Citraselebriti — Mobil terbang yang selama ini identik dengan film fiksi ilmiah perlahan mulai mendekati kenyataan. Sejumlah perusahaan teknologi dan otomotif kini tengah mengembangkan kendaraan yang mampu melaju di jalan raya sekaligus terbang di udara, termasuk pesawat listrik berteknologi electric vertical take-off and landing (eVTOL).
Beragam kendaraan futuristik tersebut dikembangkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari transportasi pribadi dan taksi udara perkotaan hingga perjalanan jarak pendek. Berikut adalah sejumlah kendaraan dan pesawat futuristik yang mencuri perhatian dunia.
1. PAL-V Liberty
Status: Dalam proses sertifikasi
Highlight: PAL-V Liberty menggabungkan fungsi mobil dan pesawat untuk dua penumpang menggunakan teknologi gyrocopter. Kendaraan ini dapat beralih dari mode berkendara ke mode terbang dalam waktu sekitar lima menit.
Performa: Mampu melaju hingga 160 km/jam di jalan raya (jarak tempuh 1.315 km) dan mencapai kecepatan terbang 180 km/jam (jarak jelajah 400–500 km) hingga ketinggian 11.000 kaki menggunakan dua mesin Rotax 912iS.
2. Eviation E200X
Status: Pengembangan dan persiapan uji terbang
Highlight: Pesawat eVTOL listrik ini dirancang untuk moda transportasi perkotaan berkapasitas satu pilot dan dua penumpang. Berkat kemampuan lepas landas dan mendarat secara vertikal, E200X tidak membutuhkan landasan pacu konvensional.
Performa: Menargetkan jarak tempuh sekitar 110 km dengan kecepatan maksimum 160 km/jam. Penggerak listriknya dirancang agar penerbangan lebih senyap dan efisien.
3. Zuri 2.0
Status: Uji darat, menuju penerbangan perdana (target 2027)
Highlight: Zuri 2.0 merupakan pesawat VTOL hibrida yang menggabungkan delapan rotor dapat-miring (tilt-rotor) dengan sistem tenaga hybrid-electric.
Performa: Memiliki bentang sayap 9,7 meter dengan target kecepatan jelajah 200 km/jam serta jangkauan VFR mencapai 200–250 km.
4. Aska A5
Status: Prototipe dan pengujian
Highlight: Kendaraan empat penumpang ini berukuran sebesar SUV di jalan raya, tetapi memiliki sayap yang dapat dibentangkan saat hendak terbang. Prototipe skala penuhnya telah mengantongi FAA Special Airworthiness Certificate.
Performa: Ditenagai enam sistem motor independen dengan baterai lithium-ion dan range extender. Menargetkan kecepatan terbang 150 mph (241 km/jam) dan jarak tempuh 250 mil (402 km).
5. Doroni H1-X
Status: Uji terbang dan menuju sertifikasi (target sertifikasi 2027)
Highlight: Menggunakan delapan ducted fan vertikal independen dan dua kipas horizontal. Dilengkapi fitur unggulan SOAR AI, yakni sistem copilot digital untuk navigasi, pendeteksian objek, dan pencegahan tabrakan.
Performa: Kecepatan maksimum 120 mph (193 km/jam) dan jarak tempuh hingga 100 mil (160 km).
6. XPENG AeroHT X3
Status: Demonstrator teknologi
Highlight: Mengusung sistem multicopter berkapasitas dua penumpang. Dilengkapi total 12 motor (8 motor dan baling-baling di atap untuk terbang, serta 4 motor untuk roda). Baling-balingnya dapat dilipat dan disimpan di atap kendaraan.
7. AirCar Light Sport Electric VTOL
Status: Pengembangan dan reservasi terbatas
Highlight: Pesawat listrik dua penumpang yang dikembangkan dalam kategori light sport aircraft. Menggunakan baterai semi-solid-state 400 volt dan dilengkapi sistem keselamatan redundan serta parasut balistik otomatis.
Performa: Kecepatan maksimum 80 mph (128 km/jam) dengan durasi terbang 30–45 menit.
8. Carflyer
Status: Prototipe skala 1/3 telah berhasil terbang
Highlight: Dikembangkan oleh B Technology di Polandia, kendaraan ini mampu bergerak di darat, air, dan udara. Menggunakan sistem tracked mobility (rantai) yang terintegrasi dengan baling-baling untuk menembus medan ekstrem.
9. Urban Aeronautics City Hawk
Status: Pengembangan dan pengujian teknologi
Highlight: Menghindari penggunaan rotor terbuka, City Hawk menggunakan dua ducted fanbesar yang terintegrasi di dalam bodi kendaraan. Dirancang untuk membawa satu pilot dan empat penumpang.
