Citraselebriti- Framework resmi memperkenalkan generasi terbaru Framework Laptop 12, laptop ringkas yang mempertahankan filosofi perangkat mudah diperbaiki, ditingkatkan, dan dikustomisasi oleh pengguna.
Generasi baru ini membawa sejumlah pembaruan berdasarkan masukan pengguna, termasuk prosesor Intel Core Series 3, konektivitas Thunderbolt 4, Wi-Fi 7, opsi keyboard dengan lampu latar, serta fingerprint reader.
Framework mengatakan hasil survei pengguna terhadap generasi sebelumnya menunjukkan Framework Laptop 12 memperoleh skor NPS rata-rata tertinggi dibandingkan produk lain dalam jajaran perusahaan tersebut. Menariknya, hampir 80 persen pengguna Framework Laptop 12 menjalankan sistem operasi Linux.
Dari survei tersebut, lima permintaan peningkatan yang paling banyak disampaikan pengguna adalah layar yang lebih baik, keyboard backlit, fingerprint reader, daya tahan baterai lebih panjang, serta speaker yang lebih baik.
Pada generasi terbaru, Framework menghadirkan tiga dari lima permintaan tersebut, yakni keyboard backlit, fingerprint reader, dan peningkatan daya tahan baterai.
Menggunakan Intel Core Series 3
Framework Laptop 12 generasi baru menggunakan platform prosesor Intel Core Series 3 dengan kode nama Wildcat Lake.
Platform ini mengadopsi arsitektur yang merupakan versi lebih ringkas dari Core Ultra Series 3. Framework menawarkan tiga pilihan prosesor, yakni Core 3, Core 5, dan Core 7. Core 7 menjadi pilihan baru untuk seri Laptop 12.
Menurut Framework, platform tersebut memberikan peningkatan performa CPU sekaligus efisiensi daya. Pada varian Core 5 dan Core 7, performa GPU juga mengalami peningkatan.
Laptop ini dapat dikonfigurasi dengan RAM DDR5 hingga 64 GB dan SSD hingga 2 TB. Seperti generasi sebelumnya, pengguna dapat mengganti atau meningkatkan kapasitas memori dan penyimpanan di kemudian hari.
Baterai Lebih Awet
Framework masih mempertahankan baterai berkapasitas 50 Wh. Namun, efisiensi platform Core Series 3 memungkinkan peningkatan daya tahan baterai dalam aktivitas seperti menjelajah web, memutar video, hingga konferensi video.
Efisiensi tersebut juga membuat perangkat bekerja lebih dingin dan lebih senyap.
Keyboard Backlit dan Fingerprint Reader
Salah satu pembaruan utama adalah hadirnya pilihan keyboard dengan backlight.
Keyboard tersebut menggunakan lampu latar putih satu zona dan tersedia dengan layout US English. Framework juga menggunakan firmware CMK open-source sehingga komunitas pengembang dapat memodifikasi perilaku keyboard.
Generasi terbaru ini turut memperkenalkan layout keyboard Nordic dan Swiss.
Sementara itu, fingerprint reader terintegrasi langsung pada tombol power di bagian samping. Pengguna dapat menggunakannya untuk masuk ke Linux maupun Windows hanya dengan menyentuhkan jari, termasuk ketika laptop digunakan dalam mode tablet.
Fingerprint reader tersedia pada konfigurasi Core 5 dan Core 7. Keyboard backlit juga menjadi standar pada sejumlah konfigurasi pre-built dan tersedia sebagai opsi pada versi DIY.
Thunderbolt 4 dan Wi-Fi 7
Framework meningkatkan kemampuan port pada Laptop 12. Dua slot expansion card bagian belakang kini mendukung Thunderbolt 4.
Dengan dukungan tersebut, pengguna dapat menghubungkan perangkat seperti eGPU serta hingga dua monitor 4K dengan refresh rate 60 Hz secara bersamaan.
Dua slot bagian depan menggunakan USB 3.2 Gen 2, sementara seluruh empat slot tetap dapat digunakan untuk memasok daya.
