• Jum'at, 11/09/2026

Angkat Isu Broken Home, Pee Wee Gaskins Gandeng Boniex for Revenge di Single Terbaru ‘(R)u(N)tuh’

- Kamis, 10/09/2026
Angkat Isu Broken Home, Pee Wee Gaskins Gandeng Boniex for Revenge di Single Terbaru ‘(R)u(N)tuh’
Band pop-punk Pee Wee Gaskins (PWG)

Citraselebriti — Band pop-punk Pee Wee Gaskins (PWG) kembali menghadirkan karya terbaru melalui single bertajuk ’(R)u(N)tuh)’. Dalam lagu tersebut, PWG menggandeng Boniex, vokalis for Revenge, untuk menyuarakan persoalan keluarga yang dari luar terlihat baik-baik saja, tetapi menyimpan keretakan di dalamnya.

Single ’(R)u(N)tuh)’ mengangkat kisah tentang luka yang dipendam, ketegangan dalam keluarga, hingga pengalaman anak-anak yang tumbuh tanpa mendapatkan rasa aman di rumah sendiri.

Ide lagu tersebut berawal dari kampanye yang dilakukan Dochi, bassist Pee Wee Gaskins, melalui Threads. Ia mengumpulkan berbagai testimoni dari penyintas broken home yang kemudian menjadi bahan untuk merangkai cerita dan lirik lagu.

Lewat lagu ini, PWG mencoba menggambarkan dilema orang tua yang memilih tetap mempertahankan rumah tangga demi anak, meski hubungan di antara mereka sebenarnya sudah tidak lagi bahagia.

Namun, keputusan untuk bertahan dalam hubungan yang penuh ketegangan juga dapat memberikan dampak terhadap anak. Alih-alih mendapatkan suasana keluarga yang hangat, anak justru dapat tumbuh dalam lingkungan yang dipenuhi jarak emosional dan akhirnya mencari penerimaan di luar rumah.

Kolaborasi dengan Boniex turut memberikan warna tersendiri dalam lagu tersebut. Karakter vokal Boniex berpadu dengan vokal Sansan, tetap mempertahankan identitas musik Pee Wee Gaskins sekaligus memperkuat atmosfer emosional yang ingin disampaikan.

“Pop-punk enggak selamanya harus ceria. Lewat lagu ini, kami ingin membawa cerita yang berat dengan cara yang tetap jujur dan dekat dengan pendengar,” tulis Pee Wee Gaskins dalam keterangan resminya.

Bukan untuk Menghakimi Perceraian

Pee Wee Gaskins menegaskan bahwa ’(R)u(N)tuh)’ tidak dibuat untuk menghakimi perceraian ataupun memaksakan pandangan tertentu mengenai keluarga. Lagu ini lebih ditujukan sebagai bentuk validasi bagi anak-anak yang berada dalam situasi serupa.

PWG ingin menyampaikan pesan bahwa anak tidak seharusnya merasa bersalah atas keretakan hubungan kedua orang tuanya.

“Kadang kita terlalu sibuk mempertahankan bentuk sebuah keluarga sampai lupa bahwa yang sebenarnya dibutuhkan adalah rasa aman dan bahagia di dalamnya. Bertahan enggak selalu berarti semuanya akan jadi lebih baik. Ada kalanya menerima dan melepaskan justru menjadi pilihan terbaik,” ujar Dochi.

Melalui ’(R)u(N)tuh)’, Pee Wee Gaskins dan Boniex for Revenge berharap lagu tersebut dapat menjadi teman bagi pendengar yang pernah mengalami persoalan keluarga sekaligus membuka ruang untuk membicarakan luka dan pengalaman broken home secara lebih terbuka.

Single ’(R)u(N)tuh)’ kini sudah dapat didengarkan di berbagai platform musik digital.

Tags

Artikel Terkait

Terkini