Jetour G700 Tawarkan SUV Hybrid 892 HP dengan Kemampuan Off-Road Ekstrem

Rabu, 16/09/2026
Jetour G700 Tawarkan SUV Hybrid 892 HP dengan Kemampuan Off-Road Ekstrem
Jetour G700 menjadi salah satu SUV

Citraselebriti — Jetour G700 menjadi salah satu SUV yang menawarkan perpaduan antara performa bertenaga, kemampuan off-road, teknologi elektrifikasi, serta fitur kabin berteknologi tinggi. SUV berbasis body-on-frame ini diklaim memiliki bobot sekitar 6.700 pound atau lebih dari 3 ton dan menghasilkan tenaga hingga 892 horsepower.

Jetour G700 memiliki dimensi panjang 204,6 inci atau sekitar 5,2 meter dan lebar 80,7 inci atau sekitar 2,05 meter. Tampilan eksteriornya mengusung desain kotak khas kendaraan off-road dengan grille berukuran besar, lampu LED, bumper tebal, serta tow hook yang terhubung langsung ke sasis.

Bagian bawah kendaraan dilengkapi skid plate untuk melindungi komponen penting, termasuk sistem hybrid, ketika digunakan di medan berbatu. Ground clearance-nya disebut mencapai 320 mm atau 12,6 inci.

Pada bagian samping, Jetour G700 menggunakan pelek berukuran 20 inci yang dibalut ban all-terrain 275/60 R20. SUV ini juga memiliki side step elektrik yang otomatis keluar ketika pintu dibuka dan kembali masuk agar tidak mudah terkena rintangan ketika melintasi medan berat.

Salah satu kemampuan yang menjadi perhatian adalah kemampuan melibas genangan air. Jetour G700 diklaim memiliki wading depth hingga 970 mm atau sekitar 38 inci dan mampu bertahan di air dalam selama sekitar 40 menit. Materi sumber juga menyebut kendaraan ini pernah digunakan untuk melintasi Sungai Yangtze dalam pengujian dengan jarak sekitar 1,5 kilometer.

Di bagian belakang, desain dibuat tegak dengan ban serep berukuran penuh yang ditempatkan pada pintu bagasi. Lampu belakang LED tiga dimensi menjadi salah satu ciri khas desainnya. Tersedia pula tow hook dan akses menuju roof rack melalui tangga yang terintegrasi.

Mesin Hybrid 892 HP

Jetour G700 menggunakan sistem plug-in hybrid yang mengombinasikan mesin bensin 2.0 liter turbocharged dengan dua motor listrik. Mesin pembakaran internalnya menghasilkan sekitar 208 horsepower.

Ketika seluruh sistem bekerja bersama, tenaga gabungan diklaim mencapai 892 horsepower dengan torsi sekitar 795 Nm. Sistem tersebut dipadukan dengan transmisi hybrid dedicated dua percepatan dan sistem penggerak empat roda.

Untuk sumber tenaga listrik, G700 menggunakan baterai berkapasitas 34,1 kWh. Dalam mode listrik murni, SUV ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 150 kilometer.

Sementara itu, jarak tempuh gabungan dengan baterai terisi dan bahan bakar penuh diklaim mencapai sekitar 1.400 kilometer. Sistem 800 volt juga memungkinkan pengisian baterai dari 30 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 10-15 menit menggunakan pengisian cepat.

Teknologi Off-Road

Jetour G700 tidak hanya mengandalkan tenaga besar. Sistem penggerak listriknya memungkinkan kendaraan melakukan manuver yang biasanya sulit dilakukan SUV berukuran besar.

Salah satunya adalah kemampuan tank turn, yaitu kendaraan dapat berputar hampir 360 derajat di tempat dengan mengatur distribusi torsi roda secara berlawanan.

G700 juga dibekali kemampuan crab walk yang memungkinkan kendaraan bergerak secara diagonal. Fitur tersebut dapat membantu ketika kendaraan harus bermanuver di jalur sempit atau menghindari batu dan rintangan tanpa banyak mengubah arah bagian depan kendaraan.

Untuk meningkatkan kemampuan berkendara di medan berat, SUV ini menggunakan sistem suspensi udara serta kontrol peredaman yang dapat menyesuaikan karakter suspensi berdasarkan kondisi jalan.

