10 Mobil Terbang Masa Depan, dari Tesla Roadster hingga Alef Model A

- Sabtu, 24/10/2026

Citraselebriti — Kemacetan lalu lintas di jalan raya mendorong para insinyur mengembangkan konsep transportasi yang memungkinkan kendaraan melaju di darat sekaligus terbang di udara. Berbagai inovasi mobil terbang kini hadir dengan teknologi berbeda, mulai dari kendaraan listrik yang dirancang lepas landas secara vertikal hingga mobil sport yang menggunakan sistem pendorong khusus.

Meski menawarkan gambaran baru tentang mobilitas masa depan, tidak semua kendaraan tersebut sudah siap digunakan masyarakat. Sebagian masih berupa konsep, prototipe, atau dalam tahap pengujian dan menghadapi persyaratan sertifikasi penerbangan serta keselamatan.

Berikut 10 kendaraan yang membawa konsep mobil terbang ke arah berbeda.

1. Tesla Roadster Rocket

Tesla Roadster menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian melalui konfigurasi Rocket yang menggunakan pendorong gas bertekanan tinggi. Teknologi tersebut dikembangkan untuk menghasilkan dorongan singkat yang memungkinkan kendaraan melakukan manuver di udara.

Dalam demonstrasi pada Oktober 2026, Tesla memperlihatkan prototipe Roadster menggunakan pendorong untuk melakukan lompatan dan manuver di udara. Namun, konfigurasi Rocket bukan mobil terbang konvensional yang dirancang untuk penerbangan jarak jauh.

Tesla menyebut produksi Roadster generasi terbaru direncanakan mulai 2028. Meski demikian, kemampuan penerbangan praktisnya masih perlu dibedakan dari fungsi mobil sport listrik untuk penggunaan di jalan raya. Versi Rocket juga belum disetujui untuk digunakan di jalan umum. <Cite refs={[“turn324709search0”,“turn324709search5”]}/>

2. Alef Model A

Kendaraan listrik dengan konsep lepas landas vertikal

Alef Model A dikembangkan Alef Aeronautics, perusahaan asal California, Amerika Serikat. Kendaraan ini dirancang untuk digunakan di jalan raya sekaligus terbang menggunakan sistem propulsi listrik dengan sejumlah baling-baling.

Berbeda dari pesawat konvensional yang mengandalkan sayap untuk menghasilkan daya angkat, desain Model A mengintegrasikan sistem penggerak udara ke dalam bodi kendaraan. Perusahaan menargetkan jarak tempuh sekitar 200 mil di darat dan hingga 110 mil dalam penerbangan.

Angka tersebut merupakan target yang diklaim pengembang, bukan jaminan performa penggunaan sehari-hari. Prototipenya telah menjalani demonstrasi penerbangan, tetapi pengembangan dan persyaratan regulasi masih menjadi bagian penting sebelum kendaraan ini dapat digunakan secara luas.

3. PAL-V Liberty Pioneer Edition

PAL-V Liberty Pioneer Edition menawarkan pendekatan berbeda dengan menggabungkan kendaraan roda tiga dan pesawat jenis girokopter.

Dikembangkan perusahaan Belanda PAL-V, kendaraan ini dapat digunakan di jalan raya sebelum diubah ke mode penerbangan dengan membuka sistem rotor dan menggunakan baling-baling pendorong di bagian belakang.

Berbeda dengan mobil terbang yang dirancang lepas landas vertikal, PAL-V Liberty membutuhkan landasan yang sesuai untuk mengudara. Pabrikan mencantumkan kecepatan maksimum sekitar 100 mil per jam di jalan raya dan hingga 112 mil per jam dalam penerbangan.

Versi Pioneer Edition dirancang dengan detail eksklusif dan jumlah produksi terbatas. Pengoperasiannya tetap membutuhkan kualifikasi pilot serta kepatuhan terhadap peraturan penerbangan yang berlaku.

