Citraselebriti — Film Soul Patrol menghadirkan cerita yang mengeksplorasi pertanyaan tentang kehidupan, kesendirian, dan kemungkinan seseorang harus menjalani kembali seluruh pengalaman hidupnya.
Dalam cuplikan film, muncul narasi filosofis tentang sosok iblis yang datang ketika seseorang berada dalam titik kesendirian terdalam. Sosok tersebut kemudian memberikan sebuah pertanyaan tentang bagaimana jika kehidupan yang sedang dijalani harus diulang kembali, tanpa ada satu pun hal baru di dalamnya.
Setiap pengalaman, baik rasa sakit maupun kebahagiaan, disebut akan kembali hadir dengan urutan yang sama. Begitu pula dengan setiap pikiran, helaan napas, serta berbagai pengalaman kecil dan besar yang pernah dilewati.
Narasi tersebut kemudian mempertanyakan apakah seseorang akan merasa hancur jika harus menjalani kehidupan yang sama untuk kedua kalinya.
Namun, ada pertanyaan lain yang lebih mendalam, yakni apakah seseorang justru akan belajar mencintai kehidupannya sedemikian rupa hingga menginginkan semua pengalaman tersebut kembali.
Di tengah narasi filosofis itu, cuplikan Soul Patrol juga menampilkan dialog singkat yang mengarah pada situasi peperangan dan Vietnam.
“Tak perlu pergi ke Vietnam dan menembak seseorang,” demikian salah satu dialog dalam cuplikan tersebut.
Soul Patrol tampaknya membawa pendekatan cerita yang memadukan unsur kehidupan, kematian, kesendirian, serta refleksi tentang pilihan dan pengalaman manusia. Film ini mengajak penonton mempertanyakan kembali makna kehidupan apabila seluruh kejadian yang pernah dialami harus terulang dalam urutan yang sama.
Artikel Terkait
First Love is Never Returned Rilis Album W.O.R.K.S., Angkat Fenomena Jasa Pengunduran Diri di Jepang
Marcel Darwin Jadi Cowok Sempurna di Film Naik Level, Modal Tampang Tapi Numpang
Dylan Carr. Terobses pada Maya hingga Kehilangan Logika di Sinetron Cinta Seluas Samudra
Davina Karamoy Dalami Peran Hair Stylist di Film Naik Level, Modal Tampang Tapi Numpang