Raam Punjabi Dukung Film Naik Level, Modal Tampang tapi Numpang, Yakin Industri Film Indonesia Makin Berkembang

- Jum'at, 09/10/2026

Citraselebriti — Produser senior Raam Punjabi mendukung kehadiran film terbaru MVP Pictures berjudul Naik Level, Modal Tampang tapi Numpang. Ia berharap film tersebut dapat memberikan warna berbeda bagi industri perfilman Indonesia sekaligus mendorong lahirnya karya-karya kreatif yang berani keluar dari formula umum.

Raam mengawali sambutannya dengan mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan media yang hadir untuk memberikan perhatian terhadap film tersebut. Ia berharap pemberitaan mengenai Naik Level, Modal Tampang tapi Numpang dapat membantu memperkenalkan karya tersebut kepada masyarakat luas.

“Yang pasti saya ucapkan terima kasih atas kehadiran rekan-rekan media semuanya yang jelas akan memberikan satu exposure terhadap judul film Naik Level. Dan juga saya yakin bahwa dengan adanya judul Naik Level, industri perfilman juga akan naik level,” ujar Raam saat ditemui di Tower MVP, Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Menurut Raam, gagasan awal proyek film ini datang dari Halim yang berulang kali mengajukan ide tersebut kepadanya. Meski sempat menolak, Raam akhirnya mempertimbangkan kembali usulan itu setelah melihat keyakinan Halim terhadap konsep cerita yang ditawarkan.

Raam mengaku sempat mempertanyakan sejumlah hal, termasuk pemilihan judul film yang dinilainya perlu mempertimbangkan sensitivitas masyarakat dan budaya Indonesia.

Ia menyadari bahwa sebuah judul bisa diterima secara berbeda oleh kalangan industri dan masyarakat luas. Karena itu, menurutnya, pembuat film perlu memikirkan bagaimana sebuah karya akan dipahami oleh penontonnya.

Meski demikian, Raam akhirnya memberikan kesempatan kepada proyek tersebut untuk dikembangkan. Ia menilai industri film membutuhkan ide-ide baru yang berani menawarkan pendekatan berbeda.

Raam Punjabi Tekankan Pentingnya Kualitas Film

Dalam kesempatan itu, Raam juga menyinggung ketidakpastian yang selalu menjadi bagian dari industri perfilman. Menurutnya, keberhasilan sebuah film tidak bisa dipastikan hanya berdasarkan proses produksi atau keyakinan orang-orang yang terlibat di dalamnya.

Namun, ia menegaskan bahwa respons penonton tidak akan menghentikannya untuk terus berkarya.

“Buat saya, asal filmnya bagus, filmnya dapat diapresiasi oleh masyarakat. Tapi karena sesuatu hal tidak dapat sambutan, buat saya itu tidak mengecilkan hati saya karena saya akan maju terus,” katanya.

Raam menambahkan, dirinya akan terus mendukung karya-karya yang memiliki gagasan berbeda atau out of the box. Ia berharap pendekatan tersebut dapat membuka peluang bagi para sineas untuk menghadirkan cerita yang lebih beragam.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan para pemain muda dalam film ini. Selain itu, proyek tersebut menjadi kesempatan baginya untuk kembali bekerja sama dengan Davina Karamoy setelah beberapa kali terlibat dalam proyek yang sama.

Sementara itu, film ini menjadi kerja sama pertamanya dengan sutradara Ginanti Rona. Raam mengaku telah melihat sejumlah karya Ginanti dan merasa puas dengan hasil yang dihadirkannya.

Keyakinan Halim Jadi Pertimbangan

Raam mengungkapkan bahwa salah satu hal yang akhirnya membuatnya menyetujui proyek tersebut adalah keyakinan Halim terhadap potensi film.

Ia mengenang percakapan ketika Halim meyakinkannya bahwa film tersebut memiliki peluang untuk mendapatkan sambutan luas dari penonton, meskipun hasil investasinya tidak bisa dijamin.

Raam mengakui bahwa dirinya sempat mempertanyakan risiko modal yang harus dikeluarkan untuk memproduksi film tersebut. Namun, keyakinan Halim dan dukungan terhadap gagasan ceritanya membuat proyek itu akhirnya berjalan.

Menurut Raam, perhatian yang ditunjukkan awak media dalam acara pengenalan film tersebut juga menjadi dorongan positif bagi tim produksi.

Ia berharap dukungan tersebut dapat membantu memperluas jangkauan promosi film sekaligus membuka kesempatan bagi karya-karya lokal untuk mendapatkan perhatian lebih besar.

Menutup sambutannya, Raam kembali menyampaikan harapan agar Naik Level, Modal Tampang tapi Numpang dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan perfilman nasional.

Baginya, industri film Indonesia perlu terus bergerak melalui karya-karya yang berani mencoba hal baru, didukung oleh kualitas produksi, kreativitas para pembuat film, dan apresiasi masyarakat.

Tags

Artikel Terkait

Terkini