• Selasa, 14/07/2026

Istri Temon Ungkap Detik-Detik Sang Komedian Meninggal Dunia Akibat Serangan Jantung

- Minggu, 12/07/2026
 Istri Temon Ungkap Detik-Detik Sang Komedian Meninggal Dunia Akibat Serangan Jantung
Simson Rarameha Ngadang atau yang akrab disapa Temon

Citraeelebrit- Kabar duka atas meninggalnya komedian dan aktor Simson Rarameha Ngadang atau yang akrab disapa Temon menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Sang istri menceritakan detik-detik terakhir sebelum suaminya mengembuskan napas terakhir di rumah sakit.

Menurutnya, Temon bukan sosok yang mudah mengeluhkan rasa sakit. Karena itu, saat sang suami mengaku mengalami nyeri di dada, ia langsung merasa kondisi tersebut sangat serius.

“Dia tidak pernah mengeluh sakit. Jadi ketika dia bilang dadanya sakit, saya tahu itu sudah benar-benar tidak bisa ditahan. Saya langsung mengajak dia ke rumah sakit,” ujar Mae .

Sesampainya di Instalasi Gawat Darurat (IGD), Temon langsung menjalani serangkaian pemeriksaan, mulai dari rekam jantung (EKG), pengambilan sampel darah hingga pemeriksaan rontgen. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya penyumbatan pada pembuluh darah jantung yang mengarah pada serangan jantung.

Dokter kemudian segera memberikan tindakan medis, termasuk pemberian obat-obatan untuk menangani kondisi tersebut. Namun, meski telah mendapatkan dua kali pemberian obat, kondisi Temon tidak menunjukkan perbaikan yang signifikan.

“Dokter bilang ada penyumbatan di jantung. Setelah diberi obat dua kali, beliau masih sadar tetapi sudah mulai mengantuk. Saat ditanya apakah sakitnya berkurang, dia bilang hanya sedikit, tetapi masih terasa sakit,” kenangnya.

Tak lama kemudian, sang istri merasakan tangan Temon menggenggam tangannya dengan erat. Beberapa saat setelah itu, kondisi Temon mendadak memburuk hingga tim medis melakukan tindakan resusitasi.

“Saya sempat teriak meminta dokter menolong suami saya. Dadanya ditekan, semua tindakan dilakukan. Setelah itu saya diminta keluar ruangan untuk menunggu,” tuturnya.

Meski berbagai upaya penyelamatan telah dilakukan, nyawa Temon tidak dapat diselamatkan. Dokter akhirnya menyatakan Temon meninggal dunia setelah menjalani penanganan intensif di rumah sakit.

Sang istri mengungkapkan, selama ini Temon tidak pernah memiliki riwayat penyakit jantung. Almarhum hanya diketahui memiliki tekanan darah tinggi sehingga keluarga tidak pernah menyangka akan mengalami serangan jantung mendadak.

“Dia hanya punya darah tinggi. Tidak pernah ada riwayat penyakit jantung, jadi kami benar-benar tidak menyangka,” katanya.

Bahkan saat berangkat ke rumah sakit, kondisi Temon masih tampak cukup baik. Ia masih bisa berjalan sendiri menuju mobil tanpa harus dipapah, meski terus menahan rasa sakit di bagian dada dan kepala.

Sang istri juga mengenang sosok Temon sebagai suami sekaligus ayah yang penyayang. Di matanya, Temon selalu berhasil mencairkan suasana dengan candaan dan membuat keluarga tertawa.

“Buat saya dia suami yang hebat. Orang mungkin mengenalnya sebagai pelawak, tetapi di rumah dia selalu membuat saya dan anak-anak tertawa. Itu yang paling saya ingat dari dirinya,” ujarnya.

Ia juga menyebut Temon sangat dekat dengan anak-anaknya. Almarhum kerap membantu mereka belajar, terutama pelajaran matematika, dengan penuh kesabaran tanpa pernah memarahi anak-anak.

Menutup keterangannya, sang istri mewakili keluarga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat apabila semasa hidup Temon pernah memiliki kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak.

“Beliau memang senang bercanda. Atas nama keluarga, kami memohon maaf apabila semasa hidupnya ada perkataan atau perbuatan yang kurang berkenan. Kami juga memohon doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” tutupnya.

Tags

Artikel Terkait

Terkini