4. Carrier Bi-Directional Flying Car Concept

Carrier Bi-Directional Flying Car Concept mengeksplorasi gagasan kendaraan yang memiliki konfigurasi berbeda untuk perjalanan darat dan penerbangan.

Konsep ini mengusung pendekatan yang tidak sekadar mengubah mobil menjadi pesawat, tetapi juga menyesuaikan orientasi posisi pengemudi berdasarkan mode perjalanan.

Pengembangannya mengarah pada integrasi transportasi darat dan udara, termasuk kemungkinan menjangkau lokasi terpencil. Namun, kendaraan ini masih berada dalam ranah pengembangan konsep sehingga kemampuan operasional dan kesiapan komersialnya belum dapat disamakan dengan kendaraan yang sudah tersertifikasi.

5. Aridge Land Aircraft Carrier

Aridge Land Aircraft Carrier, yang sebelumnya dikenal sebagai XPeng AeroHT Land Aircraft Carrier, menawarkan konsep berbeda melalui kendaraan darat yang membawa pesawat listrik terpisah.

Sistem ini terdiri dari kendaraan listrik beroda enam dan sebuah pesawat ringkas yang dirancang untuk lepas landas serta mendarat secara vertikal. Pengguna dapat membawa pesawat menggunakan kendaraan tersebut, kemudian melepaskannya ketika ingin melakukan perjalanan udara.

Setelah penerbangan selesai, pesawat dapat kembali dipasangkan dengan kendaraan pembawanya. Sistem ini juga dirancang untuk mendukung pengisian daya pesawat.

Perusahaan menyebut kendaraan daratnya memiliki target jarak tempuh lebih dari 1.000 kilometer berdasarkan standar pengujian CLTC di China. Angka tersebut merupakan klaim pabrikan dan tidak otomatis mencerminkan jarak tempuh dalam kondisi nyata.

6. Jetson One untuk Eksplorasi Penggunaan Kepolisian

Jetson One merupakan pesawat listrik personal dengan delapan motor dan baling-baling yang memungkinkan lepas landas serta mendarat secara vertikal.

Kendaraan udara ringkas ini menggunakan struktur ringan dan sistem kendali yang dirancang agar pengoperasiannya lebih mudah. Menurut produsennya, waktu terbangnya sekitar 20 menit dengan kecepatan maksimum yang dibatasi hingga 63 mil per jam.

Konsep kendaraan udara personal seperti ini juga membuka kemungkinan pemanfaatan untuk berbagai kebutuhan, termasuk eksplorasi penggunaan dalam layanan publik dan tanggap darurat.

Namun, Jetson One bukan mobil jalan raya yang dapat berubah menjadi pesawat. Penggunaan untuk kepolisian juga harus dibedakan dari kemampuan produk yang telah tersedia. Penerapan operasional memerlukan persetujuan dan kepatuhan terhadap ketentuan penerbangan yang berlaku.

7. Samson Switchblade

Samson Switchblade dikembangkan perusahaan Amerika Serikat, Samson Sky, sebagai kendaraan dua penumpang yang menggabungkan mobil sport roda tiga dengan pesawat pribadi.

Kendaraan ini menggunakan sayap lipat dan bagian ekor yang dapat diperpanjang ketika beralih ke mode penerbangan. Menurut produsennya, proses persiapan tersebut dapat dilakukan dalam waktu kurang dari tiga menit.

Switchblade menggunakan sistem penggerak hibrida dan baling-baling untuk penerbangan. Pabrikan menargetkan kecepatan jelajah udara sekitar 160 mil per jam, kecepatan maksimum 190 mil per jam, serta jarak tempuh hingga 450 mil.

Meskipun prototipe telah menunjukkan potensi melalui pengujian penerbangan, kendaraan ini tetap harus memenuhi ketentuan keselamatan dan regulasi penerbangan sebelum dapat digunakan sesuai peruntukannya.

8. ASKA A5

ASKA A5 dikembangkan perusahaan asal California, ASKA, sebagai kendaraan terbang berkapasitas empat orang dengan desain menyerupai SUV.

