Citraselebriri – Aktris Febby Rastanty membagikan cerita mengenai karakter Arani yang diperankannya dalam sinetron Biarkan Hati Bicara, SCTV. Menurutnya, Arani merupakan perempuan yang memiliki pendirian kuat dan selalu berpegang teguh pada hal-hal yang diyakininya benar.
Di balik sikapnya yang tegas dan terkadang keras kepala, Arani digambarkan sebagai sosok yang baik hati, penyayang, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap orang-orang yang disayanginya. Ia juga dikenal sebagai pribadi yang peka dan selalu memperhatikan hal-hal kecil yang sering kali luput dari perhatian orang lain.
“Arani punya pendirian dan cukup keras kepala sama apa yang dia yakini benar. Tapi dia orangnya baik, penyayang sama orang-orang yang dia peduli. Dia juga selalu memperhatikan hal-hal kecil yang mungkin orang lain nggak perhatiin,” ujar Febby Rastanty.
Febby mengungkapkan, karakter Arani juga menyimpan trauma masa lalu yang membentuk kepribadiannya hingga dewasa. Sejak kecil, Arani harus menerima kenyataan pahit kehilangan sang ibu dan kemudian diasuh oleh tantenya yang tidak memberikan kasih sayang sebagaimana yang diharapkannya.
“Arani punya trauma masa lalu yang cukup berat karena ditinggalkan ibunya saat masih kecil. Setelah itu dia dirawat sama tantenya yang nggak menyayangi dia, jadi masa kecilnya tumbuh kurang menyenangkan,” katanya.
Meski dibayangi pengalaman hidup yang menyakitkan, Arani tetap berusaha mempertahankan sifat peduli dan kasih sayangnya kepada orang-orang yang memiliki arti penting dalam hidupnya. Kompleksitas karakter tersebut menjadi salah satu tantangan yang dinikmati Febby selama proses syuting.
Selain mendalami sisi emosional karakter, Febby juga mengungkapkan pengalaman menjalani adegan-adegan medis dalam sinetron tersebut. Ia mengatakan tidak melakukan persiapan khusus, tetapi seluruh proses syuting yang melibatkan tindakan medis mendapat pendampingan langsung dari tenaga kesehatan profesional.
“Enggak ada persiapan khusus. Cuma ada beberapa scene yang memang didampingi tenaga kesehatan, ada dokter. Jadi apa yang aku lakukan itu benar,” ungkapnya.
Menurut Febby, pendampingan dari dokter sangat membantu karena dirinya tidak memiliki latar belakang di bidang medis. Setiap tindakan yang dilakukan di depan kamera diarahkan agar sesuai dengan prosedur yang semestinya.
“Karena aku sendiri bukan dokter, jadi misalnya ada beberapa tindakan yang aku nggak mengerti, kita ada pendampingannya dari dokter. Dikasih tahu bagaimana seharusnya melakukan tindakan itu,” tutupnya.
Pendalaman karakter yang kuat serta dukungan dari tenaga profesional di lokasi syuting menjadi bagian dari upaya menghadirkan adegan-adegan yang emosional sekaligus realistis dalam Biarkan Hati Bicara, sehingga penonton dapat menikmati cerita yang lebih meyakinkan.
Artikel Terkait
Eca Aura dan Bebby Hatami Ungkap Tantangan Perankan Karakter di Sinetron Ternyata Ini Cinta RCTI
NOWZ Rilis ‘Achilles’, Lagu Pop Bernuansa Cinta yang Penuh Emosi dan Kerentanan
Rangga Azof dan Febby Rastanty Ungkap Chemistry Lama hingga Konflik Karakter di Sinetron Biarkan Hati Bicara
Betrand Peto Tantang Diri Lewat Debut Akting di Sinetron Ternyata Ini Cinta RCTI