Dilengkapi 28 Sensor dan Teknologi Huawei

Dari sisi keselamatan dan bantuan berkendara, Jetour G700 disebut menggunakan 28 elemen sensor yang terdiri dari lima radar gelombang milimeter, 11 kamera beresolusi tinggi, serta 12 sensor ultrasonik.

Sistem bantuan berkendara yang dikembangkan bersama Huawei tersebut mencakup navigasi di jalan raya dan medan off-road, pemantauan titik buta, peringatan tabrakan depan, pengereman darurat otomatis, serta sistem parkir otomatis.

G700 juga memiliki kamera yang memberikan tampilan bagian bawah kendaraan melalui fitur transparent chassis view. Teknologi tersebut membantu pengemudi melihat posisi roda ketika melewati medan berbatu.

Fitur unik lainnya adalah sistem drone yang ditempatkan pada bagian atap. Drone tersebut dapat diterbangkan untuk memantau kondisi jalur di depan kendaraan dan mengirimkan gambar udara ke layar di dalam kabin.

Kabin dengan Layar 35,4 Inci

Masuk ke dalam kabin, Jetour G700 mengusung konsep SUV premium dengan layar digital berukuran besar. Salah satu yang paling menonjol adalah layar 35,4 inci yang membentang dari area pengemudi hingga sisi penumpang.

Di bagian tengah terdapat layar infotainment 15,6 inci. Sistem hiburannya didukung prosesor Snapdragon 8255 dan asisten suara berbasis AI dengan pengaturan hingga empat zona.

Kursinya menggunakan material kulit perforated dengan fitur pemanas, ventilasi, dan pijat. Konsol tengah juga dilengkapi kompartemen pendingin serta dua wireless charging.

Untuk penumpang belakang tersedia layar 17,3 inci yang dapat diturunkan dari plafon. Sistem audio surround dengan speaker yang terintegrasi pada headrest turut disediakan.

Jetour G700 dapat dikonfigurasi sebagai SUV lima penumpang maupun enam penumpang. Pada versi enam penumpang, baris kedua menggunakan captain seat dengan pengaturan posisi dan zona pendingin udara tersendiri.

Bisa Menjadi Sumber Listrik

Sebagai kendaraan plug-in hybrid, G700 juga memiliki fungsi vehicle-to-load (V2L) dengan daya hingga 6,6 kW. Fitur tersebut memungkinkan kendaraan digunakan sebagai sumber listrik untuk berbagai kebutuhan, termasuk perlengkapan berkemah, lampu, proyektor, hingga lemari pendingin.

Fitur lain yang cukup unik adalah sistem generator oksigen untuk kondisi dataran tinggi. Sistem tersebut dirancang untuk meningkatkan kadar oksigen di dalam kabin ketika kendaraan digunakan pada ketinggian tertentu.

Harga Mulai Sekitar Rp700 Jutaan di China

Di China, Jetour G700 dilaporkan meluncur dengan harga mulai sekitar US$46.300 atau setara Rp700 jutaan jika dikonversikan secara kasar. Untuk varian tertinggi, harganya disebut berada di kisaran US$58.200 atau sekitar Rp900 jutaan.

SUV ini juga disebut mulai memasuki sejumlah pasar internasional, termasuk Uni Emirat Arab, Filipina, dan Australia.

Meski menawarkan spesifikasi tinggi, sejumlah pengguna awal dilaporkan menemukan beberapa kendala perangkat lunak, termasuk layar infotainment yang sesekali mengalami freeze. Batas kecepatan pada fitur cruise control juga sempat menjadi perhatian pada tahap awal penggunaan.

Selain itu, bobot kendaraan yang mencapai lebih dari 3 ton membuat karakter pengendaliannya tetap terasa ketika bermanuver cepat. Konsumsi dan jarak tempuh dalam penggunaan nyata juga disebut tidak selalu mencapai angka klaim maksimal 1.400 kilometer.

Jetour G700 pada akhirnya menawarkan pendekatan berbeda terhadap SUV plug-in hybrid. Kombinasi tenaga hampir 900 horsepower, kemampuan off-road, sistem penggerak listrik, teknologi bantuan berkendara, kabin premium, hingga fitur seperti tank turn, crab walk, drone dan V2L membuatnya menonjol di segmen SUV berukuran besar.

Namun, ketersediaan dan spesifikasi G700 di setiap negara tetap bergantung pada regulasi serta konfigurasi pasar masing-masing.

Tags

Terkini