Liliana Tanoesoedibjo: Miss Indonesia 2026 Jadi Wadah Pemberdayaan Perempuan, 38 Finalis Siap Bersaing

- Selasa, 13/10/2026

Citraselebriti — Liliana Tanoesoedibjo selaku Founder & Chairwoman of Miss Indonesia Organization sekaligus Executive Chairwoman MNC Group menyampaikan bahwa ajang Miss Indonesia bukan sekadar kompetisi kecantikan, melainkan wadah pemberdayaan perempuan untuk mengembangkan potensi, kecerdasan, wawasan, karakter, serta kepedulian sosial.

Hal tersebut disampaikan Liliana saat menghadiri konferensi pers 38 finalis 20th Miss Indonesia 2026. Tahun ini, sebanyak 38 perempuan perwakilan dari 38 provinsi di Indonesia telah terpilih untuk mengikuti rangkaian karantina hingga malam grand final yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Liliana mengucapkan selamat kepada seluruh finalis yang telah berhasil menjadi perwakilan terbaik dari daerah masing-masing. Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk terus belajar, mengembangkan diri, dan mempersiapkan diri menjadi sosok perempuan Indonesia yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Pertama-tama, marilah kita mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena kita semua berada di sini dalam keadaan baik. Saya bersyukur karena pada hari ini sudah terpilih 38 perempuan finalis Indonesia dari 38 provinsi. Kalian sudah menang di daerah masing-masing. Congratulations,” ujar Liliana di Tower MNC, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Selaaa ( 13/10).

Ia menjelaskan, para finalis telah memulai masa karantina sejak 7 Oktober 2026. Selama menjalani karantina, mereka mendapatkan berbagai pembekalan, mulai dari pelatihan catwalk, pengembangan wawasan, kemandirian, hingga pembentukan integritas dan karakter.

Menurut Liliana, penilaian Miss Indonesia mengacu pada tiga aspek utama, yakni Manner, Smart, and Social. Ketiga aspek tersebut menjadi landasan untuk menentukan sosok perempuan yang tidak hanya memiliki penampilan menarik, tetapi juga berkarakter, cerdas, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.

“Miss Indonesia itu bukan hanya cantik, tetapi juga mempunyai manners. Kita harus menjunjung tinggi nilai-nilai moral, budaya, serta menjaga martabat dan kehormatan perempuan Indonesia,” tuturnya.

Liliana juga menekankan pentingnya pendidikan dan proses belajar sepanjang hayat. Ia mengingatkan para finalis agar tidak berhenti menambah pengetahuan, terutama di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berlangsung.

Menurutnya, wawasan dan kecerdasan merupakan bekal penting bagi perempuan untuk menghadapi berbagai tantangan sekaligus menjalankan peran yang lebih besar di tengah masyarakat.

“Belajar itu tidak mengenal umur. Saya pun baru menyelesaikan S2. Menurut saya, pembelajaran itu berlangsung terus-menerus dalam kehidupan kita. Kita tidak pernah berhenti belajar karena ilmu dan teknologi terus berkembang,” katanya.

Selain pembekalan akademis dan pengembangan diri, kepedulian sosial menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian khusus dalam ajang Miss Indonesia. Liliana mengatakan, seorang pemenang harus memiliki tujuan yang jelas dan mampu memanfaatkan posisinya untuk memberikan manfaat bagi sesama.

Selama rangkaian kompetisi, para finalis juga mengikuti tujuh fast track yang menjadi bagian dari penilaian. Di antaranya adalah Art and Photography, Beauty with a Purpose, Head to Head Challenge, Top Model, Talent, serta Social Media.

Khusus kategori Social Media, terdapat konsep berbeda pada penyelenggaraan tahun ini. Para finalis diminta mengumpulkan video perjalanan mereka selama mengikuti Miss Indonesia 2026. Video tersebut akan dinilai dan dikurasi untuk menentukan tiga finalis terbaik yang kemudian berkesempatan bertemu dengan Miss Indonesia sebelumnya untuk membuat konten khusus.

Dari tiga finalis tersebut, nantinya akan dipilih satu pemenang untuk kategori tersebut.

Meski demikian, Liliana mengingatkan seluruh peserta agar tidak hanya berorientasi pada mahkota kemenangan. Menurutnya, makna sesungguhnya dari seorang Miss Indonesia terletak pada kontribusi dan manfaat yang dapat diberikan kepada orang lain.

“Kita tahu bahwa pemenangnya hanya satu. Tapi jangan berkecil hati, karena mahkota yang sesungguhnya itu bukan hanya di panggung. Mahkota yang sesungguhnya adalah bagaimana kita mau berbagi kepada sesama dan menjadi bermakna dalam kehidupan kita,” ungkapnya.

Memasuki penyelenggaraan ke-20 pada 2026, Liliana menyebut perjalanan Miss Indonesia merupakan komitmen panjang untuk terus menghadirkan ruang bagi perempuan Indonesia dalam mengembangkan potensi dan kualitas diri.

Ia menegaskan, konsistensi dalam menjaga nilai-nilai dasar Miss Indonesia menjadi hal penting agar ajang tersebut tetap relevan dengan perkembangan zaman.

“Perjalanan ini sangat panjang, 20 tahun. Kami tetap secara konsisten memegang nilai-nilai itu. Miss Indonesia menjadi wadah pemberdayaan perempuan, bukan hanya untuk menggali potensi, tetapi juga kecerdasan, wawasan, karakter, dan kepedulian mereka,” jelasnya.

Liliana juga menyoroti hubungan antara perkembangan media digital dan nilai Beauty with a Purposeyang menjadi bagian penting dalam ajang Miss Indonesia.

Menurutnya, media sosial saat ini kerap menempatkan penampilan, popularitas, dan jumlah pengikut sebagai ukuran keberhasilan. Namun, ia menilai perempuan juga perlu memiliki nilai yang lebih mendalam, terutama dalam hal karakter, integritas, dan kepedulian terhadap sesama.

Ia menilai media digital dapat dimanfaatkan secara positif untuk menyampaikan pesan-pesan inspiratif dan mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan sosial.

“Beauty with a Purpose membawa nilai yang berbeda. Seorang perempuan memiliki nilai tentang karakter dan kepedulian kepada sesama. Ini menjadi penyeimbang di dunia sekarang, ketika media sosial sering kali melihat penampilan, popularitas, dan jumlah followers,” paparnya.

Liliana berharap para finalis dapat menggunakan platform digital secara bijaksana untuk menyebarkan pesan positif, menjaga nilai moral, serta menginspirasi masyarakat melalui tindakan nyata.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para sponsor, desainer, media, pendukung, dan seluruh panitia yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Miss Indonesia 2026.

Malam grand final 20th Miss Indonesia 2026 akan disiarkan secara langsung dan eksklusif oleh RCTI pada Jumat, 16 Oktober 2026, pukul 15.55 WIB. Ajang tersebut menjadi puncak perjalanan 38 finalis untuk menentukan perempuan yang akan menyandang gelar Miss Indonesia berikutnya.

Tags

Artikel Terkait

Terkini