Citraselebriti — Aktor Bambang Ceper membagikan pengalamannya bermain dalam film Istimewa, produksi Kairos Film yang disutradarai Ruben Adrian. Dalam film tersebut, Bambang memerankan karakter Bimo, sosok pemalu yang memiliki peran sebagai pelindung bagi teman-temannya.
Bambang mengaku karakter Bimo menjadi pengalaman menarik baginya, terlebih karena ia harus beradu akting dengan sejumlah aktor senior, seperti Mathias Muchus, Yanni Melawani, Agus Kuncoro, dan Ajil Ditto.
“Perannya menjadi Bimo. Bimo itu orangnya pemalu. Di film ini menjadi sosok pelindung bagi teman-temannya,” ujar Bambang saat ditemui di kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2026).
Bermain bersama aktor senior untuk pertama kalinya membuat Bambang sempat merasa gugup. Ia mengaku selama ini lebih sering menyaksikan para aktor tersebut melalui layar lebar.
“Pastinya grogi. Karena biasanya nonton di layar lebar, sekarang kita bisa adu akting sama artis senior. Grogi,” katanya.
Meski demikian, rasa gugup tersebut perlahan hilang karena Bambang dan para pemain lainnya telah menjalani proses persiapan sebelum produksi dimulai. Ia menyebut para pemain melakukan latihan bersama selama lebih dari dua bulan.
“Kesulitannya sih enggak. Enjoy aja. Soalnya kita sudah bangun chemistry jauh-jauh hari. Sekitar dua bulan lebih kita latihan bareng,” ungkapnya.
Proses syuting film Istimewa sendiri berlangsung selama 30 hari dan mengambil lokasi di Bogor. Bagi Bambang, pengalaman tersebut menjadi kesempatan berharga untuk memperluas wawasan di dunia seni peran.
Salah satu hal yang paling berkesan baginya adalah kesempatan berinteraksi langsung dengan Mathias Muchus. Bambang mengaku banyak mendapatkan pembelajaran dari aktor senior tersebut, baik melalui obrolan maupun arahan selama berada di lokasi syuting.
“Sering sharing, suka bercanda. Apa yang diomongin Ayah Muchus itu aku ambil buat nambah wawasan. Diajarin harus begini, harus begitu. Jadi banyak belajar,” tutur Bambang.
Bambang juga mengatakan dirinya pernah belajar akting sebelum terlibat dalam film Istimewa. Ia merasa pengalaman tersebut membantunya lebih siap menjalankan karakter Bimo.
Film Istimewa turut menghadirkan enam anak dengan disabilitas dalam jajaran pemain. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dari cerita yang diangkat berdasarkan kisah nyata tersebut.
Bambang mengaku tidak lagi merasa minder dengan kondisi dirinya. Ia justru menilai perkenalannya dengan Abdullah Mansuri memberikan perubahan besar dalam kehidupannya, terutama dalam hal kepercayaan diri dan aktivitas di dunia konten.
“Dulu sebelum kenal Ayah Mansuri, aku enggak punya sosmed, pemalu. Setelah kenal Ayah Mansuri bisa sampai sekarang ini,” ujarnya.
Pria asal Semarang tersebut kini berusia 24 tahun dan merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. Dalam kesehariannya, Bambang aktif membuat konten dan menjadikan aktivitas tersebut sebagai pekerjaannya.
Untuk urusan asmara, Bambang mengaku belum memiliki pasangan. Ia memilih untuk fokus terlebih dahulu pada pengembangan kariernya.
“Belum. Fokus karier aja dulu,” katanya.
Bambang pun mengaku menikmati seluruh proses penggarapan Istimewa. Baginya, tidak ada pengalaman buruk yang dirasakan selama menjalani produksi film tersebut.
“Enjoy. Suka sih, enggak ada dukanya,” pungkas Bambang.
Film Istimewa merupakan produksi Kairos Film dengan arahan sutradara Ruben Adrian. Selain Bambang Ceper, film ini dibintangi Mathias Muchus, Yani Melawani, Ajil Ditto, Agus Kuncoro, Rein, Zulfadli Aldiansyah, Niatus Sholihah, dan Salsabila Bela.
Artikel Terkait
Ajil Ditto Bahagia Bisa Bermain Bersama Anak Disabilitas di Film Istimewa
Bambang Ceper Ungkap Pengalaman Jadi Bimo di Film Istimewa
Dsquared2 Tampilkan Koleksi Fall/Winter 2026–2027 di Milan Fashion Week
Wagyu Brothers di Tokyo Hadirkan Burger Wagyu Premium, Harganya Rp400 Ribuan