Putri Isnari Kembali Berkarya Setelah 1,5 Tahun Vakum, Kini Disibukkan Peran sebagai Ibu

- Jum'at, 04/09/2026

Citraselebriti – Penyanyi dangdut Putri Isnari kembali ke dunia hiburan setelah sekitar satu setengah tahun vakum dari aktivitas bermusik. Setelah menjalani peran barunya sebagai seorang ibu, Putri kini memutuskan kembali berkarya dan melanjutkan kariernya di industri hiburan.

Putri mengaku sangat senang dapat kembali menjalani aktivitas profesionalnya. Dalam kesempatan tersebut, ia juga membawa sang buah hati ke Jakarta karena tidak ingin berjauhan dengan anaknya.

“Alhamdulillah senang banget setelah satu tahun setengah vakum dari dunia (hiburan), akhirnya Putri memutuskan untuk kembali lagi, untuk berkarya lagi, dan insyaallah akan berkarier seperti biasanya,” ujar Putri ditemui di kawasan Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (4/9/2026).

Membawa bayi ke Jakarta tentu membuat Putri harus melakukan sejumlah penyesuaian. Salah satunya adalah mengatur waktu tidur dan menyusui sang buah hati di tengah kesibukannya bekerja.

“Iya, pasti ada (kerepotannya), karena dia belum terbiasa dengan dunia kita yang ramai. Jadi paling lebih ke diatur jam tidurnya dan juga menyusunya,” tuturnya.

Putri menegaskan keputusannya membawa anak ke Jakarta bukan karena ingin menghindari kondisi tertentu di Kalimantan Timur. Menurutnya, tujuan utama berada di Jakarta adalah untuk kembali berkarier.

“Tujuan utamanya memang untuk berkarier dan aku kenapa bawa (anak), karena memang aku enggak bisa jauh dari anak. Jadi aku yang memutuskan untuk bawa,” katanya.

Kembali beraktivitas setelah menjadi ibu juga membuat Putri mengalami sejumlah perubahan. Salah satu yang paling terlihat adalah perubahan berat badannya. Ia mengaku telah mengalami penurunan berat badan hingga 18 kilogram.

“Perubahannya dari berat badan ya, karena aku sudah turun 18 kilo. Jadi PR aku adalah harus naik paling enggak lima kilo biar lebih berisi,” ungkap Putri.

Putri bahkan mengaku merasa tubuhnya saat ini terlalu kurus. Ia mengatakan lebih menyukai bentuk tubuh yang sedikit berisi, termasuk pipi yang terlihat lebih berisi.

“Menurut aku ini kelangsingan, karena aku lebih suka pipi yang cabi. Jadi aku mau konsisten aja,” ujarnya.

Meski telah menjadi ibu, Putri tidak merasa harus mengubah penampilannya secara drastis. Ia kini hanya ingin tampil lebih dewasa dengan tetap mempertahankan karakter dirinya sendiri.

“Sekarang mungkin lebih ke pembawaannya aja, dewasa. Dunia fashion kan juga sudah berubah sekarang, jadi lebih ke ngikutin zaman aja. Enggak yang didewasa-dewasain,” jelasnya.

Dalam memilih busana, Putri juga mengutamakan kenyamanan. Ia tidak ingin perubahan gaya membuat dirinya kehilangan karakter yang selama ini dikenal publik.

“Nyamanlah buat aku. Itu aja sih, karena enggak yang berubah-berubah banget. Enggak mau jadi orang lain juga, biar jadi diri sendiri,” katanya.

Sementara itu, perubahan fisik setelah melahirkan juga membuat Putri menghadapi persoalan rambut rontok. Kondisi tersebut bahkan cukup parah sehingga ia memutuskan menggunakan hair extension selama berada di Jakarta.

“Rambut aku rontok banget sampai memilih extension. Rontok parah itu,” ungkapnya.

Menurut Putri, kerontokan rambut juga terjadi ketika sang buah hati mulai memasuki fase aktif, termasuk sering bermain air liur dan bergerak semakin aktif.

“Sekarang bayi aku lagi fase yang main air liur, nyembur-nyembur terus, juga sudah mulai loncat-loncat. Jadi rambut aku rontok-rontok banget,” tuturnya.

Putri mengaku hair extension tersebut baru digunakannya belakangan ini untuk menunjang penampilan selama kembali menjalani berbagai kegiatan di Jakarta.

Di tengah kesibukannya, Putri juga harus mulai menyesuaikan kembali pola pemberian ASI karena aktivitas pekerjaan yang semakin padat. Ia menyebut sebelumnya sempat memberikan ASI eksklusif selama sekitar tiga hingga empat bulan.

“ASI eksklusif sekitar tiga sampai empat bulan. Sekarang sudah mix support. Karena aku sudah mulai kegiatan lagi, jadi pumping-nya sudah kadang kurang teratur, agak mulai berkurang juga,” jelasnya.

Sebagai ibu, Putri juga merasakan tantangan ketika harus menggendong buah hatinya yang semakin besar. Ia mengaku tidak mampu menggendong dalam waktu lama tanpa bantuan gendongan.

“Kalau untuk susah, kalau di aku memang jujur susah untuk lama. Aku enggak bisa tahan. Paling lima menit kalau enggak pakai gendongan. Kalau pakai gendongan aku bisa tahan,” pungkasnya.

 

Tags

Artikel Terkait

Terkini