Citraselebriti — Chris Sam Siwu, kuasa hukum Sarwendah, memberikan penjelasan terkait perkembangan persidangan perkara hak asuh anak yang melibatkan kliennya dan Ruben Samuel Onsu. Melalui video yang diunggah di akun TikTok miliknya, Chris menyampaikan bahwa persidangan kali ini masih beragendakan pembuktian surat dari pihak penggugat.
Chris menjelaskan, karena persidangan berlangsung tertutup, pihaknya tidak dapat membeberkan secara terperinci hal-hal yang dibahas di ruang sidang. Namun, ia memastikan tim kuasa hukum telah melihat bukti surat dan video yang diajukan pihak lawan.
“Pada intinya, bahwa bukti, baik surat maupun video yang disampaikan telah kami lihat dan kami pastikan tidak ada hal baru. Kami sudah memiliki bukti-bukti yang meng-counter itu semua,” ujar Chris. .
Menurut Chris, bukti-bukti yang diajukan pihak lawan dinilai berupaya menyudutkan kliennya. Meski demikian, ia menegaskan tim kuasa hukum Sarwendah telah menyiapkan bukti tandingan yang akan disampaikan dalam persidangan berikutnya.
Ia mengatakan pihaknya akan membawa bukti-bukti tersebut pada sidang pekan depan untuk menanggapi materi pembuktian yang telah diajukan pihak lawan.
Chris Sam Siwu Bantah Tuduhan Kekerasan terhadap Anak
Dalam keterangannya, Chris juga menanggapi pernyataan pihak kuasa hukum Ruben Samuel Onsu mengenai dugaan kekerasan terhadap anak. Ia secara tegas membantah tuduhan tersebut.
Chris mengungkapkan, tim kuasa hukum telah meminta bantuan psikolog untuk melakukan pemeriksaan terkait dugaan kekerasan yang dipersoalkan dalam perkara tersebut.
“Kami pastikan bahwa hal tersebut tidak benar. Kami sudah meminta psikolog untuk melakukan pemeriksaan terhadap hal itu dan kami pastikan bahwa tidak pernah ada terjadi kekerasan terhadap anak-anak,” tegasnya.
Ia menjelaskan, pemeriksaan psikologis tersebut menjadi salah satu langkah yang ditempuh pihaknya untuk menanggapi tuduhan yang disampaikan pihak lawan. Chris juga menyinggung persoalan bukti medis terkait dugaan kekerasan fisik yang menurutnya perlu diperhatikan dalam perkara tersebut.
Meski demikian, pernyataan mengenai hasil pemeriksaan psikologis dan bantahan atas dugaan kekerasan tersebut merupakan keterangan dari pihak kuasa hukum Sarwendah. Penilaian terhadap bukti-bukti yang diajukan para pihak tetap menjadi bagian dari proses hukum yang berjalan.
Optimistis Perjuangkan Kepentingan Anak
Chris menyatakan tetap optimistis tim kuasa hukum Sarwendah dapat memberikan hasil terbaik bagi kliennya, dengan tetap mengutamakan kepentingan anak-anak.
Ia menegaskan pihaknya akan terus memperjuangkan hak-hak kliennya melalui proses hukum serta meluruskan hal-hal yang dinilai tidak sesuai dengan fakta menurut versi mereka.
“Kami masih optimistis bahwa kami masih bisa memberikan hasil yang maksimal demi kepentingan anak. Sekali lagi, kami tidak akan pernah berhenti berjuang untuk memberikan yang terbaik bagi kepentingan klien kami dan bagi kepentingan anak-anak,” ungkap Chris.
Sidang berikutnya akan menjadi kesempatan bagi tim kuasa hukum Sarwendah untuk menyampaikan bukti-bukti tandingan. Perkembangan perkara hak asuh anak tersebut selanjutnya akan mengikuti proses persidangan dan penilaian majelis hakim.
Artikel Terkait
Leonardo DiCaprio dan Jennifer Lawrence Bintangi Film Misteri Psikologis What Happens at Night Garapan Martin Scorsese
Panekuk Kentang Isi Jamur, Bacon, dan Keju, Gurih dan Lembut untuk Menu Keluarga
Chris Sam Siwu Bantah Tuduhan Kekerasan terhadap Anak dalam Sidang Hak Asuh Sarwendah
Antigravity A1 Follow Me Bundle, Drone dengan Kamera 8K yang Bisa Mengikuti Pengguna