Citraselebriti — Artis Tengku Dewi mengungkapkan dirinya sempat mengalami gangguan hormon hingga didiagnosis memiliki kista. Kondisi tersebut diketahui setelah ia mengalami menstruasi berkepanjangan selama lebih dari dua minggu.
Tengku Dewi menceritakan, awalnya ia mengalami perubahan siklus menstruasi. Setelah sempat tidak menstruasi, ia tiba-tiba mengalami menstruasi dalam waktu cukup lama sehingga memutuskan memeriksakan diri ke dokter.
“Aku belakangan ini hormon kayaknya enggak stabil. Aku enggak menstruasi, terus tiba-tiba menstruasinya panjang, lebih dari dua minggu. Akhirnya aku periksakan ke dokter dan saat itu didiagnosis ada kista,” ujar Tengku Dewi saat ditemui di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta, Jumat (30/10/2026).
Mendengar diagnosis tersebut, Tengku Dewi mengaku sempat terkejut. Pasalnya, selama ini ia tidak pernah memiliki riwayat kista.
Ia kemudian mulai memperbaiki pola hidup, termasuk mengurangi konsumsi gula dan lebih memperhatikan kondisi kesehatannya. Menurutnya, kelelahan dan stres sebagai ibu sekaligus perempuan yang bekerja kemungkinan turut memengaruhi keseimbangan hormon.
“Sejak itu aku benar-benar mengurangi gula dan mulai mencari tahu apa yang harus diperbaiki. Ternyata faktor hormonal, saat kita capek dan stres, itu bisa berpengaruh. Tapi aku langsung kembali menjaga kesehatan dan ketika diperiksa lagi, alhamdulillah kistanya sudah hilang,” tuturnya.
Tengku Dewi bersyukur kondisinya membaik sehingga tidak perlu menjalani tindakan operasi. Pengalaman tersebut membuatnya semakin menyadari pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin bagi perempuan.
Dalam kesempatan yang sama, Tengku Dewi juga menjalani pemeriksaan kesehatan, termasuk pemeriksaan untuk mendeteksi kanker payudara. Ia mengajak kaum perempuan agar lebih peduli terhadap kesehatan payudara melalui pemeriksaan mandiri maupun medical check up.
Menurutnya, pemeriksaan mandiri bisa menjadi langkah awal bagi perempuan yang belum memiliki kemampuan finansial untuk menjalani pemeriksaan kesehatan di rumah sakit.
“Kalian bisa periksa mandiri. Sekarang sudah banyak edukasi di YouTube tentang bagaimana cara meraba payudara untuk mengetahui ada benjolan atau tidak. Jangan sampai terlambat karena kanker payudara terkadang tidak menunjukkan gejala pada stadium awal,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa tidak semua penyakit dapat diketahui hanya dengan melihat gejala yang dirasakan tubuh. Karena itu, pemeriksaan kesehatan secara berkala tetap penting dilakukan.
Tengku Dewi menyarankan perempuan agar tidak membiarkan rasa takut menghalangi keinginan untuk memeriksakan kesehatan.
“Menurut aku lebih baik mencegah daripada mengobati. Hilangkan ketakutan-ketakutan kalian dan fokus dengan masa depan. Kesehatan itu nomor satu. Apalagi kalau sudah punya keluarga dan anak, jangan hanya memikirkan rasa takut sendiri. Jangan merasa aman hanya karena tidak ada gejala,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Tengku Dewi Pilih Fokus Jadi DJ dan Besarkan Anak, Belum Berencana Menikah Lagi
Sempat Didiagnosis Kista, Tengku Dewi Bersyukur Kondisinya Kini Sudah Pulih
Operasi Tulang Kaki, Marcell Chandrawinata Harus Istirahat 2-3 Bulan
Film THE 65TH Angkat Diskriminasi dan Perjuangan Prajurit di Tengah Perang