Untuk konektivitas nirkabel, Framework menggunakan modul Intel BE213 dengan dukungan Wi-Fi 7 R2. Modul Wi-Fi tersebut menggunakan format M.2 standar sehingga dapat diganti apabila pengguna membutuhkannya di masa depan.
Fokus pada Linux
Framework kembali menempatkan dukungan Linux sebagai salah satu fokus utama.
Modul Wi-Fi baru dirancang bekerja dengan distribusi Linux yang menggunakan kernel 7.1 atau lebih baru. Dukungan fingerprint reader juga telah dipersiapkan bersama sejumlah pengembang distribusi Linux.
Framework menyebut fitur seperti audio, touchscreen, dan suspend dapat berfungsi langsung setelah perangkat digunakan.
Untuk mempermudah pengguna Linux, Framework juga menawarkan konfigurasi dengan Fedora yang sudah terpasang. Selain itu, tersedia versi DIY bagi pengguna yang ingin merakit perangkat sendiri dan memasang sistem operasi pilihan.
Pilihan Windows tetap tersedia bagi pengguna yang menginginkannya.
Mempertahankan Desain Modular
Secara desain, Framework Laptop 12 generasi terbaru masih mempertahankan chassis berwarna-warni dengan material TPU overmolded PC/ABS serta engsel 360 derajat.
Framework menyediakan lima pilihan warna, yaitu black, gray, lavender, bubble gum, dan sage. Menurut perusahaan, warna sage menjadi pilihan paling populer dengan sekitar 37 persen pengguna, sementara bubble gum berada di angka sekitar 13 persen.
Layarnya juga masih menggunakan panel touchscreen berukuran 12,2 inci dengan resolusi 1920 x 1200 dan tingkat kecerahan 400 nit. Dukungan stylus tetap dipertahankan.
Namun, Framework mengakui bahwa layar dan speaker masih sama seperti generasi sebelumnya. Perusahaan menyebut kedua aspek tersebut tetap menjadi bagian yang akan dikembangkan berdasarkan masukan pengguna.
Komponen Baru Bisa Dipasang pada Model Lama
Salah satu aspek paling menarik dari Framework Laptop 12 adalah kompatibilitas antargenerasi.
Framework memastikan komponen baru pada generasi terbaru tetap kompatibel dengan chassis Framework Laptop 12 generasi pertama. Mainboard baru, input cover termasuk versi backlit, serta fingerprint reader dapat dipasang ke chassis lama.
Konsep tersebut menjadi bagian dari filosofi Framework untuk memperpanjang usia sebuah laptop. Pengguna tidak harus mengganti seluruh perangkat ketika membutuhkan peningkatan tertentu.
Dengan pendekatan modular tersebut, Framework ingin membangun ekosistem komputer yang memungkinkan pengguna mengganti komponen satu per satu, bebas memilih sistem operasi, serta menggunakan perangkat selama mungkin.
Generasi terbaru Framework Laptop 12 pada akhirnya menjadi pembaruan yang berfokus pada tiga hal utama: performa, konektivitas, dan kemudahan upgrade. Dengan prosesor Intel Core Series 3, Thunderbolt 4, Wi-Fi 7, keyboard backlit, fingerprint reader, serta dukungan Linux yang lebih matang, laptop ini tetap mempertahankan filosofi utama Framework: komputer yang benar-benar dapat dimiliki dan dikendalikan penggunanya.
Artikel Terkait
ODD YOUTH Hadir dengan “못지마”, Bawa Pesan Lepaskan Kekhawatiran dan Nikmati Diri Sendiri
BRIE Rilis “SPICE”, Lagu Alternative R&B tentang Menjadi Diri Sendiri
Tempat Paling Terisolasi di Dunia, dari Desa di Himalaya hingga Permukiman Beku Siberia
Mediasi Sarwendah dan Ruben Onsu di PN Jakarta Selatan Gagal, Kuasa Hukum Soroti Kepentingan Anak