Citrasebriti – Aktor Rezky Aditya mengungkapkan bahwa olahraga padel kini telah menjadi bagian dari gaya hidupnya bersama sang istri. Tak hanya sekadar hobi untuk menjaga kebugaran, padel juga berkembang menjadi peluang bisnis yang kini mereka jalankan.
Rezky mengatakan, dirinya bersama keluarga telah memiliki lapangan padel di kawasan Monas. Menurutnya, keputusan tersebut membuat keterlibatannya di dunia padel menjadi semakin serius seperti ajang BSI Smash Lake Padel 2026.
“Padel sekarang sudah jadi salah satu hobi dan lifestyle bareng istri. Alhamdulillah juga jadi tempat usaha kami. Jadi selain olahraga, kami juga menjadikan padel sebagai salah satu bisnis,” ujar Rezky ditemui di kawasan Senopati, Jakarta, Selasa ( 28/7).
Ia menilai bahwa menjalankan bisnis di bidang olahraga juga memberinya pengalaman baru dalam memahami pengelolaan keuangan. Baginya, menjaga kesehatan sekaligus membangun usaha menjadi kombinasi yang saling melengkapi.
Dalam kesempatan itu, Rezky juga mengaku senang bisa ikut berpartisipasi dalam turnamen padel yang diikutinya. Mengenai persaingan di lapangan, ia memilih untuk tetap fokus menghadapi seluruh lawan tanpa meremehkan siapa pun.
“Semua lawan pasti bagus-bagus. Yang penting tetap fokus sampai menang,” katanya.
Rezky menjelaskan, keterlibatannya dalam berbagai turnamen bukan hanya demi meraih prestasi, tetapi juga sebagai upaya menjaga hubungan baik dengan komunitas padel. Menurutnya, olahraga tersebut telah memperluas jaringan pertemanan sekaligus mendukung keberlangsungan bisnis yang dijalankannya.
“Karena padel berbasis komunitas, makin sering main makin banyak teman. Kami sering diajak ikut acara komunitas, dan itu membuat hubungan semakin dekat. Apalagi saya juga punya usaha lapangan padel, jadi penting untuk terus menjaga silaturahmi dan ikut berkompetisi agar bisnisnya tetap sustain,” jelasnya.
Menceritakan awal mula membangun bisnis padel, Rezky mengaku ide tersebut muncul dari pengalaman pribadinya yang kesulitan mendapatkan jadwal bermain. Saat tren padel mulai meningkat pesat tahun lalu, hampir seluruh lapangan selalu penuh.
“Awalnya saya bikin usaha padel karena sering enggak kebagian lapangan. Waktu itu peminatnya sangat banyak. Akhirnya kami memutuskan membangun lapangan sendiri dan menjadikannya sebagai salah satu usaha,” ungkapnya.
Kini, selain memiliki komunitas pemain, Rezky juga berupaya membangun ekosistem padel yang berkelanjutan. Menurutnya, keberadaan komunitas, fasilitas, serta berbagai kegiatan kompetisi menjadi kunci agar olahraga ini terus berkembang sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi para pelakunya.
Artikel Terkait
Alan Walker dan AVA Hadirkan Kisah Kerinduan Mendalam Lewat Single “Alone”
Alex Earle Ungkap Alami Serangan Panik Akibat Gelombang Komentar Kebencian di Media Sosial
Kisah Kehidupan di Permukiman Terapung di Pinggiran Kota Buatan
BlackBerry Bold 5G Dirumorkan Bangkit dengan Desain Premium dan Spesifikasi Flagship