Fahri Labuhan Batu Tersenggol di Dangdut Academy 8, Tinggalkan Panggung dengan Penuh Syukur

- Kamis, 20/08/2026
 Fahri Labuhan Batu Tersenggol di Dangdut Academy 8, Tinggalkan Panggung dengan Penuh Syukur
Fahri Labuhan Batu mengakhiri perjuangannya di DA8.

Citraselebriti- Persaingan di ajang Dangdut Academy 8 (DA8) Indosiar semakin ketat. Memasuki proses eliminasi, lima akademia harus kembali berjuang untuk mendapatkan tiket melaju ke babak selanjutnya.

Kelima akademia tersebut yakni Delira Garut, Diva Kuantan Singingi, Fahri Labuhan Batu, Kinan Surabaya, dan Rama Cirebon.

Pada babak eliminasi tersebut, Diva Kuantan Singingi dan Rama Cirebon menjadi dua akademia pertama yang dipanggil ke depan. Keduanya diketahui merupakan anak didik dari Coach Mel.

Setelah melalui penilaian dewan juri, Diva dan Rama akhirnya sama-sama dinyatakan aman dan berhak melanjutkan perjuangan mereka di DA8.

Persaingan kemudian menyisakan tiga akademia, yakni Delira Garut anak didik Coach Selfi Yama, Fahri Labuhan Batu anak didik Coach Mel, serta Kinan Surabaya anak didik Coach Vilda.

Dari ketiganya, hanya satu akademia yang berhasil mendapatkan tiket untuk melaju ke babak selanjutnya.

Kinan Surabaya akhirnya dinyatakan lolos. Dengan demikian, persaingan tersisa antara Delira Garut dan Fahri Labuhan Batu.

Dukungan penonton pun terdengar untuk kedua akademia. Namun, setelah keputusan dewan juri, Fahri Labuhan Batu harus mengakhiri perjuangannya di DA8.

Fahri yang merupakan anak didik Coach Mel menerima keputusan tersebut dengan lapang dada. Ia kemudian menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama dirinya mengikuti kompetisi.

“Fahri sangat bersyukur bisa sampai di titik ini. Terima kasih juga yang paling dalam buat orang tua, buat Papi Ajin, buat Om Johan yang selalu mendukung Fahri, buat seluruh masyarakat Kabupaten Labuhan Batu dan seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Fahri di panggung DA8.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para coach, mentor, dan teman-temannya yang telah menemani perjalanan selama berada di asrama.

“Terima kasih buat Coach Meli, Coach Adi, terima kasih buat Yusuf, Pak Asep, dan teman-teman di asrama. Semangat berjuang Idoy, Kak GG, Kak Bogah, Kak Asa dan Kak Went,” tuturnya.

Meski harus tersenggol, Fahri tetap optimistis terhadap masa depannya di dunia musik. Ia meyakini berakhirnya perjalanan di DA8 bukan berarti berakhir pula kesempatan untuk meraih kesuksesan.

“Mungkin rezeki Fahri cukup sampai di sini, tapi mungkin di luar ada rezeki yang menanti Fahri lagi,” ucapnya.

Kepergian Fahri dari panggung DA8 pun diiringi dukungan dan tepuk tangan dari para pengisi acara. Presenter serta pihak DA8 turut memberikan semangat kepada akademia asal Labuhan Batu tersebut agar tetap melanjutkan perjuangannya di luar kompetisi.

Dengan tersingkirnya Fahri, persaingan di Dangdut Academy 8 kini semakin sengit. Para akademia yang masih bertahan harus kembali menunjukkan kemampuan terbaik mereka demi mendapatkan tiket menuju babak berikutnya.

Tags

Artikel Terkait

Terkini