• Selasa, 27/10/2026

Ruth Garcia Rilis Lagu ‘Salahkah’, Kisah Pergulatan Batin antara Logika dan Cinta

- Senin, 26/10/2026
 Ruth Garcia Rilis Lagu ‘Salahkah’, Kisah Pergulatan Batin antara Logika dan Cinta
Penyanyi Ruth Garcia

Citraselebriti — Penyanyi Ruth Garcia kembali melanjutkan perjalanan kisah cintanya melalui single terbaru berjudul ‘Salahkah’. Setelah sebelumnya merilis ‘Tak Ingin Salahkan Cinta’, kali ini Ruth mengangkat pergulatan batin seseorang yang masih ingin mempertahankan hubungan meski telah dikhianati.

Berbeda dari lagu-lagu sebelumnya yang menggambarkan sikap lebih tegas dalam menghadapi persoalan cinta, ‘Salahkah’ menampilkan sisi Ruth yang lebih personal, rapuh, dan penuh keraguan. Lagu ini bercerita tentang konflik antara logika yang meminta seseorang mengakhiri hubungan dan hati yang masih berharap untuk kembali bersama pasangan.

“Dari ketiga lagu sebelumnya, ‘Salahkah’ adalah fase yang paling personal bagi saya. Semua lagu saya tulis dengan jujur, tetapi untuk pertama kalinya, lagu ini terasa seperti percakapan dengan diri sendiri,” ungkap Ruth Garcia.

Menurut Ruth, ide lagu tersebut berangkat dari pengalaman emosional yang bisa muncul setelah seseorang memaafkan pasangannya. Meski keputusan untuk memaafkan telah diambil, rasa sakit yang tertinggal terkadang membuat seseorang membutuhkan waktu untuk memahami perasaannya sendiri.

“Setelah memaafkan seseorang, meskipun rasa sakitnya masih tersisa, terkadang kita membutuhkan waktu untuk sendiri. Dari situ muncul konflik batin: apakah sebenarnya saya ingin melanjutkan hubungan ini atau mengakhirinya?” jelasnya.

Ruth menilai keputusan dalam hubungan tidak selalu mudah dipahami orang lain. Sebab, hanya orang yang menjalaninya yang benar-benar mengetahui perasaan dan alasan di balik pilihan tersebut.

Pergulatan itu tergambar dalam bagian bridge lagu ‘Salahkah’, melalui lirik, “Kau bilang takkan pernah berubah / Namun kau ingkari aku / Tinggalkan dia / Kembali padaku lagi.”

Bagi Ruth, lirik tersebut bukan sekadar menggambarkan rasa sakit akibat janji yang diingkari, tetapi juga kejujuran tentang harapan yang masih tersisa terhadap seseorang yang pernah menyakiti.

“Sesakit apa pun perlakuan seseorang, terkadang perasaan untuk tetap ingin dipilih dan dicintai olehnya masih ada,” tuturnya.

Melalui lagu ini, Ruth ingin menunjukkan bahwa keinginan untuk kembali kepada pasangan tidak selalu dapat dijelaskan dengan logika. Meski orang lain mungkin menganggap keputusan tersebut keliru, seseorang tetap memiliki alasan emosional yang tidak sepenuhnya terlihat dari luar.

Salah satu bagian yang dianggap mewakili inti cerita lagu tersebut adalah penggalan lirik “Yang aku tahu kata hatiku kembali padamu.”

“Bagi saya, ‘Yang aku tahu’ adalah garis bawah dari keseluruhan lagu. Ada momen ketika kita tidak bisa terus-menerus mencari jawaban dari orang lain atau dari logika. Kita hanya perlu mendengarkan apa yang benar-benar kita rasakan,” kata Ruth.

Dari sisi vokal, ‘Salahkah’ juga menghadirkan pendekatan berbeda dibandingkan rilisan Ruth sebelumnya. Dengan karakter suara yang lembut, ia memilih pembawaan yang lebih tertahan untuk menggambarkan seseorang yang lelah secara emosional, tetapi masih menyimpan harapan.

“Kak Abe juga memberikan insight bahwa dengan karakter suara saya yang memang halus, bagian ini tidak perlu diberikan power berlebih seperti di lagu-lagu sebelumnya. Akhirnya, pembawaannya dibuat lebih tertahan dan lelah, seperti seseorang yang sudah kehabisan energi tetapi masih menyimpan satu harapan,” kenangnya.

Secara musikal, ‘Salahkah’ tetap mengeksplorasi nuansa musik era 1990-an hingga 2000-an, dengan sentuhan R&B yang lebih terasa.

Proses penulisan lagu ini menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi Ruth. Bersama Kaleb J dan Belanegara Abe, ia sempat mengalami kebuntuan karena kesulitan menjelaskan alasan di balik keinginan seseorang untuk kembali kepada pasangan yang telah menyakitinya.

Melalui diskusi dan pendalaman emosi, mereka akhirnya menemukan inti cerita yang ingin disampaikan, yakni keberanian untuk mengikuti perasaan sendiri meskipun bertentangan dengan logika atau penilaian orang lain.

Ruth mengaku terbantu oleh Kaleb J dan Belanegara Abe yang telah mengenal karakter serta perjalanan emosinya, sehingga mampu menerjemahkan perasaan kompleks tersebut menjadi lirik yang lebih jujur.

Lebih jauh, Ruth berharap ‘Salahkah’ dapat menemani pendengar yang sedang menghadapi kebimbangan dalam menentukan arah hubungan, terutama mereka yang merasa dihakimi karena memilih kembali kepada seseorang yang pernah menyakiti.

Ia juga ingin mengajak pendengar memahami bahwa setiap hubungan memiliki cerita dan pengalaman yang berbeda. Keputusan yang terlihat tidak masuk akal bagi orang lain belum tentu sesederhana itu bagi orang yang menjalaninya.

Untuk melengkapi perilisan single tersebut, Ruth menyiapkan video visualizer dengan konsep lover girlyang feminin, manis, dan menggemaskan. Namun, kali ini visualnya dikemas lebih personal dengan penceritaan yang lebih kuat untuk menggambarkan perjalanan emosional dalam lagu.

Perilisan ‘Salahkah’ juga memiliki arti khusus bagi Ruth karena waktunya berdekatan dengan hari ulang tahunnya. Ia menganggap lagu tersebut sebagai hadiah kecil bagi dirinya sendiri sekaligus untuk para pendengar yang telah mengikuti perjalanan kisah cintanya sejak lagu ‘Oh Cinta’.

“Rasanya seperti menjadi hadiah kecil untuk diri sendiri sekaligus untuk orang-orang yang sudah mengikuti perjalanan kisah cinta ini sejak ‘Oh Cinta’,” pungkas Ruth Garcia.

Tags

Artikel Terkait

Terkini