Citraselebriti — Aktor Endi Arfian membintangi film horor komedi terbaru berjudul Hungry Ghost Festival yang dijadwalkan tayang di bioskop pada 26 November 2026. Film garapan sutradara Imam Darto ini mengangkat tradisi Festival Hantu Lapar yang dikenal dalam budaya Tionghoa dan masih dijalankan di sejumlah daerah di Indonesia.
Dalam film ini, Endi Arfian beradu akting dengan Aci Resti dan Fajar Nugra. Ia memerankan karakter bernama Raka, yang memiliki perjalanan cerita berkaitan dengan pencarian jati diri dan rahasia mengenai latar belakang keluarganya.
Endi mengaku tidak terlalu khawatir ketika menerima tawaran bermain dalam film tersebut. Ia sudah mengenal sosok Imam Darto melalui sejumlah karya sebelumnya yang memadukan unsur komedi.
Menurut Endi, latar belakang Imam Darto sebagai komedian sekaligus pembawa acara menjadi salah satu kelebihan dalam mengolah unsur komedi di film.
“Aku sudah tahu Imam Darto dari dulu. Menurut aku, dia adalah komedian. Karena background-nya memang sudah jadi komedian dan host, mungkin dia lebih bisa mengeksplorasi potensi-potensi komedi yang ada di film,” ujar Endi Saat ditemui dalam acara konferensi pers dan peluncuran poster serta trailer resmi Hungry Ghost Festival di Cinema XXI, Kota Kasablanka, Jakarta, Senin (12/10/2026),
Ia juga mengaku tertarik bekerja sama dengan Imam Darto setelah melihat karya-karya sebelumnya, seperti Modal Nekad dan Gudang Rica, yang menurutnya memiliki unsur komedi menarik.
Selain ingin bekerja sama dengan sang sutradara, Endi tertarik menerima tawaran tersebut karena cerita Hungry Ghost Festival mengangkat tradisi yang sebelumnya belum banyak ia ketahui.
Awalnya, Endi mengira Festival Hantu Lapar hanya bagian dari cerita fiksi. Namun, setelah mencari tahu lebih jauh, ia mengetahui bahwa tradisi tersebut benar-benar ada dan dikenal di sejumlah daerah di Indonesia, seperti Semarang, Medan, Singkawang, serta Bangka Belitung.
“Awalnya aku juga enggak tahu ini sebenarnya apa, apakah fiksi atau cuma buatan saja. Ternyata ini memang benar-benar ada dan menjadi tradisi juga di Indonesia,” tuturnya.
Endi menjelaskan bahwa Festival Hantu Lapar berkaitan dengan tradisi dalam budaya Tionghoa untuk menghormati leluhur yang telah meninggal dunia. Pengetahuan baru tersebut membuatnya semakin tertarik mendalami cerita film.
Meski demikian, Endi menegaskan bahwa karakter Raka tidak memiliki pemahaman khusus mengenai festival tersebut sejak awal cerita.
Dalam film, Raka bersama dua rekannya, Bobi yang diperankan Fajar Nugra dan Tintin yang diperankan Aci Resti, pergi ke sebuah daerah tanpa mengetahui bahwa masyarakat setempat sedang merayakan Festival Hantu Lapar.
Karena itu, riset mengenai tradisi tersebut lebih banyak menjadi bekal pengetahuan bagi Endi sebagai aktor, sekaligus kesempatan untuk mengenal lebih jauh keragaman budaya yang ada di Indonesia.
Sementara itu, tantangan terbesar dalam memerankan Raka terletak pada perjalanan emosional karakter tersebut. Raka diceritakan mengetahui bahwa dirinya merupakan anak angkat dari orang tua yang selama ini membesarkannya.
Fakta tersebut membuat Raka merasa dibohongi dan dikecewakan. Ia kemudian berusaha mencari jati diri serta memahami lebih jauh siapa dirinya sebenarnya.
Melalui Hungry Ghost Festival, Endi berharap penonton tidak hanya mendapatkan hiburan dari perpaduan horor dan komedi, tetapi juga mengenal tradisi budaya yang menjadi bagian penting dalam cerita film tersebut.
Artikel Terkait
Tika Panggabean hingga Chicco Kurniawan Ungkap Alasan Terlibat dalam Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati
Fajar Nugra Sebut Karakter Bobi di Film Hungry Ghost Festival Jadi Penyeimbang Raka dan Tintin
Kuntz Agus Jaga Emosi Novel Brian Khrisna dalam Proses Syuting Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati
Endi Arfian Baru Tahu Festival Hantu Lapar Tradisi Nyata di Indonesia lewat Film Hungry Ghost Festival