Citraselebriti- Produser dan DJ asal Skotlandia, Barry Can’t Swim, kembali dengan single terbaru bertajuk ‘Dance Dance Dance!’. Terinspirasi dari era keemasan French touch, lagu ini menghadirkan warna baru dalam eksplorasi musik elektronik yang selama ini menjadi ciri khasnya.
Melalui ‘Dance Dance Dance!’, Barry Can’t Swim yang memiliki nama asli Joshua Mainnie melangkah lebih jauh dari atmosfer klub dengan sentuhan yang lebih flamboyan. Lagu tersebut memadukan synth berkilau, permainan keytar yang playful, serta vokal berbahasa Prancis yang euforik.
Rilisan ini menjadi karya kedua Barry Can’t Swim bersama Atlantic Records. Kehadirannya juga menyusul rangkaian aktivitas sang musisi selama berada di Amerika Serikat, mulai dari tampil di runway SS27 KidSuper di Miami hingga berkolaborasi secara back-to-back dengan DJ asal Brasil, Mochakk, di Club Space.
Barry Can’t Swim juga sempat menjadi sorotan setelah dinobatkan sebagai ‘Juara Piala Dunia’ Skotlandia dalam pertandingan Skotlandia melawan Brasil, serta menggelar pesta pop-up dadakan yang menghidupkan suasana jalanan Brooklyn.
Karier Barry Can’t Swim sendiri semakin mengukuhkan namanya sebagai salah satu figur penting di kancah musik elektronik. Ia telah menggelar sejumlah headline show yang tiketnya terjual habis di berbagai negara dan tampil di festival-festival musik internasional.
Pada tahun lalu, Barry Can’t Swim dipercaya menjadi headliner sekaligus kurator All Points East di London. Gelaran tersebut kemudian dianggap sebagai salah satu momen paling ikonik dalam sejarah festival tersebut.
Sementara itu, pada awal 2026, produser kelahiran Edinburgh tersebut merilis karya pertamanya dalam lima tahun untuk seri bergengsi ‘Late Night Tales’, sebagai bagian dari perayaan 25 tahun seri tersebut.
Barry Can’t Swim sebelumnya juga dikenal lewat album debutnya, ‘When Will We Land?’, yang dirilis pada 2023 dan berhasil masuk nominasi Mercury Prize. Selain sebagai musisi, ia aktif sebagai kurator melalui label miliknya, Earth’s Only Paradise, yang turut memperkenalkan sejumlah nama baru seperti O’Flynn, SHEE, dan Sam Alfred.
Kiprahnya sebagai kurator juga berlanjut melalui keterlibatannya di Warehouse Project, Manchester. Pengaruh Barry Can’t Swim pun tidak terbatas pada musik elektronik, tetapi turut merambah ranah olahraga dan fashion.
Salah satu kolaborasi terbarunya hadir bersama tim nasional sepak bola pria Skotlandia dan Adidas Originals. Lagu ‘Deadbeat Gospel’ bahkan dipilih sebagai soundtrack resmi video pengumuman tim nasional Skotlandia untuk FIFA World Cup 2026, yang dinarasikan oleh aktor asal Skotlandia, Ewan McGregor.
Lewat ‘Dance Dance Dance!’, Barry Can’t Swim kembali menunjukkan kemampuannya mengembangkan musik elektronik dengan pendekatan yang lebih berani, penuh warna, dan tetap mempertahankan energi khas yang membuat namanya semakin diperhitungkan di panggung musik global.
Artikel Terkait
Alexa Ciamis Lolos ke Top 26 Dangdut Academy 8 Indosiar
Kehidupan di Texas: Antara Peluang, Panas Ekstrem, dan Keberagaman
Ratu Felisha Kecewa Foto dan Namanya Dikaitkan dengan Kasus Arisan Bodong
Barry Can’t Swim Hadirkan ‘Dance Dance Dance!’, Bawa Nuansa French Touch yang Flamboyan