Kendaraan ini memadukan kemampuan berkendara di jalan raya dengan sayap lipat dan sistem rotor listrik untuk penerbangan. ASKA A5 dirancang untuk lepas landas secara vertikal atau menggunakan landasan yang sesuai.

Sistem penggeraknya menggabungkan baterai lithium-ion dengan mesin tambahan sebagai pemanjang jangkauan. Perusahaan menargetkan jarak penerbangan hingga 250 mil dan kecepatan maksimum 150 mil per jam.

ASKA A5 masih membutuhkan pengembangan serta proses sertifikasi lebih lanjut sebelum dapat dioperasikan secara luas. Otorisasi pengujian eksperimental, jika diberikan, tidak sama dengan izin penggunaan komersial tanpa pembatasan.

9. Doroni H1X

Doroni H1X merupakan konsep kendaraan udara listrik dua penumpang yang dikembangkan Doroni Aerospace, perusahaan asal Florida, Amerika Serikat.

Kendaraan ini memiliki kokpit panoramik dan 10 kipas listrik bersaluran. Delapan kipas dirancang untuk menghasilkan daya angkat vertikal, sedangkan dua lainnya membantu mendorong kendaraan ke depan.

Menurut target yang disampaikan pengembang, H1X dirancang mencapai kecepatan hingga 120 mil per jam dengan jarak penerbangan sekitar 100 mil.

Doroni juga mengembangkan sistem asisten digital berbasis kecerdasan buatan untuk membantu panduan penerbangan. Fitur keselamatan yang direncanakan mencakup sistem propulsi redundan dan parasut balistik.

Namun, spesifikasi tersebut masih perlu dibedakan dari hasil pengujian independen. H1X juga bukan mobil yang dapat dikemudikan di jalan raya, melainkan kendaraan udara personal yang masih dalam pengembangan.

10. XPENG AEROHT X3

XPENG AEROHT X3 mengeksplorasi konsep kendaraan yang menggabungkan transportasi darat dengan sistem penerbangan multirotor dalam satu platform.

Berbeda dari Land Aircraft Carrier yang membawa pesawat terpisah, X3 dirancang mengintegrasikan fungsi berkendara dan terbang ke dalam satu kendaraan. Komponen penerbangannya dirancang agar dapat dilipat ketika kendaraan digunakan di darat dan dibuka saat akan mengudara.

Sistem rotor listrik memungkinkan konsep ini melakukan lepas landas dan pendaratan vertikal tanpa landasan konvensional. Prototipe eksperimentalnya dilaporkan telah menjalani pengujian penerbangan tanpa awak dalam kondisi terkendali.

Meski demikian, X3 masih berupa konsep yang memerlukan pengembangan lebih lanjut. Kendaraan ini belum dapat dianggap sebagai mobil terbang bersertifikat yang tersedia untuk penggunaan bebas di jalan raya maupun penerbangan pribadi.

Tantangan Mobil Terbang

Berbagai proyek tersebut memperlihatkan bahwa gagasan menggabungkan perjalanan darat dan udara terus dikembangkan melalui pendekatan teknologi yang berbeda. Sebagian mengandalkan rotor listrik, sebagian menggunakan sayap lipat, sementara yang lain mengembangkan sistem pesawat terpisah atau pendorong khusus.

Namun, tantangan yang dihadapi tidak hanya menyangkut teknologi. Keselamatan penumpang, sertifikasi kendaraan, kualifikasi pilot, infrastruktur pendaratan, kebisingan, hingga pengaturan lalu lintas udara menjadi faktor penting sebelum mobil terbang dapat digunakan secara luas.

Dengan demikian, mobil terbang masih menjadi bidang inovasi yang menjanjikan, tetapi tingkat kesiapan setiap kendaraan berbeda-beda. Perkembangan selanjutnya akan ditentukan oleh kemampuan para pengembang membuktikan keselamatan, keandalan, dan kelayakan operasional teknologi tersebut.

Tags

Artikel Terkait

Terkini