Citraselebriti — Lisa BLACKPINK mengungkap pengalaman dan tantangan yang dihadapinya saat menjalani debut akting melalui serial HBO, The White Lotus. Setelah bertahun-tahun berkarier sebagai anggota BLACKPINK, Lisa harus beradaptasi dengan dunia akting yang menjadi pengalaman baru baginya.
Dalam cuplikan di balik layar, Lisa berbicara mengenai perjalanan kariernya bersama BLACKPINK yang telah berlangsung selama sekitar 10 tahun. Ia menyebut Jennie, Jisoo, dan Rosé sebagai sosok yang sudah menjadi bagian penting dalam kehidupannya.
“I’ve been with BLACKPINK 10 years. Jennie, Jisoo, Rosé, they’re all my soulmates,” ujar Lisa.
Memasuki dunia akting, Lisa mengaku harus mempersiapkan diri menghadapi pengalaman baru. Ia bahkan menggambarkan satu tahun sebagai waktu yang terasa sangat singkat untuk menjalani berbagai hal yang ingin dilakukannya.
Dalam The White Lotus, Lisa bergabung dengan jajaran pemain untuk musim ketiga yang mengambil lokasi syuting di Thailand. Kehadirannya menjadi salah satu pengalaman penting dalam perjalanan kariernya di luar dunia musik.
Rekan-rekan Lisa dalam serial tersebut juga menceritakan kesan mereka ketika pertama kali bertemu dengan sang idol. Salah satu momen yang diceritakan terjadi ketika Lisa masuk ke sebuah ruangan dan menyapa para pemain serta kru.
“She comes in the room and I’m like, ‘Hi, Lisa,’” ujar salah satu rekannya.
Proses syuting The White Lotus juga diakui tidak mudah. Lisa mengatakan para pemain dan kru hampir tidak memiliki waktu libur selama menjalani proses produksi.
“We really had no days off,” kata Lisa.
Tekanan juga dirasakan Lisa selama menjalani proses syuting. Sebagai seseorang yang sebelumnya lebih dikenal sebagai penyanyi dan performer, ia harus menghadapi tuntutan berbeda ketika berakting di depan kamera.
“It’s hard because there’s a lot of pressure,” ungkapnya.
Dalam salah satu proses syuting, Lisa bahkan sempat mengalami situasi yang cukup menguras fisik. Namun, ia tetap menunjukkan keinginan kuat untuk menyelesaikan adegan yang dijalaninya.
Ketika ada kekhawatiran bahwa proses tersebut dilakukan terlalu ekstrem, Lisa justru menunjukkan tekadnya untuk tetap melanjutkan.
“We don’t have to do it this crazy,” ujar salah satu pihak kepadanya.
Namun Lisa menjawab tegas, “No, I can do it.”
Pengalaman membintangi The White Lotus juga membuat Lisa merasa menemukan sisi baru dalam dirinya. Ia menyebut proses tersebut bukan hanya tentang mencoba profesi baru sebagai aktris, tetapi juga menjadi perjalanan untuk mengenal dirinya sendiri.
“I’m finding myself as well. A new me,” tutur Lisa.
Melalui debut aktingnya tersebut, Lisa seolah ingin menunjukkan bahwa perjalanan kariernya tidak berhenti di dunia musik. Ia siap memperlihatkan sisi lain dirinya kepada publik melalui karakter dan pengalaman baru di dunia perfilman.
“They’re not ready for this. You guys are not,” kata Lisa penuh percaya diri.
Artikel Terkait
Teknologi Canggih 2026, Mana yang Sudah Dipakai dan Mana Masih Konsep?
Lisa BLACKPINK Ungkap Tantangan Debut Akting di The White Lotus
Inul Daratista Ungkap Konsep Min Sok Chon, Restoran Korea untuk Semua Kalangan
Sehari Dua Kampus, Agatha Chelsea Jalani Kelas di Harvard dan MIT