MARQUISE Hadirkan “IRONIC”, Lagu tentang Cinta yang Adiktif dan Penuh Kontradiksi

- Senin, 10/08/2026
 MARQUISE Hadirkan “IRONIC”, Lagu tentang Cinta yang Adiktif dan Penuh Kontradiksi
Penyanyi MARQUISE

CitraSelebriti – Penyanyi MARQUISE menghadirkan karya musik bertajuk “IRONIC”, sebuah lagu yang mengeksplorasi hubungan penuh tarik-ulur, ketika rasa cinta, ketertarikan, kecemburuan, dan bahaya bercampur menjadi satu.

Melalui liriknya, “IRONIC” menggambarkan seseorang yang menyadari bahwa hubungan yang dijalani sebenarnya tidak sehat, tetapi tetap sulit untuk ditinggalkan. Perasaan tersebut dianalogikan seperti kecanduan terhadap sesuatu yang memberikan sensasi kuat sekaligus berisiko.

“Boy, I thought it was love like an angel sent from above,” menjadi salah satu bagian yang menggambarkan awal ketertarikan yang terasa seperti cinta yang datang secara istimewa. Namun, seiring berjalannya hubungan, muncul kesadaran bahwa perasaan tersebut tidak sepenuhnya berbalas.

MARQUISE kemudian memperkuat tema tersebut melalui penggambaran sosok pasangan yang dianggap berbahaya sekaligus sulit dijauhi. Dalam lagu ini, cinta bahkan diibaratkan seperti sebuah “drug” yang membuat seseorang terus kembali meski mengetahui dampak buruknya.

Nuansa kontradiktif semakin terasa melalui bagian refrain yang berulang dengan kalimat “Ironic, don’t you think it’s ironic?”. Pengulangan tersebut menjadi penegasan utama mengenai hubungan yang penuh paradoks.

“IRONIC” juga membawa tema tentang kecemburuan dan ketergantungan emosional. Hubungan yang seharusnya memberikan kenyamanan justru berubah menjadi sesuatu yang membuat seseorang terus memikirkan pasangannya, terutama pada malam hari.

Di bagian lainnya, MARQUISE menggambarkan hubungan tersebut sebagai sesuatu yang manis sekaligus berbahaya. Ada daya tarik yang membuat sulit melepaskan diri, meskipun kesadaran bahwa hubungan itu membawa risiko semakin kuat.

Secara keseluruhan, “IRONIC” menawarkan kisah tentang seseorang yang terjebak dalam hubungan penuh kontradiksi. Cinta terasa seperti candu, sementara bahaya justru menjadi bagian dari daya tariknya.

Dengan tema tersebut, MARQUISE menampilkan sisi emosional dari hubungan yang sulit dijelaskan secara sederhana—ketika sesuatu yang diketahui buruk justru menjadi hal yang paling sulit untuk ditinggalkan.

Tags

Artikel Terkait

Terkini