Citraselebriti — Film thriller misteri “LAST SEEN” menghadirkan kisah menegangkan tentang seorang perempuan yang tiba-tiba menghubungi layanan darurat setelah mengaku tersesat dan tidak mengetahui cara untuk pulang.
Cerita bermula ketika operator layanan darurat menerima panggilan dari seorang perempuan. Dalam kondisi kebingungan, ia meminta bantuan dan berusaha menjelaskan identitasnya.
“It’s a call this number for help. I’m lost. I don’t know how to get home again,” ujar perempuan tersebut dalam panggilan darurat.
Operator bernama Ian kemudian berusaha menenangkan perempuan itu. Ia mengatakan bahwa keberadaannya sudah terdeteksi di layar dan meminta perempuan tersebut menyebutkan namanya.
Perempuan itu awalnya menjawab Sarah. Namun, percakapan kemudian berubah menjadi semakin membingungkan ketika ia menyebut nama lain, yakni Mags.
Situasi tersebut membawa Ian pada sebuah kasus lama. Terungkap bahwa putrinya bernama Maggie telah menghilang selama 11 tahun.
“Daughter went missing 11 years ago. Maggie?” ungkap Ian.
Kemunculan suara yang diduga sebagai Maggie membuat Ian yakin bahwa panggilan darurat tersebut berkaitan dengan putrinya yang selama ini dinyatakan hilang. Ia bahkan mengaku mengenali suara tersebut.
Namun, keyakinan Ian tidak serta-merta diterima oleh orang-orang di sekitarnya. Salah satu pihak meminta Ian untuk berhenti mencari jawaban dan melupakan kasus tersebut.
Ketegangan semakin meningkat ketika Ian mendengar kembali suara perempuan yang mengatakan, “My name is Mags.” Bagi Ian, suara itu menjadi petunjuk penting karena ia merasa sangat mengenal suara putrinya.
Penyelidikan kemudian dilakukan. Namun, bukti yang ditemukan justru minim. Ketika ditanya mengenai sidik jari, jawaban yang diterima adalah tidak ada bukti yang berhasil ditemukan.
Kecurigaan juga mengarah kepada seorang pria yang dianggap memiliki hubungan dengan kasus tersebut. Namun, pria itu disebut mempunyai alibi yang sangat kuat sehingga sulit untuk dikaitkan langsung dengan hilangnya Maggie.
Di sisi lain, kasus tersebut menyimpan kemarahan dan kepahitan yang semakin dalam. Pencarian terhadap Maggie pun berubah menjadi perjuangan untuk menemukan kebenaran di balik hilangnya sang anak.
Situasi semakin dramatis ketika keluarga meminta agar Maggie tidak diganggu. Seruan “Leave our daughter alone!” menambah misteri mengenai siapa sebenarnya perempuan yang muncul dalam panggilan darurat tersebut.
Film “LAST SEEN” tampaknya mengandalkan misteri identitas, trauma kehilangan, serta pencarian seorang anak yang menghilang selama lebih dari satu dekade. Pertanyaan terbesar yang menjadi pusat cerita adalah apakah perempuan yang mengaku sebagai Mags benar-benar Maggie yang telah lama hilang.
“Bagaimana kamu bisa yakin bahwa itu dia?” menjadi pertanyaan yang menggantung dan memperkuat misteri film ini.
Dengan alur yang berangkat dari sebuah panggilan darurat sederhana, “LAST SEEN” menawarkan thriller psikologis yang menggabungkan misteri orang hilang, penyelidikan, dan konflik emosional sebuah keluarga yang belum mampu berdamai dengan kehilangan.
Artikel Terkait
ROCKY Hadirkan Nuansa Intens Lewat Lagu “Fake It”
Kaia Gerber Buka Suara soal Label “Serial Dater” dan Sorotan Hubungan Asmara
Next Generation Seline S8 Diproyeksikan Jadi Supercar Amerika Paling Radikal untuk 2027
Gua Ekstrem di Bumi, dari Kristal Raksasa hingga Sungai di Kedalaman 2.212 Meter