Citraselebriti — Film “Once Upon a Time in the Middle East” menghadirkan kisah keluarga yang berpadu dengan situasi penuh ketegangan di kawasan Timur Tengah. Film ini dibintangi aktor China Shen Teng.
Cerita dalam film menampilkan sosok yang memandang kehidupan keluarga sebagai hal utama. Ia meyakini tidak ada yang lebih penting dibandingkan makan dengan baik dan membesarkan anak-anak.
Namun, kehidupan yang dijalani kemudian berubah ketika ia berada dalam situasi yang penuh tekanan. Sejumlah adegan memperlihatkan kepanikan, teriakan, hingga kondisi yang mengharuskan karakter utama menghadapi berbagai persoalan.
Dalam salah satu adegan, karakter Shen Teng ditanya mengenai tujuan kedatangannya ke sebuah negara. Cerita kemudian membawa penonton ke sebuah restoran yang digambarkan sebagai tempat yang menawarkan makanan sekaligus kedamaian.
Situasi semakin rumit ketika muncul persoalan terkait perjalanan dan keluarga. Karakter utama bahkan mengungkapkan keinginannya untuk segera kembali, sementara dialog lainnya mempertanyakan hubungan dan kesepakatan yang telah dibuat.
Trailer juga menampilkan percakapan dalam beberapa bahasa, termasuk Mandarin dan bahasa Arab, yang memperkuat latar cerita di kawasan Timur Tengah.
Di tengah situasi tersebut, nilai keluarga tetap menjadi bagian penting dari cerita. Gagasan mengenai makan bersama dan membesarkan anak kembali muncul sebagai refleksi tentang kehidupan yang sederhana di tengah keadaan yang tidak menentu.
“Once Upon a Time in the Middle East”, Shen Teng tampil dalam cerita yang memadukan unsur keluarga, komedi, perjalanan, serta ketegangan berlatar kawasan Timur Tengah.