Performa: Kecepatan hingga 270 km/jam dengan jarak tempuh sekitar 150 km.
10. Terrafugia TF-X
Status: Konsep
Highlight: Konsep mobil terbang empat penumpang berfitur otomatisasi tinggi yang dirancang agar muat disimpan di garasi standar. Sayapnya dapat dilipat dan ditenagai sistem propulsi listrik.
Performa: Kecepatan jelajah diproyeksikan mencapai 200 mph (321 km/jam) dengan jarak terbang 500 mil (804 km).
11. Klein Vision AirCar
Status: Tersertifikasi dan menuju produksi
Highlight: Salah satu roadable aircraft paling matang yang telah kantongi sertifikasi resmi setelah melewati lebih dari 70 jam uji terbang. Sayap dan ekor dapat dilipat secara otomatis.
12. Jet Capsule Volatil
Status: Konsep dan pengembangan
Highlight: Tampil unik dengan kabin berbentuk bola dari serat karbon berdiameter 1,65 meter. Ditenagai empat set rotor ganda untuk kapasitas dua penumpang.
13. Lazareth FD One
Status: Konsep
Highlight: Berdesain mirip mobil balap kokpit terbuka, kendaraan ini memadukan enam motor listrik dengan mesin bensin V12. Diproyeksikan dapat menembus kecepatan 500 km/jam, meski saat ini seluruh angka performa masih bersifat teoritis.
14. Renault AIR4
Status: Show car / Konsep desain
Highlight: Reinterpretasi futuristik dari mobil legendaris Renault 4. Roda digantikan oleh empat baling-baling bilah ganda di setiap sudut bodi berbahan serat karbon. Dibuat murni sebagai pameran eksperimen desain.
15. EHang EH216S
Status: Operasi demonstrasi dan pengembangan komersial
Highlight: Menjadi pelopor eVTOL otonom tanpa pilot di dalam kabin. Mengandalkan sistem navigasi cerdas dan GNSS terpusat untuk mengendalikan seluruh rute penerbangan.
16. Supernal SA-2
Status: Pengembangan dan menuju layanan komersial
Highlight: Anak perusahaan Hyundai Motor Group ini merancang eVTOL berkapasitas 5 orang (1 pilot, 4 penumpang) dengan ekor berbentuk V dan 8 tilt-rotor untuk taksi udara perkotaan.
17. Flying Ship Company
Status: Prototipe kendaraan otonom
Highlight: Memanfaatkan teknologi wing-in-ground effect untuk melayang sangat dekat di atas permukaan air. Kendaraan otonom ini difokuskan pada pengangkutan kargo pesisir tanpa memerlukan infrastruktur bandara.
18. XPENG AeroHT X2
Status: Prototipe dan demonstrasi penerbangan
Highlight: Pesawat eVTOL dua penumpang berdesain aerodinamis teardrop. Telah sukses melakoni demonstrasi penerbangan publik di Dubai sebagai fondasi pengembangan teknologi otonom XPENG.
19. Bellwether Industries Volar
Status: Uji terbang dan pengembangan
Highlight: Mengusung konsep lifting body tanpa sayap konvensional atau baling-baling terbuka. Generasi terbarunya (Oryx) dirancang untuk membawa tiga orang penumpang.
20. Kinneres Acro
Status: Konsep / Proyek prospektif
Highlight: Kendaraan eVTOL rekreasi ultra-ringan (bobot kosong 200 kg) yang menggunakan enam cyclorotor CycloTech. Sistem ini memungkinkan vektor dorongan (thrust vectoring) berputar hingga 360 derajat.
Peta Perkembangan Transportasi Udara Perkotaan
Kemajuan 20 kendaraan di atas memperlihatkan bahwa kematangan teknologi mobil terbang dan eVTOL berada pada fase yang bervariasi:
|
Kategori |
Model Kendaraan |
|
Tahap Konsep |
Terrafugia TF-X, Lazareth FD One, Renault AIR4, Kinneres Acro |
|
Prototipe & Uji Terbang |
XPENG AeroHT X2, Aska A5, Doroni H1-X, Bellwether Volar |
|
Proses Sertifikasi |
PAL-V Liberty, Eviation E200X |
|
Siap Produksi Massal |
Klein Vision AirCar |
Perkembangan ini membuktikan bahwa masa depan transportasi udara tidak lagi didominasi oleh satu bentuk tunggal. Berbagai inovasi kini hadir berdampingan—mulai dari mobil hibrida darat-udara, taksi udara khusus perkotaan, hingga kapal melayang otonom pengangkut kargo. Kendati tantangan regulasi, infrastruktur, dan efisiensi baterai masih membayang, kendaraan terbang terus bergeser secara nyata dari fantasi layar lebar menuju ruang udara kehidupan sehari-hari.
Artikel Terkait