Citrsselebriti- Persaingan para akademia di ajang D’Academy 8 Indosiar semakin ketat. Memasuki babak Top 26, enam akademia harus kembali menghadapi proses eliminasi setelah menampilkan kemampuan terbaik mereka di atas panggung.
Dari enam akademia yang tampil, dua nama sebelumnya telah dipastikan lolos berdasarkan penilaian tiga dewan juri. Mereka adalah Bita asal Pangkal Pinang dan satu akademia lainnya yang berhasil mengamankan posisi untuk melaju ke babak berikutnya.
Sementara itu, lima akademia lainnya harus menjalani proses eliminasi untuk memperebutkan tiket menuju babak selanjutnya. Mereka adalah Ari Sampang, Kinan Surabaya, Melani Sidrap, dan Rama Cirebon, bersama satu akademia lainnya yang berada dalam posisi menunggu hasil penilaian.
Ketegangan semakin terasa ketika pembawa acara memanggil Ari Sampang dan Melani Sidrap untuk maju ke depan panggung. Keduanya diketahui merupakan anak didik dari Coach Selfi.
Dari dua nama tersebut, hanya satu akademia yang berhak melanjutkan perjuangan. Setelah pengumuman dilakukan, Ari Sampang akhirnya dinyatakan lolos ke babak berikutnya.
“Selamat untuk Ari Sampang, kamu lolos,” ujar pembawa acara.
Ari pun dipersilakan bergabung dengan akademia lain yang telah lebih dulu dinyatakan aman.
Persaingan kemudian berlanjut antara Kinan Surabaya dan Melani Sidrap. Kinan merupakan anak didik Coach Fildan, sementara Melani mendapat bimbingan dari Coach Selfi.
Setelah melalui proses penentuan, nama Melani Sidrap akhirnya diumumkan sebagai akademia yang berhasil lolos.
“Selamat untuk Melani Sidrap, kamu lolos,” demikian pengumuman di atas panggung.
Dengan hasil tersebut, tersisa dua akademia yang harus kembali berhadapan dalam proses eliminasi, yakni Kinan Surabaya dan Rama Cirebon.
Suasana studio pun semakin tegang. Para pendukung masing-masing akademia memberikan dukungan dengan meneriakkan nama jagoan mereka.
Setelah hitungan mundur dilakukan, hasil akhirnya pun diumumkan. Kinan Surabaya menjadi akademia yang harus menghentikan langkahnya di D’Academy 8.
“Top 26 Grup 5 yang harus tersenggol adalah Kinan Surabaya,” ungkap pembawa acara.
Sementara itu, Rama Cirebon berhasil mendapatkan tiket untuk melanjutkan perjuangannya ke babak berikutnya.
Kinan kemudian mendapat kesempatan untuk menyampaikan ucapan terima kasih sebelum meninggalkan panggung. Dengan penuh haru, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga yang selama ini memberikan dukungan.
“Terima kasih buat Mama, buat Ayah, buat adik, buat keluarga di Surabaya, di Mojokerto,” ujar Kinan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga, coach, dewan juri, tim Indosiar, para musisi, host, hingga seluruh kru yang telah mendukung perjalanan dirinya selama mengikuti kompetisi.
Kinan turut mengucapkan terima kasih kepada para pendukung yang telah memberikan dukungan selama dirinya berjuang di panggung D’Academy 8.
“Terima kasih banyak buat penonton, pendukung Kinan. Doain Kinan semoga bisa sukses ke depan,” katanya.
Kepergian Kinan dari panggung D’Academy 8 pun disambut apresiasi dari seluruh penonton di studio. Meski harus tersenggol di Top 26, perjalanan Kinan menjadi bagian dari persaingan ketat para akademia yang masih bertahan.
Sementara itu, Rama Cirebon berhasil mempertahankan posisinya dan melanjutkan perjuangan menuju babak berikutnya. Persaingan D’Academy 8 pun dipastikan semakin sengit karena setiap akademia kini harus tampil maksimal demi mengamankan tempat mereka di kompetisi dangdut bergengsi tersebut.
Artikel Terkait
iii (아이아이아이) Rilis “WaiT”, Bawa Pesan tentang Percaya Diri dan Tak Menyerah Mengejar Mimpi
Cabo Verde, Negeri Kepulauan Vulkanik di Tengah Atlantik yang Menyimpan Segudang Misteri
Miami Jadi Surga Supercar, Prestige Imports Pamerkan Deretan Hypercar Langka dan Termahal Dunia
Katy Perry Tak Ingin Putrinya Cepat Dewasa, Ungkap Tingkah Lucu Daisy Dove