Darius Sinathrya Dikelilingi Lima Wanita Cantik di Film Horor The Doll: Ghawiah

- Jum'at, 16/10/2026

Citraselebriti — Aktor Darius Sinathrya kembali terlibat dalam produksi film horor bersama Hitmaker Studios. Kali ini, Darius berperan sebagai Arya Pranata, seorang kepala keluarga yang berusaha memberikan kehidupan terbaik bagi istri dan kedua putrinya dalam film The Doll: Ghawiah.

Dalam film arahan sutradara Guntur dan diproduseri Rocky Soraya tersebut, Darius beradu akting dengan Titi Kamal, Sara Wijayanto, Aisyah Aqilah, Laura Moane, dan Fara Shakila.

Darius menjelaskan karakter Arya yang sangat menyayangi keluarganya.

“Arya itu kepala keluarga, dia tukang masak, dia punya restoran, dia ingin berbuat yang terbaik untuk keluarganya. Dia sayang banget sama keluarganya, sama istri, sama anak-anaknya,” ujar Darius  Ditemui saat acara gala premiere The Doll: Ghawiah di Plaza Indonesia, Jakarta, Jumat malam (16/10/2026).

Sebagai satu-satunya laki-laki di tengah keluarga yang terdiri dari istri dan dua anak perempuan, Arya berusaha menjaga keharmonisan rumah tangganya. Namun, karakter tersebut memiliki kelemahan, terutama dalam menghadapi persoalan keluarga.

“Dia orang yang mungkin menghindari perselisihan. Kalau ada masalah, dia cenderung menghindari konflik dan percaya bahwa dengan keputusannya, dia bisa menyelesaikan apa pun masalahnya,” ungkapnya.

Bagi Darius, memerankan Arya memberikan pengalaman tersendiri. Tantangannya bukan semata-mata terletak pada adegan teknis, melainkan bagaimana membangun chemistry dengan para pemain lain, terutama Titi Kamal dan para pemeran perempuan yang menjadi bagian penting dalam cerita.

Darius mengaku sebelumnya pernah bekerja sama dengan Titi Kamal dalam film Getih Ireng. Namun, dalam The Doll: Ghawiah, keduanya kembali dipertemukan sebagai pasangan dengan latar belakang dan hubungan karakter yang berbeda.

“Kemarin di Getih Ireng kita sudah jadi pasangan, sekarang jadi pasangan lagi. Tentu dengan background dan hubungan relasi yang berbeda. Jadi, harus menemukan bentuk-bentuk yang baru lagi,” tuturnya.

Menurut Darius, persiapan yang matang dari tim produksi turut membantu kelancaran proses syuting, termasuk untuk adegan pertarungan. Dengan persiapan tersebut, ia dapat menjalani adegan-adegan yang dibutuhkan tanpa merasa terlalu terbebani oleh aspek teknis.

Selain itu, Darius juga mengungkapkan pengalamannya kembali bekerja bersama Hitmaker Studios. Ia menyebut proyek ini sebagai film ketiga sekaligus proyek keempatnya bersama rumah produksi tersebut.

Ia mengapresiasi lingkungan kerja yang dinilainya nyaman bagi para pemain sehingga mereka dapat memberikan penampilan terbaik. Darius juga menyampaikan terima kasih kepada produser Rocky Soraya, sutradara Guntur, serta seluruh kru yang terlibat.

Darius berharap The Doll: Ghawiah dapat memberikan pengalaman menonton horor yang menegangkan bagi penonton Indonesia sekaligus melanjutkan perjalanan semesta film The Doll.

“Semoga semangat itu bisa tersampaikan ke calon-calon penonton supaya mereka bisa datang juga dan merasakan ketegangan yang sama, sehingga universe dari The Doll bisa terus hidup di hati pecinta horor Indonesia,” pungkasnya.

Tags

Artikel Terkait

Terkini