CITRASELEBRITI – Ferrari kembali menjadi sorotan berkat hadirnya sebuah konsep digital yang membayangkan seperti apa jika pabrikan asal Maranello itu mengembangkan SUV berperforma ekstrem berbasis teknologi SF90 Stradale. Dijuluki Ferrari SF90 SUV 2027, kendaraan ini masih sebatas konsep imajinatif dan belum dikonfirmasi untuk diproduksi secara resmi.
Konsep tersebut menawarkan gambaran sebuah SUV berperforma tinggi yang memadukan teknologi hybrid Formula 1, kemewahan khas Ferrari, serta kepraktisan sebuah kendaraan empat pintu. Bila suatu saat diwujudkan, mobil ini diprediksi bakal menjadi pesaing serius bagi Lamborghini Urus SE, Aston Martin DBX 707, Porsche Cayenne Turbo GT, hingga Bentley Bentayga Speed.
Dari sisi desain, Ferrari SF90 SUV tampil sangat agresif dengan bahasa desain yang terinspirasi langsung dari SF90 Stradale. Bagian depan dibekali lampu LED ultra-tipis, grille berukuran besar, splitter aerodinamis, serta sejumlah saluran udara yang dirancang untuk meningkatkan pendinginan sistem rem, baterai, dan mesin hybrid.
Siluet samping mengusung gaya fastback coupe yang memberikan kesan rendah dan sporty. Fender berotot, velg forged berukuran besar, side skirt serat karbon, serta gagang pintu model flush semakin mempertegas karakter performanya. Di bagian belakang, lampu LED membentang penuh dipadukan empat knalpot, diffuser besar, dan spoiler aktif yang membuat tampilannya semakin dramatis.
Masuk ke dalam kabin, nuansa supercar langsung terasa melalui penggunaan material kulit premium, Alcantara, serta aksen serat karbon. Jok bergaya bucket seat, setir flat-bottom, dan panel instrumen digital sepenuhnya dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara layaknya mobil balap.
Layar instrumen digital menampilkan berbagai informasi penting seperti kecepatan, aliran tenaga hybrid, navigasi, G-force, temperatur ban, hingga pengaturan performa yang dapat dikustomisasi. Selain layar sentuh utama untuk sistem infotainment dan pengaturan kendaraan, tersedia pula layar khusus penumpang depan yang mampu menampilkan data performa secara real-time.
Dari sisi teknologi, konsep ini dibayangkan sudah mendukung Apple CarPlay dan Android Auto nirkabel, pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA), pengisian daya nirkabel, sistem audio premium, navigasi terkoneksi, hingga beragam fitur bantuan pengemudi modern.
Sistem keselamatan diperkirakan meliputi adaptive cruise control, lane centering assist, blind spot monitoring, autonomous emergency braking, traffic sign recognition, driver monitoring system, serta kamera 360 derajat untuk memudahkan manuver sehari-hari.
Sektor performa menjadi daya tarik utama. Konsep Ferrari SF90 SUV diproyeksikan menggunakan mesin V8 twin-turbo yang dipadukan dengan tiga motor listrik. Kombinasi tersebut diperkirakan mampu menghasilkan tenaga lebih dari 1.000 hp, disalurkan ke keempat roda melalui sistem penggerak all-wheel drive dan transmisi kopling ganda delapan percepatan.
Dengan konfigurasi tersebut, akselerasi 0–100 km/jam diperkirakan dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 2,5 detik, sementara kecepatan puncaknya disebut mampu melampaui 338 km/jam (210 mph). Angka tersebut menempatkannya sejajar dengan jajaran hypercar, meski hadir dalam format SUV.
Untuk menjaga karakter berkendara khas Ferrari, konsep ini juga dibayangkan mengusung suspensi aktif, rear-wheel steering, torque vectoring, electronic differential, adaptive damper, serta rem karbon-keramik agar tetap lincah saat melibas tikungan.
Meski berorientasi pada performa tinggi, Ferrari SF90 SUV tetap menawarkan sisi fungsional. Kabin dirancang mampu menampung empat penumpang dengan nyaman, ruang bagasi cukup untuk perjalanan akhir pekan, serta tersedia berbagai mode berkendara mulai dari Comfort, Sport, Race hingga Electric yang memungkinkan mobil berubah karakter sesuai kebutuhan.
Apabila benar-benar diproduksi, harga Ferrari SF90 SUV diperkirakan akan dibuka mulai sekitar US$550.000, sementara versi dengan personalisasi penuh berpotensi mendekati US$700.000. Biaya kepemilikan, perawatan, serta asuransi juga diperkirakan berada di level yang sangat tinggi sesuai statusnya sebagai kendaraan eksklusif.
Meski hingga kini Ferrari belum memberikan sinyal akan menghadirkan SUV berperforma ekstrem seperti konsep tersebut, Ferrari SF90 SUV 2027 menjadi gambaran menarik mengenai masa depan kendaraan sport berteknologi hybrid. Jika suatu hari direalisasikan, model ini berpotensi mendefinisikan ulang segmen SUV performa tinggi sekaligus menghadirkan standar baru di kelasnya.
Artikel Terkait
Framework Laptop 13 Pro Hadirkan Konsep Modular Premium, Siap Jadi Penantang MacBook Pro untuk Pengguna Linux
Pedro del Hierro Tampilkan Elegansi Urban dalam Koleksi di Mercedes-Benz Fashion Week Madrid
Hasil Eliminasi D’Academy 8: Nana Bulungan Tersenggol, Lima Akademia Lanjut ke Babak Berikutnya
Enau Gandeng Momo Rilis Ulang “Sudah Tahu Tuhan Kita Berbeda”, Tandai Comeback Setelah Hampir 10 Tahun