi mengenai harga jual awal maupun harga lelang saat ini tidak tersedia dalam data yang diberikan. Karena itu, tidak ada angka harga yang dapat dipastikan dari informasi tersebut.

Tags

Terkini