Citraselebriti — Penyanyi sekaligus penulis lagu asal Amerika Serikat, eaJ, resmi membuka babak baru dalam perjalanan musiknya lewat single comeback berjudul “feel myself”. Lagu tersebut dirilis melalui Position Music dan diproduseri oleh Kyle Reith.
“feel myself” hadir dengan produksi musik yang dinamis. Lagu ini dibuka dengan irama shuffling yang bergerak cepat dan tidak terduga, berpadu dengan permainan bass yang hangat. Pola musik tersebut kemudian menjadi ruang bagi karakter vokal eaJ yang khas dan serba cepat.
Nuansa alternatif semakin terasa melalui penggunaan synth yang terdistorsi. Ketegangan dalam aransemen musik dibangun secara bertahap hingga memasuki bagian pre-chorus, sebelum synth berdistorsi memberikan dorongan energi yang lebih besar.
Momentum tersebut kemudian mengarah pada bagian chorus yang dibuat lebih lepas dan mengajak pendengar untuk ikut bernyanyi. Perpaduan antara permainan ritme, bass, synth, dan vokal membuat “feel myself” terdengar sebagai karya yang penuh energi sekaligus reflektif.
Single ini juga dirilis bersamaan dengan video musik resmi yang memperkuat konsep introspektif lagu. Menariknya, video tersebut menampilkan karya desainer Indonesia, RM Radinindra Nayaka, melalui busana, bros, serta topeng yang dikenakan eaJ sepanjang video.
Kontribusi RM Radinindra Nayaka memberikan dimensi visual tersendiri terhadap “feel myself”. Dunia yang sebelumnya dibangun melalui suara dan lirik kemudian diterjemahkan menjadi tampilan visual yang mencerminkan proses refleksi diri eaJ.
Di balik energi musiknya, “feel myself” lahir dari pengalaman personal eaJ selama satu tahun terakhir. Ia menulis lagu tersebut berdasarkan pergulatannya menghadapi tuntutan menjadi dewasa serta proses perlahan untuk kembali menemukan keseimbangan dalam dirinya.
“Aku menulis lagu ini tentang pergulatanku dengan kedewasaan setahun terakhir ini dan perjalanan perlahan menuju kewarasan,” ujar eaJ.
Tema tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam produksi musik. Ritme yang terus bergerak seolah menggambarkan ketidakpastian dalam proses pendewasaan, sementara ledakan synth di bagian pre-chorus menjadi simbol munculnya kembali energi dan keyakinan dalam diri.
Salah satu momen penting hadir ketika eaJ meneriakkan, “Yeah, it’s good to be back.” Kalimat tersebut menjadi penanda kembalinya sang musisi setelah melewati fase penuh pergulatan sekaligus menjadi pernyataan tentang keberaniannya untuk kembali melangkah.
Melalui “feel myself”, eaJ tidak mencoba menyembunyikan sisi kacau dari proses menjadi dewasa. Sebaliknya, ia memilih berhadapan dengan ketidakpastian, refleksi diri, dan berbagai tantangan yang muncul dalam perjalanan tersebut.
Lagu ini menjadi bagian terbaru dari perjalanan solo eaJ yang dimulai pada 2022 melalui single “Crash Crash”. Lagu tersebut telah mengumpulkan lebih dari 31 juta streaming dan menjadi salah satu pijakan awal dalam perjalanan musik solonya.
Sejak memulai karier solo, eaJ terus membangun katalog musik yang memadukan eksperimentasi alternatif dengan penulisan lagu yang personal, jujur, dan emosional. Karya-karyanya telah mengumpulkan ratusan juta streaming secara keseluruhan.
eaJ juga telah berkolaborasi dengan sejumlah musisi dari berbagai latar, di antaranya MAX, Rich Brian, Hindia, keshi, MICO, dan Seori.
Kini, melalui “feel myself”, eaJ memasuki fase baru dengan perspektif yang lebih jernih. Lagu ini sekaligus menjadi pernyataan bahwa proses bertumbuh tidak selalu harus sempurna, tetapi dapat menjadi perjalanan untuk kembali mengenali diri sendiri.
Dengan perpaduan produksi yang eksperimental, vokal penuh energi, serta visual yang kuat, “feel myself” menjadi pembuka bagi era baru eaJ sekaligus menunjukkan kesiapan sang musisi untuk menghadirkan karya-karya yang semakin personal dan jujur kepada para pendengarnya.
Artikel Terkait
Lesti Kolaborasi Istimewa Dengan Syahrini dan Afgan di HUT SCTV ke-36
Irish Bella Hamil Anak Ketiga Lewat Program Bayi Tabung di Malaysia
eaJ Rilis Single Comeback “feel myself”, Rayakan Perjalanan Menemukan Kembali Kepercayaan Diri
Dea Annisa Minta Mahar Sesuai Tanggal Lahir 29 Februari, Mazaki Ahmad Berburu Uang Kertas Hampir 3 Minggu