Wagyu Brothers di Tokyo Hadirkan Burger Wagyu Premium, Harganya Rp400 Ribuan

- Senin, 07/09/2026
 Wagyu Brothers di Tokyo Hadirkan Burger Wagyu Premium, Harganya Rp400 Ribuan
Burger selama ini identik dengan kuliner khas Amerika Serikat.

Citrsselebriti- Burger selama ini identik dengan kuliner khas Amerika Serikat. Namun, sebuah kedai kecil di Tokyo, Jepang, mencoba mengubah pandangan tersebut dengan menghadirkan burger berbahan daging Wagyu berkualitas tinggi.

Kedai bernama Wagyu Brothers itu berada tidak jauh dari Sensoji Temple, kuil tertua di Tokyo yang menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan. Berada di sebuah gang sempit, restoran tersebut memiliki ambisi besar, yakni menciptakan salah satu burger terbaik di dunia.

Berbeda dari restoran burger pada umumnya, Wagyu Brothers tidak menggunakan mesin penggiling daging. Pemiliknya, Wataru Kikuchi, justru mencincang sendiri daging Wagyu secara manual.

Daging Wagyu yang digunakan dikenal sebagai salah satu jenis daging sapi dengan kualitas tinggi. Harganya bahkan dapat mencapai sekitar 300 dolar AS atau lebih dari Rp4,7 juta per pon, tergantung jenis dan kualitasnya.

Wagyu Brothers meyakini kualitas daging menjadi salah satu kunci utama dalam menciptakan burger premium. Sapi Wagyu dibesarkan dalam lingkungan yang bersih dan tenang. Hewan-hewan tersebut diberi pakan secara langsung dan dipelihara hingga sekitar 30 bulan.

Proses tersebut menghasilkan daging dengan kandungan lemak tinggi dan tekstur yang sangat lembut. Karakteristik itu membuat Wagyu tidak hanya cocok diolah menjadi steak, tetapi juga menjadi bahan burger.

Menurut George Motz, penulis sekaligus restaurateur yang dikenal sebagai salah satu pakar hamburger, perkembangan media sosial turut meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai burger.

“Sekarang ada lebih banyak pengetahuan tentang burger di luar sana,” ujar Motz.

Menurutnya, masyarakat saat ini semakin memahami makanan yang mereka konsumsi dan memiliki lebih banyak informasi untuk menentukan pilihan kuliner.

Tren tersebut juga dimanfaatkan Wagyu Brothers. Kedai ini aktif di media sosial untuk memperkenalkan burger premium mereka kepada wisatawan maupun pencinta kuliner.

Dalam proses pembuatannya, daging Wagyu dicincang dan dibentuk menjadi patty sebelum dipanggang secara hati-hati. Namun, keunikan burger ini tidak berhenti sampai di situ.

Sebagai sentuhan akhir, Wagyu Brothers menambahkan potongan steak Wagyu yang disusun di atas burger menyerupai kepingan permainan Jenga.

Burger tersebut dibanderol sekitar 25 dolar AS atau setara dengan Rp390 ribuan, tergantung nilai tukar.

Konsep tersebut sekaligus menjawab anggapan bahwa daging berkualitas tinggi dianggap terlalu mahal untuk dijadikan hamburger karena biasanya burger dilengkapi berbagai saus dan keju.

Wagyu Brothers justru ingin menunjukkan kualitas daging terbaik kepada wisatawan asing melalui hidangan yang lebih familiar dan mudah dinikmati.

Perubahan selera konsumen juga dinilai menjadi salah satu alasan semakin berkembangnya burger premium. George Motz menyebut generasi konsumen saat ini semakin teredukasi dan memiliki wawasan kuliner yang luas.

“Mereka ingin tahu dari mana makanan mereka berasal,” kata Motz.

Fenomena tersebut membuat konsumen semakin sulit menerima burger yang hanya menggunakan patty beku tanpa informasi jelas mengenai bahan dan proses pembuatannya.

Bagi Wagyu Brothers, burger bukan lagi sekadar makanan sederhana. Dengan menggunakan Wagyu berkualitas tinggi dan teknik pengolahan yang cermat, hidangan tersebut diangkat menjadi pengalaman kuliner premium di tengah kawasan wisata Tokyo.

Tags

Artikel Terkait

Terkini