Citraselebriti — Aktor sekaligus pelawak senior Jaja Miharja mengungkap kondisi kesehatannya saat ditemui di Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (4/9/2026).
Jaja mengatakan dirinya masih rutin menjalani pengobatan hingga saat ini. Frekuensi pengobatan yang dijalaninya kini dilakukan satu bulan sekali.
“Masih berobat. Mudah-mudahan selanjutnya berobat masih jalan. Sekarang sebulan sekali,” ujar Jaja.
Ia mengaku masih merasakan sensasi panas pada bagian tubuhnya ketika kondisi tersebut kambuh. Namun, ia menyebut keluhan yang dirasakan bukan berupa rasa ngilu.
“Masih ini. Kalau lagi berasa, panas. Sebulan sekali. Bukan ngilu,” katanya.
Untuk menjaga kondisi tubuhnya, Jaja juga harus memperhatikan pola makan. Dokter memberikan sejumlah pantangan makanan yang harus dihindarinya.
“Duren sama kambing enggak boleh,” ungkap Jaja.
Kendati demikian, Jaja mengaku terkadang masih tergoda untuk menyantap makanan yang sebenarnya sudah dilarang dokter. Ia pun mengaku mendapat teguran dari anak-anaknya.
“Kalau dia lengah, gue makan lagi,” ujar Jaja sambil bercanda.
Jaja kemudian mengungkap bahwa anak-anaknya cukup bawel dalam mengingatkan dirinya agar menjaga kesehatan. Ketika ditanya siapa yang paling cerewet, ia langsung menjawab anak perempuannya.
“Anak bawel. Perempuan,” katanya.
Menurut Jaja, larangan mengonsumsi makanan tertentu bukan tanpa alasan. Ia berusaha mengikuti anjuran dokter agar proses pengobatannya tetap berjalan dengan baik.
“Pokoknya yang dilarang sama dokter kan ada resepnya. Makanan dilarang, ya sudah,” ujarnya.
Diminta Nyanyi, Jaja Miharja Langsung Bernostalgia
Dalam kesempatan tersebut, Jaja juga sempat diminta kembali bernyanyi. Meski sudah lama tidak tampil sebagai penyanyi, ia mengaku tidak merasa canggung ketika diminta membawakan lagu.
“Sudah enggak kaget waktu nyanyi, disuruh nyanyi,” katanya.
Jaja kemudian membawakan penggalan lagu bernuansa jenaka yang membuat suasana wawancara menjadi lebih cair.
“Jamu ku sudah jongkok, nunggu kereta jurusan Depok. Celana buatan Bangkok, pakai kaos gambar sendok. Ayu Ting Ting bukannya nomplok, ngambil kayu gue digetok,” ujar Jaja sambil bernyanyi.
Momen tersebut sekaligus mengingatkan kembali perjalanan panjang Jaja di dunia hiburan Indonesia.
Pernah Jadi Pemain Film Tanpa Dibayar
Jaja mengaku perjalanan kariernya tidak langsung dimulai dari dunia tarik suara. Ia justru lebih dahulu mencoba peruntungan sebagai pemain film.
Namun, untuk bisa mendapatkan kesempatan bermain film, Jaja mengatakan dirinya harus bekerja keras terlebih dahulu.
“Gue jadi bintang film aja susah dulu, mesti kerja. Mau jadi pemain mesti kerja dulu,” ungkapnya.
Ia kemudian mengenang salah satu film yang pernah dibintanginya bersama aktor Rato Timur. Film tersebut berjudul Manusia Terakhir.
“Rato Timur itu perusahaan besar. Kebetulan dia aktornya, pernah main film sama dia. Judulnya Manusia Terakhir,” tutur Jaja.
Jaja memperkirakan film tersebut dibuat pada era 1960-an atau 1970-an. Ia mengaku sudah tidak lagi mengingat secara pasti tahun produksinya.
“Pokoknya lupa sudah. Tahun 70-an, 60-an, gue enggak tahu deh,” katanya.
Menariknya, Jaja mengungkap bahwa dirinya tidak mendapatkan bayaran ketika pertama kali terlibat dalam film tersebut.
“Dibayar berapa waktu itu?” tanya pewawancara.
“Enggak dibayar,” jawab Jaja singkat.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan panjang Jaja Miharja sebelum akhirnya dikenal luas sebagai salah satu figur senior di dunia hiburan Tanah Air.
Artikel Terkait
Jaja Miharja Masih Jalani Pengobatan Sebulan Sekali, Ungkap Makanan yang Dilarang Dokter
Irfan Hakim Ungkap Cara Asuh Anak: Tak Banyak Melarang, yang Penting Adab dan Sopan Santun
Abio Salsinha Ungkap Momen Haru Xanana Gusmão Bertemu Presiden RI ke-7 Jokowi di Solo,
Sentimen Galau Berbalut Irama Dance-Pop: Makna di Balik Lirik Lagu Hit "Stereo Love"