Citraselebriti- Industri otomotif China terus menunjukkan pertumbuhan pesat, terutama di segmen kendaraan listrik dan hybrid. Salah satu merek yang tengah mencuri perhatian adalah Leapmotor, yang sukses meningkatkan penjualan berkat strategi menghadirkan SUV berfitur lengkap dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibanding rival-rivalnya.
Model yang menjadi sorotan adalah Leapmotor D19, sebuah SUV tiga baris berteknologi range-extender hybrid yang dibanderol sekitar US$35.000. Varian tertinggi dibekali baterai berkapasitas 80 kWh, dua motor listrik dengan tenaga gabungan sekitar 400 hp, serta mesin bensin 1.5 liter turboyang berfungsi sebagai generator berdaya 130 hp.
Konfigurasi tersebut memungkinkan D19 melesat dari 0–100 km/jam dalam waktu sekitar 6 detik, sekaligus menawarkan jarak tempuh listrik hingga 500 km (standar CLTC). Saat menggunakan mesin bensin, konsumsi bahan bakarnya diklaim berada di kisaran 8–10 liter per 100 km.
Meski menawarkan spesifikasi yang menarik, Leapmotor mengakui bahwa salah satu cara menekan harga adalah dengan menggunakan desain suspensi yang lebih sederhana dibanding SUV premium seperti Li Auto, Nio, Huawei, maupun Zeekr. Karakter suspensinya lebih kaku dan kemampuan handling tidak sebaik para pesaing di kelas premium, meski tetap dinilai nyaman untuk penggunaan sehari-hari.
Di sisi lain, D19 menawarkan kabin yang sangat lengkap untuk kelas harganya. Interiornya dilengkapi dua layar digital beresolusi tinggi, dua wireless charger, panoramic roof ganda, 23 speaker, pendingin kabin (fridge), meja lipat, kursi dengan fitur pijat, ventilasi, pemanas, hingga berbagai mode kenyamanan bagi penumpang baris kedua dan ketiga.
Material interior memang menggunakan kulit sintetis dan trim yang lebih sederhana dibanding SUV premium China lainnya. Namun seluruh panel kabin dibungkus material lembut sehingga tetap memberikan kesan mewah.
Selain D19, Leapmotor juga mengandalkan beberapa model lain yang berkontribusi besar terhadap penjualannya. Model A10 menjadi tulang punggung penjualan sebagai kendaraan listrik bermotor tunggal bertenaga 122 hp dengan baterai 50–52 kWh.
Sementara itu, crossover C10 hadir dengan tenaga sekitar 300 hp, baterai 72 kWh, serta harga mulai sekitar US$20.000, menjadikannya salah satu SUV listrik dengan nilai terbaik di kelasnya.
Model C11 juga menawarkan pilihan listrik murni maupun hybrid. Versi EV dibekali baterai 82 kWh dan tenaga sekitar 300 hp, sedangkan versi hybrid menggunakan baterai 40 kWh yang dipadukan mesin bensin sebagai generator.
Leapmotor juga menghadirkan C16, SUV berukuran lebih besar dengan pilihan EV bertenaga 315 hpdan baterai 82 kWh, serta versi hybrid yang mengombinasikan baterai 40 kWh dengan mesin bensin sebagai penambah daya jelajah.
Di segmen MPV, Leapmotor memperkenalkan D99 yang tersedia dalam versi listrik murni maupun hybrid. Varian EV menghasilkan tenaga sekitar 400 hp dengan baterai 115 kWh, sedangkan versi hybrid menggunakan baterai 80 kWh serta mesin range extender 130 hp. Harga model ini berada di kisaran US$44.000–45.000.
Keberhasilan Leapmotor juga dinilai semakin kuat berkat dukungan Stellantis di pasar internasional. Kehadiran grup otomotif global tersebut meningkatkan kepercayaan konsumen, terutama setelah beberapa merek kendaraan listrik China mengalami kesulitan finansial.
Selain mengulas Leapmotor, perhatian juga tertuju pada Li Auto L8 generasi terbaru. SUV premium ini mendapatkan sejumlah pembaruan seperti pintu elektrik, jok kulit Nappa, sistem kemudi steer-by-wire, suspensi aktif terbaru, serta tenaga gabungan mencapai 570 hp dari dua motor listrik dan mesin turbo 1.5 liter sebagai generator.
Li Auto mengklaim kemampuan pengendalian L8 mendekati SUV performa tinggi seperti BMW X5 M. Meski demikian, pengulas menilai klaim tersebut lebih merupakan strategi pemasaran. Menurutnya, L8 memang mengalami peningkatan signifikan dalam stabilitas dan kenyamanan berkendara berkat suspensi aktif, namun karakter handling-nya masih belum setajam SUV performa asal Jerman tersebut.
Meski begitu, Li Auto tetap dipuji karena berhasil memadukan kenyamanan suspensi, kabin premium, serta teknologi modern dalam sebuah SUV keluarga. Dengan harga yang lebih kompetitif dibanding SUV mewah Eropa, Li Auto maupun Leapmotor menjadi bukti bahwa produsen otomotif China semakin serius bersaing di pasar global melalui kombinasi teknologi, fitur lengkap, dan nilai jual yang tinggi.
Artikel Terkait
Case Aramid untuk Galaxy Fold Layar Lebar Dipamerkan, Hadirkan Desain Tipis dengan Dukungan MagSafe
Aston Martin Victor Limousine Concept 2027 Tampil Futuristis, Padukan Kemewahan dan Performa Supercar
Sarat Pesan Bandik, Ava Max Lepas Anthem Pop Penuh Energi "Electric Hearts"
Honda Kejutkan Pasar Kemewahan Lewat Peluncuran Flagship SUV "S-Class 800" 2027