Citraselebriti — Institut Kesenian Jakarta (IKJ) berkolaborasi dengan MBK Production menggarap film layar lebar berjudul Kembar Tak Sama. Film bergenre komedi keluarga ini mengangkat kisah tentang identitas, perbedaan, persaudaraan, dan kasih sayang yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Eksekutif Produser Mohammad Syamsul Maarif menyampaikan, kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri perfilman menjadi bukti bahwa kampus tidak hanya menjadi tempat lahirnya gagasan dan talenta, tetapi juga wadah untuk menghasilkan karya profesional yang mampu bersaing di industri kreatif.
Hal tersebut disampaikannya dalam acara syukuran film Kembar Tak Sama yang digelar di IKJ, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (26/10/2026).
Menurut Syamsul, kerja sama tersebut sejalan dengan arah pendidikan tinggi yang berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat dan industri.
“Kerja sama IKJ dan MBK Production membuktikan bahwa kampus ini bukan hanya tempat lahirnya gagasan dan talenta, tetapi juga tempat berkembangnya karya profesional yang mampu bersaing di industri kreatif,” ujar Mohammad Syamsul Maarif.
Ia menambahkan, sebuah film tidak cukup hanya diselesaikan proses produksinya. Karya tersebut juga harus mampu menarik perhatian penonton melalui cerita yang kuat, visual yang menarik, serta perpaduan unsur hiburan dan pesan emosional.
“Film tidak hanya harus selesai diproduksi, tetapi juga harus menarik, dicintai, dan dibicarakan masyarakat,” katanya.
Syamsul berharap Kembar Tak Sama dapat memiliki daya saing di pasar bioskop Indonesia, baik dari sisi artistik maupun komersial. Ia bahkan menargetkan film tersebut mampu meraih jutaan penonton dan menjadi salah satu film yang berhasil di bioskop pada 2027.
Untuk mencapai target tersebut, ia menekankan pentingnya disiplin, kerja keras, strategi, dan kekompakan seluruh pihak yang terlibat dalam produksi.
Menurutnya, sutradara, produser, pemain, serta kru harus bekerja sebagai satu keluarga besar dengan visi dan semangat yang sama. Kolaborasi juga diharapkan tidak berhenti pada film ini, tetapi berlanjut menjadi kerja sama produktif antara IKJ dan industri perfilman Indonesia.
“Karya yang sederhana dapat menjadi luar biasa apabila dikerjakan dengan hati, kreativitas, dan profesionalisme,” tuturnya.
Film Kembar Tak Sama memiliki cerita dan skenario yang ditulis Budi Yulianto dan Joko Nugroho. Sementara itu, film ini disutradarai Damar Rizal Marzuki.
Syamsul berharap seluruh proses produksi berjalan lancar dan menghasilkan karya yang membanggakan, sekaligus memberikan kontribusi bagi perkembangan perfilman Indonesia.
“Ceritanya boleh tentang perbedaan, tetapi semangat kita harus sama, menghasilkan yang terbaik,” pungkasnya.
Melalui Kembar Tak Sama, kolaborasi antara lembaga pendidikan seni dan industri perfilman diharapkan dapat membuka peluang bagi lahirnya karya-karya baru sekaligus memberikan ruang bagi talenta kreatif untuk berkembang di industri film nasional.
Artikel Terkait
karanoah Rilis Lagu “会いに (Aini)”, Hadirkan Nostalgia Perjalanan Pulang
IKJ dan MBK Production Kolaborasi Garap Film Komedi Keluarga Kembar Tak Sama
Natalie Sarah Kembali ke Layar Lebar Lewat Film Kembar Tak Sama, Akui Kini Lebih Selektif Ambil Tawaran Syuting
Jaguar Type 01 Model 2027 Usung Desain Radikal, Tandai Era Baru Mobil Listrik