Czinger 21C Spyder Resmi Diperkenalkan, Hypercar Atap Terbuka Bertenaga 1.250 HP

- Senin, 17/08/2026
 Czinger 21C Spyder Resmi Diperkenalkan, Hypercar Atap Terbuka Bertenaga 1.250 HP
Czinger 21C Spyder

Citraselebriti— Czinger memperkenalkan 21C Spyder, versi atap terbuka dari hypercar ekstrem asal Amerika Serikat yang menggabungkan teknologi manufaktur aditif, performa hybrid, serta aerodinamika agresif.

Czinger 21C Spyder diproduksi sangat terbatas, hanya 30 unit di dunia. Mobil ini dibanderol mulai US$2,75 juta atau sekitar Rp44 miliar, dan akan dirakit secara manual di fasilitas produksi Area 21 milik Czinger di Los Angeles.

Di balik performanya, 21C Spyder mengandalkan mesin V8 2,88 liter twin-turbo yang mampu menghasilkan tenaga 750 hp dan berputar hingga 11.000 rpm.

Mesin tersebut dipadukan dengan dua motor listrik pada gandar depan serta satu Motor Generator Unit (MGU) yang menyumbang tambahan 500 hp. Secara keseluruhan, sistem hybrid menghasilkan tenaga 1.250 hp dengan torsi maksimum 691 lb-ft.

Tenaga tersebut disalurkan melalui sistem penggerak semua roda atau hybrid all-wheel drive. Czinger mengklaim 21C Spyder mampu melesat dari 0-60 mph atau sekitar 0-97 km/jam hanya dalam 1,9 detik.

Untuk akselerasi seperempat mil, mobil ini mampu mencatat waktu 8,7 detik, sementara kecepatan tertingginya diklaim mencapai 205 mph atau sekitar 330 km/jam.

Tak hanya mengandalkan tenaga besar, Czinger juga memberikan perhatian serius terhadap sektor aerodinamika. Dengan atap serat karbon yang dapat dilepas, 21C Spyder diklaim mampu menghasilkan downforce 3.267 lb pada kecepatan 150 mph.

Menurut Czinger, angka tersebut menjadikan 21C Spyder sebagai mobil jalan raya atap terbuka dengan downforce tertinggi di kelasnya.

Hypercar ini juga memperkenalkan teknologi pengereman baru bernama BrakeNode. Sistem tersebut memadukan kaliper rem, suspension upright, serta jalur hidraulis ke dalam satu struktur yang dioptimalkan secara topologi dan diproduksi menggunakan teknologi manufaktur aditif.

Czinger mengklaim BrakeNode mampu memangkas jarak pengereman hingga 15 persen, sekaligus mengurangi bobot unsprung dan meningkatkan kekakuan struktur.

Ciri khas 21C tetap dipertahankan pada bagian kabin. Mobil ini menggunakan konfigurasi tempat duduk tandem bergaya kokpit jet tempur, dengan pengemudi berada di posisi tengah dan penumpang duduk tepat di belakangnya.

Sementara itu, sistem kokpit baru bernama NeuralNode mengintegrasikan panel instrumen, aliran udara HVAC, berbagai kontrol kendaraan, hingga elemen struktural ke dalam satu desain ringan.

Meski memiliki karakter yang sangat berorientasi pada lintasan, Czinger 21C Spyder telah mendapatkan homologasi untuk digunakan di jalan raya di seluruh 50 negara bagian Amerika Serikat.

Dengan produksi terbatas, tenaga 1.250 hp, teknologi manufaktur aditif, serta desain atap terbuka yang ekstrem, Czinger 21C Spyder diposisikan sebagai salah satu hypercar paling radikal yang ditawarkan dari Amerika Serikat.

Tags

Artikel Terkait

Terkini