CITRASELEBRITI – Pasar jam tangan mewah tengah mengalami koreksi harga yang cukup signifikan. Salah satu merek yang selama ini dikenal memiliki nilai jual kembali sangat tinggi, Richard Mille, kini mencatat penurunan harga di pasar sekunder pada sejumlah model populernya.
Dalam beberapa tahun terakhir, Richard Mille menjadi simbol kemewahan sekaligus instrumen investasi. Banyak model diperdagangkan jauh di atas harga resmi butik karena tingginya permintaan dari kolektor, selebritas, hingga investor. Namun, meredanya tren investasi spekulatif di sektor barang mewah membuat harga sejumlah referensi mulai terkoreksi.
Berikut lima model Richard Mille yang mengalami penurunan harga paling mencolok.
Model pertama adalah Richard Mille RM67-01 Extra Flat Titanium. Jam tangan dengan desain ultra-tipis dan dial skeleton ini memiliki harga resmi sekitar US$85.000. Pada puncak tren pada 2022–2023, harganya sempat melampaui US$220.000 di pasar sekunder. Kini, nilainya berada di kisaran US$140.000 hingga US$155.000, atau turun sekitar 35 persen dari harga tertingginya.
Selanjutnya ada Richard Mille RM055 Bubba Watson White Ceramic. Model yang identik dengan bezel keramik putih ini pernah diperdagangkan lebih dari US$380.000, jauh di atas harga ritelnya yang sekitar US$120.000. Saat ini, harga pasar berkisar US$240.000 hingga US$265.000, mencerminkan penurunan sekitar US$120.000 dari level tertinggi.
Koreksi juga terjadi pada Richard Mille RM11-03 Titanium Automatic Flyback Chronograph, salah satu model ikonik yang banyak dikenakan selebritas. Dengan harga ritel sekitar US$150.000 hingga US$180.000, model ini pernah menyentuh lebih dari US$450.000 saat pasar sedang bergairah. Kini, nilainya turun ke kisaran US$260.000 hingga US$299.000, atau kehilangan sekitar US$150.000 dari harga puncaknya.
Penurunan terbesar dialami Richard Mille RM35-03 Carbon TPT “Baby Nadal”. Jam tangan hasil kolaborasi dengan petenis Rafael Nadal ini dibekali teknologi butterfly rotor yang memungkinkan pengaturan sistem pengisian otomatis. Dengan harga butik mulai sekitar US$195.000, model tersebut sempat diperdagangkan di atas US$650.000 pada 2023–2024. Kini, harganya berada di kisaran US$450.000, turun lebih dari US$200.000 dibandingkan harga tertingginya.
Sementara itu, Richard Mille RM65-01 Automatic Chronograph Titanium menjadi model yang paling menarik perhatian. Jam tangan dengan komplikasi chronograph canggih ini memiliki harga ritel sekitar US$310.000. Setelah sempat menyentuh lebih dari US$440.000, kini harga pasar sekundernya berada di kisaran US$330.000 hingga US$350.000, nyaris setara dengan harga butik.
Analis menilai koreksi harga ini dipengaruhi oleh berkurangnya dana spekulatif yang sebelumnya mendorong lonjakan harga jam tangan mewah. Selama masa booming aset digital dan investasi alternatif, banyak kolektor membeli Richard Mille bukan hanya untuk dikoleksi, tetapi juga sebagai aset yang diharapkan terus meningkat nilainya.
Meski demikian, sejumlah model seperti RM67-01 dan RM11-03 dinilai masih memiliki daya tarik kuat karena statusnya sebagai model ikonik. Di sisi lain, RM35-03 tetap dianggap menarik bagi kolektor yang mengutamakan inovasi teknis, sementara RM65-01 dipandang sebagai salah satu titik masuk paling rasional bagi pembeli yang ingin memiliki Richard Mille tanpa membayar premi besar di pasar sekunder.
Meski harga telah terkoreksi cukup dalam, pengamat mengingatkan bahwa pergerakan pasar jam tangan mewah masih dapat berubah, bergantung pada strategi distribusi produsen, kondisi ekonomi global, serta tingkat permintaan kolektor di masa mendatang.
Artikel Terkait
Keindahan Burung Paling Menawan di Dunia, dari Pegar Reeves hingga Burung Madu Berkaki Merah
Hanoi Old Quarter Tawarkan Suasana Jalanan yang Semarak, Interaksi Warga Jadi Daya Tarik Wisata
Jam Tangan Richard Mille di Pasar Sekunder Turun Tajam, Beberapa Model Kehilangan Nilai Hingga US$200.000
Matchbox Suguhkan Aksi Mata-Mata Penuh Ledakan dan Nostalgia Persahabatan