• Selasa, 13/10/2026

Chris Sam Siwu Siapkan Bukti Sidang Hak Asuh Anak Sarwendah dan Ruben Onsu, Singgung Laporan Polisi

- Senin, 12/10/2026
Chris Sam Siwu Siapkan Bukti Sidang Hak Asuh Anak Sarwendah dan Ruben Onsu, Singgung Laporan Polisi
Pengacara Sarwendah Tan, Chris Sam Siwu ( dok TikTok)

Citraselebriti — Pengacara Sarwendah Tan, Chris Sam Siwu, menyampaikan perkembangan terbaru perkara hak asuh anak yang melibatkan kliennya dengan Ruben Samuel Onsu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Hal tersebut disampaikan Chris melalui akun TikTok miliknya.

Chris mengatakan, sidang berikutnya dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 14 Oktober 2026, dengan agenda pembuktian surat dari pihak penggugat yang diwakili tim kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang.

“Sidang selanjutnya akan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 14 dengan agenda sidang adalah bukti surat dari penggugat. Artinya pihak Bang Minola yang akan menyampaikan pembuktian terkait surat-surat yang mereka miliki atau bukti surat,” ujar Chris Sam Siwu, dikutip dari akun TikTok miliknya.

Ia mengatakan, pihaknya akan mencermati bukti-bukti surat yang diajukan dalam persidangan untuk mengetahui materi yang disampaikan oleh pihak Ruben Onsu.

Chris juga menjelaskan bahwa persidangan selanjutnya akan dilaksanakan secara langsung atau tatap muka, bukan melalui sistem persidangan elektronik atau e-court.

“Jadi sudah bukan e-court tetapi dengan fisik. Artinya kami kuasa hukum akan hadir di dalam persidangan,” katanya.

Selain membahas perkembangan perkara hak asuh anak, Chris turut menanggapi pemberitaan mengenai laporan polisi yang disebut dilayangkan Ruben Onsu terkait unggahan Sarwendah di media sosial beberapa waktu lalu.

Ia menegaskan bahwa pihaknya menghormati langkah hukum yang ditempuh Ruben Onsu. Menurut Chris, Sarwendah memahami konsekuensi dari unggahan tersebut sehingga tidak terkejut apabila ada pihak yang melaporkannya.

Meski demikian, Chris menegaskan bahwa kantor hukum Simon, Sam dan Rekan akan tetap berfokus menangani perkara hak asuh anak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Kami dari kantor hukum Simon, Sam dan Rekan hanya akan fokus terhadap penyelesaian perkara hak asuh di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sehingga kami tidak akan masuk ke hal-hal di luar apa yang menjadi tugas kami di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,” ujarnya.

Chris menjelaskan, apabila terdapat persoalan pidana yang melibatkan kliennya, penanganannya akan diserahkan kepada tim kuasa hukum lain yang secara khusus menangani perkara tersebut.

Namun, ia tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan perkembangan terbaru sebagai tambahan bukti dalam perkara hak asuh anak apabila dinilai relevan dengan kepentingan hukum kliennya.

“Namun bila apa yang terjadi saat ini bisa memberikan tambahan bukti bagi kami untuk kami ajukan di persidangan maka akan kami lakukan demi kepentingan perkara yang kami tangani. Artinya kami akan buka semua bukti yang ada di dalam persidangan,” katanya.

Lebih lanjut, Chris menyatakan bahwa Sarwendah juga memiliki hak hukum yang sama untuk menempuh langkah hukum terhadap pihak-pihak yang dinilai melakukan tindakan serupa, termasuk dugaan pencemaran nama baik.

“Kami pastikan bahwa klien kami juga memiliki hak hukum yang sama bahwa ada pihak-pihak yang akan kami laporkan terkait apa yang terjadi saat ini, bagaimana pihak-pihak itu juga melakukan hal yang sama dalam hal mencemarkan nama baik klien kami,” tuturnya.

Chris kembali menegaskan bahwa prioritas timnya saat ini adalah menyelesaikan perkara hak asuh anak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sementara itu, persoalan hukum lain yang berkaitan dengan unggahan di media sosial akan ditangani oleh tim kuasa hukum berbeda.

Tags

Artikel Terkait

Terkini