• Jum'at, 31/07/2026

Kopenhagen Tunjukkan Masa Depan Kota Ramah Manusia Lewat Desain Parkir Inovatif

- Jum'at, 24/07/2026
 Kopenhagen Tunjukkan Masa Depan Kota Ramah Manusia Lewat Desain Parkir Inovatif
Ørestad pun menjadi gambaran mengenai masa depan kota

Citraselebriti – Distrik Ørestad di Kopenhagen, Denmark, menjadi contoh bagaimana perencanaan kota modern mampu mengutamakan ruang publik dan alam tanpa mengabaikan kebutuhan transportasi. Dengan populasi sekitar 20 ribu jiwa, kawasan ini tampak nyaris bebas dari deretan mobil yang biasanya memenuhi sisi jalan.

Rahasianya terletak pada sistem parkir terpusat yang dirancang sebagai bagian dari arsitektur kota. Salah satu proyek paling ikonik adalah Mountain Dwellings (Bjerget), karya PLOT/Bjarke Ingels Group (BIG) bersama JDS Architects, yang selesai dibangun pada 2008.

Bangunan tersebut menggabungkan kompleks hunian dan area parkir dalam satu struktur berbentuk lereng menyerupai gunung. Sebanyak 480 kendaraan disimpan di dalam bangunan setinggi 10 lantai, sementara 80 unit apartemen dibangun di atasnya. Setiap hunian memiliki taman atap pribadi dengan luas hingga 100 meter persegi, memberikan nuansa rumah tapak meski berada sekitar 30 meter di atas permukaan tanah.

Konsep ini memadukan dua fungsi berbeda dalam satu bangunan sehingga lahan yang biasanya digunakan sebagai parkir terbuka dapat dialihkan menjadi ruang publik. Fasad bangunan dihiasi mural Gunung Everest, sedangkan area parkir memperoleh ventilasi alami melalui sekitar 1,6 juta lubang pada panel aluminium, sehingga tidak memerlukan sistem ventilasi mekanis yang boros energi.

Keberadaan parkir terintegrasi juga memungkinkan pembangunan Ørestad Street Hall, ruang komunitas yang dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan olahraga dan budaya jalanan. Untuk memudahkan penghuni mencapai area hunian di bagian atas lereng, bangunan dilengkapi lift miring yang bergerak secara diagonal seperti kereta kabel.

Atas inovasinya, Mountain Dwellings dinobatkan sebagai Bangunan Hunian Terbaik di Dunia pada 2008. Proyek ini menjadi contoh bagaimana efisiensi ruang dapat menghadirkan lingkungan yang lebih hijau sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan.

Selain Mountain Dwellings, Ørestad juga memiliki sejumlah gedung parkir dengan desain arsitektur yang unik. P-Hus 1 Ejler Bille rancangan JAJA Architects tampil dengan fasad menyerupai renda tradisional yang dipadukan dengan tanaman rambat. Desain terbuka tersebut memberikan ventilasi alami 100 persen tanpa memerlukan kipas mekanis, sekaligus membantu mengurangi efek pulau panas perkotaan dan menyaring debu.

Pada malam hari, pencahayaan dari dalam bangunan mengubah gedung parkir berkapasitas sekitar 600 mobil itu menjadi landmark kota yang menyerupai lentera raksasa.

Sementara itu, P-Hus 2 Asger Jorn karya Nordland Architecture memanfaatkan material alami berbasis rumput laut daur ulang sebagai bagian dari fasad bangunan. Material tersebut membantu menekan jejak karbon sekaligus meningkatkan peredaman suara. Gedung ini juga dilengkapi stasiun pengisian kendaraan listrik sebagai dukungan terhadap mobilitas rendah emisi.

Dengan memusatkan kendaraan di satu lokasi, jalan-jalan di sekitarnya dapat difungsikan kembali sebagai ruang hijau dan jalur pejalan kaki yang lebih aman serta nyaman bagi masyarakat.

Konsep serupa diterapkan pada P-Hus 3 Robert Jacobsen Vej rancangan ADEPT. Gedung parkir delapan lantai ini menggunakan panel aluminium berlubang yang dipadukan dengan tanaman rambat sehingga menciptakan fasad hidup yang mampu memberikan pendinginan alami sekaligus mengurangi kebisingan kota. Di dalamnya tersedia ruang parkir bagi hampir 700 kendaraan dengan pencahayaan hemat energi yang memanfaatkan kombinasi lampu LED dan cahaya alami.

Keseluruhan proyek di Ørestad menunjukkan bahwa infrastruktur parkir tidak harus menjadi elemen yang mendominasi kota. Sebaliknya, melalui desain yang terintegrasi, kendaraan dapat “disembunyikan” sehingga ruang di permukaan dapat dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk taman, jalur pejalan kaki, area olahraga, serta ruang interaksi sosial.

Ørestad pun menjadi gambaran mengenai masa depan kota yang lebih berkelanjutan, di mana arsitektur, transportasi, dan alam berpadu untuk menciptakan lingkungan yang nyaman, hijau, dan berorientasi pada manusia.

Tags

Artikel Terkait

Terkini